Posted on 19 November 2009 by
admin
Judul: Suara Dari Jiwa
Oleh “Anggarian Andisetya”
Aku berontak
Aku teriak
Namun suara dari jiwa
Begitu erat membelenggu dada
Ku coba menerjang, meradang
Ku coba menentang, merajang
Namun langit begitu pekat
Dan angin teramat sarat
Meninju langkah
Membunuh asa
Hingga aku
Tak bisa lari dari keluhku
Kini
Di langit tersungging mentari
Namun bukan mentari yang kuingini
Mentari kini
Tak lagi menatap merata
Wajahnya timpang ke utara
Pada tuan – tuan kaya
Yang congkak di atas beranda
Aku hanya bisa meratap
Senyap
Meresap segala cemar yang berkibar
Tak adakah duka usai akhirnya?
Tags: puisi jiwa, suara jiwa, puisi langkah, puisi alam, puisi harta, puisi sombong, puisi congkak
Incoming search terms:
- puisi alam bersajak
- puisi jawa kasmaran
- kupetik senar gitar
- pantun jawa menyedihkan
- puisi ber sajak mawar
- puisi jowo kasmaran
- puisi kasmaran jowo
- puisi langit dan burung bersajak
- sajak jiwa
Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Umum
Posted on 11 January 2009 by
admin
Rentang waktu…..
terkadang membuat kita lupa bahwa kita semakin dewasa
Rentang waktu…..
terkadang membuat kita lupa bahwa kita telah melanggar titah Yang Kuasa
Rentang waktu…..
terkadang membuat kita sadar bahwa kita hanya manusia yang tak punya apa-apa
selain jasad yang tak berguna
Rentang waktu…..
terkadang membuat kita sadar bahwa Tuhan tidak melihat harta dan rupa
melainkan hati yang ada di dalam dada dan amal jasad yang lata
Walau Einstein berkata bahwa rentang waktu itu berbeda
tergantung dalam keadaan apa kita berada
Namun Tuhan telah berkata,
“Hanya Akulah yang tahu umur manusia”.
Incoming search terms:
- puisi selamat ultah
- puisi ultah kahlil gibran
- puisi milad
- puisi kahlil gibran tentang ulang tahun
- ucapan lata bahasa jawa
- ucapan slamat ulang tahun karya khalil gibran
- puisi tntang ultah
- ucapan ulang tahun kahlil gibran
- puisi met ultah
- ultah puisi
Categories: Puisi Ulang Tahun, Romantic Poem
Posted on 19 December 2008 by
admin
Bagaikan angan jikalau kudapat menggapaimu..
Bagaikan mimpi jikalau kumampu cintaimu..
Karena dikau tercantik..
Karena dikau terbaik..
Dan kuhanyalah hiasan kehinaan..
Oh andai saja…
Hartaku berlimpah..
Kupunya segala yang ada..
Kan kuberikan semua itu untukmu saja..
Apa daya duhai sayang… kuorang tak berada..
Kita terpisah samudera yang luas..
Kita jauh bagaikan langit dan bumi…
Namun hati ini bagaikan berteriak..
Jika dikau tiada di sisi dalam hidupku..
Ingin menutup lembaran hidup..
Namun ku tak berdaya dalam kelemahan…
Hiduppun segan matipun tak mau..
Dalam kedalaman luka aku berseru…
Dimanakah dikau… dapatkah kugapai…?
Ingin memelukmu, oh… apadaya…
Tanganku tak sampai..
Kuorang hina tak pantas untukmu..
Carilah yang terbaik…
Bahagiamu ada di ujung seberang sana…
Puisi cinta dari : C0`18`D0kt3r`C1nt4
Incoming search terms:
- akankah resah ku ini berlalu
- cerita tangan tak sampai cerita cinta
- Ingin memelukmu
- memelukmu dengan cinta puisi
- puisi aku ingin memelukmu
- puisi apa daya tangan tak sampai
- Puisi tangan tak sampai
- semua puisi tentang alam
Categories: Puisi Cinta