Posted on 30 December 2009 by
admin
Judul: Tersenyum di atas air mata yang sepi
Oleh: Amelia Fitriana
hari-hari ku yang sepi…
telah membawa hidupku dalam kesedihan..
canda tawa yang dulu ada..
telah terbawa jauh oleh rasa cintaku padamu…
aku hanya bisa berharap..
kau akan tau dan mengerti…
memahami dan merasakan apa yang aku rasakan..
dan membawa kembali senyuman untuk ku…
senyuman yang dulu kau bawa bersama cintaku…
tapi ada satu hal yang selalu aku takutkan…
kau tak pernah merasakan apa yang aku rasakan..
kau hanya menganggapku sebagai teman..
itu yang selalu membuatku merasa sepi…
tak mengungkapkan apa yang aku rasakan selama ini…
rasa cinta yang terpendam di dasar lubuk hati..
itu yang selalu membuatku tersenyum saat kau bahagia..
melihat kau bersama dia yang kau cintai…
dan dia itu bukan aku…
mungkin memang aku tersenyum bahagia…
tapi sebenarnya hatiku menangis…
menyadari bahwa cintamu bukan untuk ku…
tapi aku akan tetap tersenyum bahagia…
karna bahagiamu bahagia ku juga….
by:_”chanmel loverz 250809″_
Tags: puisi sepi, puisi sedih, puisi canda dan tawa, puisi cintaku, puisi ketakutan, puisi senyum, puisi bahagia, puisi lubuk hati
Incoming search terms:
- puisi ketakutan
- puisi rintian sajadah
- puisi lubuk hati
- puisi tetap tersenyum
- puisi_lubuk hati
- rintian jiwa
- senyum diatas luka puisi
- puisi tersenyum lah dalam menanggis
- syair cinta dan canda
- puisi senyuman dlm luka
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Umum
Posted on 19 November 2009 by
admin
Judul: Memori 17
Oleh: “chieky”
17 tahun yg lalu,
aku pergi meninggalkanmu,
untuk mencari arah jalan hidup
cinta dan kehidupan
dgn ucapan2 yang terlewat dan terabaikan
sebebelum 17 thn yg lalu
canda tawa selalu ada
mengisi ruang2 kelas yg kini berganti suasana
celoteh ringan menghiasi dindingnya
tenggelam kelam kala amarah guru menggema
ketika 17 thn yg lalu
rindu, kasih, sayang, cinta yg mulai tumbuh
membawa kita menjadi kenangan
yg menjadi sejarah yg tak terlupakan dalam perjalanan hidup
setelah 17 thn yg lalu
Tuhan….
berikan kami kesempatan untuk bertemu
utk ucapkan maaf yg terabaikan
utk ucapkan terima kasih yg terlewatkan
dan lindungi kami untuk selalu menjaga amanah Mu.
hingga akhirnya waktu akan berlalu
Tags: puisi pencarian, puisi hidup, puisi canda, puisi tawa, puisi rindu, puisi cinta, puisi kasih, puisi sayang
Incoming search terms:
- puisi terima kasih cikgu
- puisi terima kasih guru
- puisi terimakasih guruku
- puisi untuk guru - habiburrahman
Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sedih, Puisi Semangat
Posted on 19 December 2008 by
admin
“Sembunyikan Aku”
sembunyikanaku
sembunyikan di antara serpihan salju
atau pucuk-pucuk pohon pinus
menyeruak dari balik hiasan-hiasan pohon terang
merah hijau kuning emas gemerlapan
sembunyikan aku
sembunyikan dalam belaian tangan-tangan lembut
yang dulu sering mengepang rambutku
waktu pagi kotaku masih tertutup kabut
dipecah derai canda dari seberang kali
sembunyikan aku
sembunyikan di sela-sela gelak tawa bocah
menggeliat tergelitik perut kecilnya
kekeh-kekeh geli penghangat ruangan
sembunyikan aku
sembunyikan di bawah bantal
di balik tirai jendela
lembar-lembar buku harianku
bayang-bayang usang berkelebat
sembunyikan aku
Puisi cinta dari : alinX
Incoming search terms:
- puisi pohon
- puisi pohon hijau
- Puisi tumbuhan pohon pinus
Categories: Puisi Cinta