Posted on 12 December 2009 by
admin
Judul: Putih itu telah pudar
Oleh: Bangfad
Sesaat setelah perjalanan ini akan terhenti
Bayangan lalu masih membeku di hatiku
Sesaat kemudian mulai mencair
Tinggalkan bayangan yang dulu pernah ada
Dahulu aku bukanlah kapas putih
Dahulu aku adalah tinta hitam dalam lembaran biru
Saat berjalan bersamamu
Aku ingin kisah ini menjadi kapas putih
Kita yang akan memberi warna di kapas itu
Namun sekarang…
Kebimbanganku mulai memuncak
Kebimbanganku akan dirimu selalu terlintas
Perjalanan itu baru akan dimulai
Namun kau hentikan dengan egomu
Aku bimbang…
Aku bingung…
Hingga aku ragu…
Lembaran putih ini ternyata palsu
Kau hiasi dengan nilai yang agung
Kau paksa untuk berwarna putih
Hingga akhirnya putih itu memudar dan sirna…
Tags: puisi asa, puisi harapan, puisi pelarian, puisi cinta, puisi sirna, puisi pudar, puisi cinta palsu, puisi kepalsuan, kepalsuan cinta, puisi ragu, puisi bimbang, puisi mundur, puisi kecewa, puisi ego
Incoming search terms:
- puisi bimbang dan ragu
- puisi pudar
- kepalsuan cinta murahan
- puisi mundur
- puisi cinta palsu
- puisi mundur dlm cinta
- puisi penantian yang sirna
- contoh puisi yang menyudutkan wanita
- Puisi pudar harapan
- puisikepalsuan
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Umum
Posted on 19 December 2008 by
admin
Kubayangkan dalam tatapan kekosongan..
Adakah manusia yang hidup tanpa rasa..
Dimanakah dunia bila cinta tak tercipta…
Nafas hanya sekedar nafas tanpa hawanya..
Keangkuhan timbul dan egopun merajalela..
Aku takkan bisa merasa dalam keindahan dunia..
Bila kusesak dalam kebimbangan alam..
Bila cinta membahana, tertahan dalam pakuan..
Andaikata kudapat ungkapkan semua..
Namun adakah cinta dapat terungkap dengan mudah?
Tuk berkata saja, bagaikan terseret arus..
Tubuh melangkah, namun bibir enggan berkata..
Sayangkan aku dalam segala anugerah..
Bagi Dia yang telah ciptakan padaku..
Rasa sayang, kasih dan cinta yang besar..
Hinggaku sungguh mengerti,apa tujuanku lahir di dunia..
Puisi cinta dari : C0`18`D0kt3r`C1nt4
Categories: Puisi Cinta
Posted on 19 December 2008 by
admin
Tuhan…
Engkau memang adil
Engkau memang maha tahu
Tapi apakah Engkau mendengar kesahku…?
Semenjak kehadirannya aku rindu akan gurauannya
Saat ku teringat akan bersamanya aku resah
Sejenak ketika ku memikirkannya aku bimbang
Dalam lentera cinta aku terjerat api asmara
Dalam tiap alunan lagu hatiku menepis sebuah kerinduan
Aku selalu merindukan bayangannya
Aku selalu bermain dengan perasaannya
Namun semua itu galau
Oh Tuhan…
Jangan kau jadikan ini sebuah penyiksaan bagiku
Jangan engkau jadikan ini sebagai bagian dari kisahku
Karena aku tak ingin dia menjadi benalu dalam rintian kalbuku
Karena dia adalah lukisan hati, yang akan ku lebur…
Dalam istana hatiku yang akan selalu bersamaku
Puisi cinta dari : Pemanis_Cinta
Incoming search terms:
- catatan cinta dari pemuja cinta
- download novel ada apa dengan cinta
- memparafrase puisi ibu yang kan kukenang selalu
- sastra sang pemuja
Categories: Puisi Cinta