Search Results   puisi buah hati | Sastra Nusantara

Lelah Menantimu Kembali

Posted on 4 June 2011 by (0) Comment

Judul: Lelah Menantimu Kembali
Oleh: “isye kusnia”

Disetiap waktu aku melangkah
Disetiap detik aku menjalani semua
Disrtiap harapan aku pendam
Disetiap waktu kuberpikir

Walau hati ini tak pernah dirasakan dia
Tapi aku sudah lelah dengan pengorbananku ini
Biarlah ini menjadi sebuah kenangan
Yang akan ku ingat saat aku merindukanmu

Incoming search terms:

  • Puisi ilmu
  • kumpulan puisi lama
  • puisi tentang ilmu
  • puisi lelah
  • puisi rindu ibu
  • contoh puisi tentang ilmu
  • contoh kumpulan puisi terikat
  • puisi ilmu pendidikan
  • kumpulan puisi tentang ilmu
  • puisi lelah menanti

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Penantian



Dalam kegelapan malam..

Posted on 26 October 2009 by (1) Comment

Judul: Dalam kegelapan malam..
Oleh: Rahmat Halim

Dalam kegelapan malam..
Kumendengar gemericik air yang menenangkan jiwa
Membentuk sebuah simponi alam dalam kegelapan
Seperti memainkan lagu sendu
Diantara kekosongan hatiku

Dalam kegelapan malam ..
Kurindukan mentari dengan cahayanya yang sombong
Merasuk masuk kedalam jendela kaca
Mengirimkan sinyalnya akan datangnya pagi
Menghentikan alur dari mimpi indah tentangmu

Dalam kegelapan malam..
Kumainkan jemariku pada sebuah gitar tua
Diiringi angin yang bersiul diantara hamparan rumput kering
Bersama nyanyian jangkrik yang begitu sempurna
Lalu dari situ kubuat sebuah bait lagu indah tentangmu

Dalam kegelapan malam..
Kumenatap ribuan bintang
Dengan sinarnya yang begitu indah
Yang menari diantara cahaya bulan separuh purnama
Membuatku teringat akan senyumanmu
Yang terus membayangi di alam sadarku

Didalam kegelapan malam..
Kutermangu dibuai mimpi
Mimpi akan datangnya seorang bidadari
Lalu menyapaku dengan senyumannya yang suci
Dan membawaku terbang jauh ke dasar hati
Membebaskan diriku dari segala rasa sepi

puisi malam, syair malam, puisi cinta, syair cinta, sajak cinta, sajak malam, puisi malam

Incoming search terms:

  • puisi kegelapan
  • syair kegelapan
  • syair bebas
  • puisi kegelapan jiwa
  • puisi kegelapan malam
  • syair orang tua
  • syair untuk orang tua
  • puisi cahaya kecil di kegelapan pekat
  • puisi cahaya di kegelapan malam
  • dalam kegelapan

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Umum, Sajak Cinta, Sajak Syair



Puisi Kehidupan

Posted on 12 October 2009 by (3) Comment

Judul: Puisi Kehidupan
From: “Rahmat Halim

Guratan nasib terukir di dalam sebuah lembaran
Sunyi, senyap, sedih, silih bergantian
Menghiasi hari seperti mengolok
Membuka sisi kelam di sebuah kehidupan

Tak punya arti jiwa ini tercipta
Berkelumit dengan indahnya dunia fana
Tertawa terbahak melihatnya
Tangisan rintih jiwa menjalaninya

Kemanakah jiwa harus pergi
Meninggalkan hari-hari yang sepi
Menjalani hidup yang lebih berarti
Mengusir rasa sedih yang ada di hati
Tuk menjadi hamba yang lebih diberkati

Cinta datang membawa arti tenang
jiwa hilang telah kembali pulang
kenangan kelam tersibak oleh cahaya terang
seakan surga yang tiba-tiba datang

mimpi…
Apakah semua itu buah dari sebuah mimpi
apakah semua yang telah kulalui ini hanya sebuah ilusi
mimpikah jiwa yang ingin mempunyai arti

oh, sungguh pantaskah meratapi sebuah mimpi
Kekosongan yang belum sempat dijalani

Namun akhirnya satu hal yang hamba sadari
Jiwa dicipta bukan untuk bermimpi, jiwa dicipta untuk mengejar mimpi
Membuat sebuah ilusi mempunyai arti
Sampai datang panggilan ILLAHI

Incoming search terms:

  • puitis kehidupan
  • puisi untuk anak tersayang
  • puisi untuk anakku tersayang
  • puisi buat anak
  • syair kehidupan
  • puisi buat anak tersayang
  • puisi kehidupan sedih
  • puisi anak tema pendidikan
  • puisi tentang kehidupan sehari-hari
  • puisi anak nusantara

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Umum, Sajak Syair



Puisi Kehidupan

Posted on 12 October 2009 by (0) Comment

Judul: Puisi Kehidupan
From: “Rahmat Halim

Guratan nasib terukir di dalam sebuah lembaran
Sunyi, senyap, sedih, silih bergantian
Menghiasi hari seperti mengolok
Membuka sisi kelam di sebuah kehidupan

Tak punya arti jiwa ini tercipta
Berkelumit dengan indahnya dunia fana
Tertawa terbahak melihatnya
Tangisan rintih jiwa menjalaninya

Kemanakah jiwa harus pergi
Meninggalkan hari-hari yang sepi
Menjalani hidup yang lebih berarti
Mengusir rasa sedih yang ada di hati
Tuk menjadi hamba yang lebih diberkati

Cinta datang membawa arti tenang
jiwa hilang telah kembali pulang
kenangan kelam tersibak oleh cahaya terang
seakan surga yang tiba-tiba datang

mimpi…
Apakah semua itu buah dari sebuah mimpi
apakah semua yang telah kulalui ini hanya sebuah ilusi
mimpikah jiwa yang ingin mempunyai arti

oh, sungguh pantaskah meratapi sebuah mimpi
Kekosongan yang belum sempat dijalani

Namun akhirnya satu hal yang hamba sadari
Jiwa dicipta bukan untuk bermimpi, jiwa dicipta untuk mengejar mimpi
Membuat sebuah ilusi mempunyai arti
Sampai datang panggilan ILLAHI

Incoming search terms:

  • contoh puisi balada kehidupan
  • puisi kehidupan sehari hari
  • contoh-contoh puisi laut
  • kumpulan puisi balada kehidupan
  • contoh2 puisi kehidupan
  • puisi kehidupan sehari-hari
  • puisi tentang balada kehidupan
  • puisi tentang kehidupan sehari hari

Categories: Alunan Puisi



Senja Diatas Kursi

Posted on 2 October 2009 by (0) Comment

JUDUL SENJA DIATAS KURSI
SAJAK-SAJAK ARI DWI PUSPITA

Di pantai

Pantai selatan begitu merdu senandungkan debur ombaknya
dua anak manusia larut dalam gemuruh rasa
senja memulas batas laut
malam pun menunjukkkan larut
Jogjakarta, 15 okt 2008

Pergilah

Pinggir pantai beratapkan langit yang cerah
cewek hitam manis berhiaskan lampu-lampu kecil
alunan lembut debur ombak dan sepoi angin menjelang senja
di sana dan di sini
Jogjakarta, 15 okt 2008

Sepi

Seindah bulan purnama
sesejuk embun pagi
tetapi kemudian berganti
gelap mulai menemani
Jogjakarta, 15 okt 2008

Incoming search terms:

  • puisi bersajak abab
  • puisi sahabat bersajak abab
  • kumpulan puisi bersajak abab
  • puisi persahabatan bersajak abab
  • puisi persahabatan bersajak
  • puisi tentang keadaan alam
  • puisi bersajak ab-ab
  • puisi bersajak a-b-a-b
  • puisi keadaan alam
  • puisi sajak abab

Categories: Alunan Sajak



Firasat

Posted on 3 July 2009 by (1) Comment

Judul: Firasat
Oleh: Rahmatan Idul

Titik-titik hujan
Menggelayut di antara tangkai-tangkai hati
Perlahan, jatuh di atas pucuk-pucuk asa
Yang kuncup memendam putik-putik setia
Dan benang-benang nestapa
Dalam kelopak-kelopak kerinduan

Ada yang tak biasa dengan rintik ini
Tak sedikit pun tampak olehku mendung yang membingkai
atau pelangi yang memudar sepi
Kecuali senyuman angin pada sepasang awan yang beranjak pergi

Mungkin ku Cuma berfirasat
Atau ini sebuah hasrat?

Entahlah…
Aku seolah tak peduli pada rintik ini
Rintik yang mungkin nanti kan menusukku dengan sejuta duri

Ku hanya ingin
melukis segores cinta di tiap ufuk hatinya
Agar selaksa bahagia
Mekar bersama senyuman sang mentari
Di penghujung Fajar nanti

Tags: puisi keinginan, puisi harapan, puisi asa, puisi mendung, puisi cinta, cinta puisi, cinta dan keinginan, harapan dan keinginan

Incoming search terms:

  • puisi-puisi tentang alam
  • puisi senyum bocah
  • puisis tentang alam
  • puisi senyum pagi
  • sajak senyum fajar
  • puisi senyum pagi mendung
  • Puisi senyum di malam hari
  • contoh puisi puisis pepohonan
  • puisi sayup-sayup malam dengan senyum
  • puisi puisi alam

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Semangat, Puisi Umum



Sebuah Kejujuran Cinta

Posted on 19 December 2008 by (0) Comment

sungguh tak ku kira
semua yang ku ingin kini telah ada
bertemu bidadari pengisi hati penuh bahagia
saat inilah diriku akan bisa tertawa bahagia
di depan wanita sang pujaan hati penyembuh lara

ku ingin kau tau
aku sangat menyukaimu
dan sering orang menyebut ini adalah cinta
yang akan merubah dunia semakin berwarna
dengan beribu bahasa penuh makna

wahai kasihku…
jangan pernah kau lukai diriku
karena aku tak akan mampu
untuk menerima semua itu
aku percaya padamu
kaulah yang terbaik untukku
tak mungkin kau menyakitiku untuk yang kedua kali

bila memang suatu hari nanti
kau dapati makluk indah yang lebih baik dariku
jujurlah untuk mengatakanya padaku
diriku akan menyambutnya dengan senyuman pesona
dan menyadari bahwa diri ini bukanlah lagi yang terbaik
tapi semua aku tak kan sanggup membendung tangis ini
hanya sabar dan mengerti akan situasi saat kau pergi

Puisi cinta dari : win32

Incoming search terms:

  • puisi kejujuran
  • berapa lama jengkol cangkok panen
  • Syair untuk sang pujaan
  • Puisipujaan hati
  • puisil kejujuran
  • puisi untuk sang pujaan
  • puisi pujaan hati
  • puisi ku ingin kejujuran
  • puisi kejujuran terbaik
  • puisi cinta untuk sang pujaan hati

Categories: Puisi Cinta



Aku Hanya Tak Ingin Kehilangan Dirimu

Posted on 19 December 2008 by (0) Comment

Bukannya q tak mw bilang kpd mu
Bukannya q tak sayang lg pd mu
Tapi….
qu hanya ingin menjaga prasaan mu
gar hati mu tk terluka
Dan…..
Jk q ungkapkn smw
ap yg sebenarnya yg terjadi pd diriku
Sama saja q kehilangan dirimu kasih
Aq tk mw kehilangan dirimu
Aq tk mw cinta q_ta usai lg
Aq tk mw cinta q_ta putus nyambung
karna….
Aq belum siap untk menghdpi
sebuah perpisahan
Dan…..
mengapa dirimu seolah_olah menyerah
Dan tk mw mempertahankan cinta q_ta
ketika cinta q_ta sedang di uji
Dan ketika tk ada restu

Puisi cinta dari : evi_argeskk_muaniz

Incoming search terms:

  • puisi tak ingin kehilangan
  • puisi tak ingin kehilanganmu
  • Puisi cinta tak ingin kehilangan
  • puisi tak mau kehilangan
  • tak ingin kehilangan
  • puisi tidak ingin kehilangan
  • aku ga ingin kehilanganmu
  • tak ingin kehilagan dirimu
  • Puisi tentang tak ingin kehilangan
  • puisi tak ingin kehilangan cinta

Categories: Puisi Cinta



Kepastian Bagiku

Posted on 19 December 2008 by (0) Comment

Dalam tiap hembusan malam, aku termenung
Teriang akan sesuatu yang tak lagi rahasia
Ketika aku tersadar bahwa itu hanya sebuah mimpi
Aku terkatung-katung mengingat semua yang telah lampau
Kau hadir untuk menemani sepi
Kau datang dengan segenggam harapan
Kemudian kaupun menghilang dengan sejuta sesak di dada
Aku ingin pergi dari sisimu, dari bayangmu dan dari hidupmu
Namun aku tak pernah bisa
Sungguh tak adil bagiku rasa ini aku pendam untuknya
Aku bersungguh mencintainya
Tapi bukan ingin sekedar memilikinya
Karena rasa ini adalah suci
Karena rasa ini pula adalah benci
Dengan harap dan doa aku meminta
Tepiskanlah segala resah, jika itu adalah semu
Maka kuatkanlah hati jika semua itu pasti

Puisi cinta dari : Pemanis_Cinta

Incoming search terms:

  • efektivitas trichogramma
  • pemanasan cekaman pada suhu tinggi tanaman kopi
  • Puisi Kau sentuh Qalbu ku

Categories: Puisi Cinta



Tanya Cinta Untuk Sang Pemuja

Posted on 19 December 2008 by (0) Comment

Cinta…?
Percayakah kamu dengan cinta…?
Cinta itu adalah pemuja alam nestapa, yang lahir dari sebuah kesucian
yang di ciptakan dari setetes air mata ketulusan
yang di dengarkan oleh seruan alam
yang di limpahkan untuk semua umat
yang di jadikan sebuah penantian bagi dirinya
Semua itu ada karena naluri
dan semua itu ada karena jelmaan rasa dari sebuah ke rinduan yang abadi

Dia hadir membawa perih
Dia hadir membawa luka
Dan dia hadir dengan membawa sejuta rasa yang terdalam
dari hati seorang pemuja
hati yang menginginkan rasa yang tak terberi oleh hasratnya
karena dia semua tercipta, karena dia semua berkuasa
karena dia pula semua bertahta di atas nama sang pemuja…

Puisi cinta dari : Pemanis_Cinta

Incoming search terms:

  • puisi ku merindukan kasih sayang yang tulus

Categories: Puisi Cinta