Posted on 26 November 2009 by
admin
Judul: Pandangan Hati
Oleh: Toya
waktu berhenti, darah tak mengalir, jantung terdiam…
namun hati seolah menerima cahaya cinta..
begitu perasaanku melihat dia…
rambut lurus membelah alam sadarku…
hitam mata menghisap pandanganku padanya…
bibir manis bagai madu yang memberi rasa dilidahku…
gelap gulita seakan hilang saatku melihat wajahmu…
badan, hati, pikiran, jiwa
seakan mendorongku untuk mendekatinya
ingin mendekapnya lembut
memberi perlindungan dan kasih sayang seumur hidupku
ku ingin mencium bibirnya
menghidupkan suasana malam suci ini
di temani bulan yang menyinari dunia ini
sungguh
cinta datang dan pergi tanpa diduga
TAGS: puisi cinta, puisi pdkt, puisi awal, puisi mencintai
Incoming search terms:
- Puisi pdkt
- puisi pedekate
- mencium bibirnya
- puisi bulan yang suci
- puisi cinta ke pdkt
- puisi pdkte
- puitis pdkt
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Semangat
Posted on 26 November 2009 by
admin
Judul: Dunia Gelap
Oleh: Nie Cawa
Kutertidur tapi kusadar
Bukan mimpi tapi kenyataan
Perih…Pahit ku rasa……….
Menyenagkan bila tak terasa
Tertawa,tersenyum untuk menutup luka
Ooh sungguh
Dunia terasa gelap saat ku rasa
Beban berat hidup ini sangatlah nyata
Kebohongan serta sandiwara
Menjadi satu dalam rasa
Aku lelah bukan menyerah
Perih..sesak di dada
Tapi…..apalah daya,aku tak bisa mengalah
Nasibku memang begini adanya
Menahan sakit,sampai jiwa terasa tak ada
Kurus,kering …
Walau tak kena siksa
Sesak..Sesak ..rintihku
Melihat derita hidup keluargaku
Walaupun terang,tapi terasa gelap
Aku harus sanggup untuk berkata
Aku bisa..aku bisa…agar mereka terlihat terang
Untuk Dunia
TAGS: Puisi lelah, puisi menyerah, puisi mampu, puisi terang, puisi perih, puisi sedih, puisi sesak, puisi tangis
Incoming search terms:
- puisi kebohongan
- puisi tentang kebohongan
- puisi lelah hidup
- puisi dunia gelap
- puisi sesak dada
- puisi sesak
- puisi lelah untuk hidup
- puisi ooh dunia mlm ku
- derita pahit yang kurasa saat ini
- puisi sesak di dada
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Malam, Puisi Sahabat, Puisi Sedih
Posted on 2 October 2009 by
admin
JUDUL SENJA DIATAS KURSI
SAJAK-SAJAK ARI DWI PUSPITA
Di pantai
Pantai selatan begitu merdu senandungkan debur ombaknya
dua anak manusia larut dalam gemuruh rasa
senja memulas batas laut
malam pun menunjukkkan larut
Jogjakarta, 15 okt 2008
Pergilah
Pinggir pantai beratapkan langit yang cerah
cewek hitam manis berhiaskan lampu-lampu kecil
alunan lembut debur ombak dan sepoi angin menjelang senja
di sana dan di sini
Jogjakarta, 15 okt 2008
Sepi
Seindah bulan purnama
sesejuk embun pagi
tetapi kemudian berganti
gelap mulai menemani
Jogjakarta, 15 okt 2008
Incoming search terms:
- puisi bersajak abab
- puisi sahabat bersajak abab
- kumpulan puisi bersajak abab
- puisi persahabatan bersajak abab
- puisi persahabatan bersajak
- puisi tentang keadaan alam
- puisi bersajak ab-ab
- puisi bersajak a-b-a-b
- puisi keadaan alam
- puisi sajak abab
Categories: Alunan Sajak
Posted on 23 July 2009 by
admin
Judul: Pembawa Kebanaran
Oleh: Dera Ganiez
Ku bUka leMbaran maSA laLu
D maNa banYak tERsimpAN kENangAN,pERjuaNGan,dAN kepAHitan
TeRfikir d beNak Ku
BetAPa pediHnYA dUNia iNi
MenYiksa,mEmbUnuh,mEmfitNah oRaNG yaNg taK bErsaLah
HaRI deMI haRi beRlaLu
TaHUn deMi tAHun mEnEPi
LaHIrlaH …
SeoRang pEMbawA kEBenARan
PeNEgaK ISlam
PEMbeRi caHayA kaLbu
MenERangi duNIa yaNG gELap aKan keMaksiaTAn,dAn keMusyIraKan
SeoRang pemBawa KEbeNAran
Yang taK leLah aKAn pePeranGAn,pERmusUHan,dAN kEBenciAN….
SeORang pEMbawa kEBenaRAn
YaNG mEmbaWA kITa mENuju tEMpaT yaNG leBIh bAIk,tEmPat yAng peNUh kENikmaTan,kESenanGan,dAn keGeMbiRaaN…
D tEmpAt iTu kITa biSA teRsenYum,baHagia,dAn dAmAI….
Tags: puisi masa lalu, puisi kenangan, puisi perjuangan, puisi kepahitan, puisi kemaksiatan, puisi kemusyrikan, puisi kesenangan, puisi kegembiraan
Incoming search terms:
- puisi kegembiraan
- puisi kesenangan
- puisi tentang kesenangan
- puisi tentang kegembiraan
- puisi kepahitan
- contoh puisi kegembiraan
- kumpulan puisi kegembiraan
- Contoh PUISI tentang kegembiraan
- cerita r a kartini dengan tegak sambung
- puisi bertema kesenangan
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sedih
Posted on 22 December 2008 by
admin
Dari langit setiap saat wahyu turun ke dalam kalbumu,
“Bagaikan sampah berapa lamakah usia hidupmu di atas bumi? Naiklah!”
Sesiapa yang beban jiwanya berat, pada akhirnya akan menjadi sampah.
Apabila sampah memenuhi tong, bersihkan!
Janganlah lumpur itu dibuat kewruh setiap kali,
Agar air kolammu jernih dan sampah mudah dibuang dan dukamu sembuh.
Demikian roh, bagaikan obor, asapnya lebih tebal dibanding cahayanya.
Apabila gumpalan asap lenyap, cahaya dalam rumah tak akan dipermainkan lagi.
Kau sentiasa bercermin ke dalam air keruh,
Kerana itu bukan bulan ataupun matahari kau lihat
Apabila kegelapan menutup langit, matahari dan bulan tak nampak.
Angin utara bertiup, udara segar.
Untuk membawa udara segar angin sepoi bertiup pada waktu subuh.
Angin roh bertiup membuat segar dada yang sesak disebabkan derita.
Nafas ringan terhela dan jiwa rasa hampa.
Di bumi roh ialah pengembara asing, negeri tanpa ruang itulah yang ia rindukan,
Mengapa nafsu amarah sentiasa gelisah?
Roh suci, berapa lamakah kau akan mengembara di bumi?
Kau elang raja, terbanglah kembali kepada siul Baginda!
Judul Ilustrasi by Fadlie
Puisi by Jalaluddin Rumi
Incoming search terms:
- puisi beban hidup
- artikel analisis reaksi bunga pagoda dicampur dengan larutan etanol
- mengapa pada siang hari langit tampak biru dan pada sore hari langit tampak kemerah-merahaan
- ptt bunga matahari( helianthus annuus)
Categories: Puisi Rumi
Posted on 2 December 2008 by
admin
Apakah kita sampai dalam dasar kolam, gelisah
berkaca permukaan tak karuan, letih menyelami
tanpa harapan hingga makin buyarkan pandang
didepak sinar terjerembab kegelapan mendasar
Terhadap riak-riak gelombang, kita mengalir
menepi sampai ke tepi dari keramaian dunia air
ternyata banyak pilihan yang membingungkan
tak sempat untuk dapat menata diri kembali
betapa kita butuh bernafas lebih bebas lagi
Berkaca lebih bersih di atas permukaan kolam
pasrah karunia atau bencana yang akan tumpah
kita tetap menajamkan pandangan kehidupan
Puisi-Puisi Akhmad Sekhu
Incoming search terms:
- puisi bencana alam
- puisi peristiwa alam
- puisi tentang peristiwa alam
- kumpulan puisi bencana alam
- contoh puisi tentang bencana alam
- puisi tentang pertanian
- kumpulan puisi tentang bencana alam
- contoh puisi bencana alam
- Contoh puisi bencana
- contoh puisi kerusakan alam
Categories: Alunan Puisi, Alunan Sajak
Posted on 2 December 2008 by
admin
Telah terbit matahari di hatiku
Hingga terang-benderanglah semesta alam
Hangatkan kebahagiaan
Tampak kaki anakku menjejak-jejak ke atas
Seperti dapat menemukan jalan pintas
Menuju dunia yang lebih sejuk. Ayo, anakku!
Jejak bumi tujuh kali. Aku bapakmu akan selalu
Mengiringi langkahmu. Tampak tangan anakku
Menggapai-gapai ke berbagai arah
Seperti sedang mengurai kacaunya keadaan zaman
Kedamaian dunia yang tak pernah selesai diperjuangkan
Ayo anakku! Jangkaulah dunia sepenuh jiwa
Aku bapakku akan selalu mendukungmu
Ketika tetabuhan rebana membahana
Anakku terpejam dari segala dunia keramaian
Mawar-melati disiratkan, doa-dzikir dipanjatkan
Anakku baru mau membuka matanya pada waktu
Keadaan gelap gulita dan dari sinar matanya
Aku baru mengerti ada terang yang lain
Sebuah benderang menerangi batin
Puisi-Puisi Akhmad Sekhu
Untuk Fahri Puitisandi Arsyi, anakku
Karangjati, Kramat, Tegal, 30 April 2008
Incoming search terms:
- puisi kelahiran anak
- puisi kelahiran bayi
- puisi untuk kelahiran anak
- puisi bayi baru lahir
- puisi untuk bayi baru lahir
- puisi untuk kelahiran bayi
- puisi kelahiran
- PUISI TENTANG KELAHIRAN
- puisi untuk kelahiran anak pertama
- puisi tentang kelahiran anak
Categories: Alunan Puisi