Search Results   puisi hilang harapan | Sastra Nusantara

Puisi Kau dan Cintamu

Posted on 22 January 2011 by (0) Comment

Judul: Kau dan Cintamu
Oleh: Siti Kholifah

Kau adalah secercah cahaya mentari dipagiku
Namun sinarmu bukan ada untukku
Kau adalah tetesan embun dipagiku
Namun jernihnya bukan hadir untukku

Cintamu dulu masih rapi tersimpan di sudut hati
Meski kini sayang itu sudah ta’ utuh lagi
Cintamu dulu menuang segala harapan di jiwaku
Meski rIndu itu telah terbagi dalam waktuku

Incoming search terms:

  • puisi kehilangan cinta pertama
  • angin mengadu pada hujan meringkuk di peraduan
  • puisi pendek tentang sinar mata
  • puisi ketika luka harus terbungkus senyum
  • puisi kehilngan
  • puisi kau tetap harapan
  • puisi hati terbalut luka
  • puisi cintamu membunuhku
  • puisi cintamu bukan untukku
  • Puisi cinta mu bukanlh untuk ku

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Umum



Kasih Tak Sampai

Posted on 12 December 2009 by (1) Comment

Judul: Kasih Tak Sampai
Oleh: Bangfad

Februari yang lalu
Kau menjelma bagai bidadari
Februari yang lalu
Kesendirianku terobati

Cintamu hanya sementara
Cintamu berakhir disini
Saat aku butuh dirimu
Engkau hilang…
Saat aku butuh dirimu
Engkau menjauh…

Kini biarlah cinta itu kubawa pergi
Kini izinkan aku menyimpan bayangmu dihati
Biarkan aku kembali seperti dulu
Biarkan kuwarnai hidup ini

Tags: kasih tak sampai, cinta tak sampai, puisi asa, puisi harapan, puisi misteri, puisi wanita, puisi cinta, puisi kasih, puisi

Incoming search terms:

  • puisi kasih tak sampai
  • sajak kasih tak sampai
  • puisi kandas
  • contoh puisi untuk kasih tak sampai
  • puisi tentang asa yang memuncak
  • puisi sampai kapan kutunggu jawaban darimu
  • puisi menanti jawabmu
  • puisi ku tunggu jawaban mu
  • puisi kasih yang tal sampai
  • puisi cinta kasih tak sampai

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sedih, Puisi Umum



Kepastian Bagiku

Posted on 19 December 2008 by (0) Comment

Dalam tiap hembusan malam, aku termenung
Teriang akan sesuatu yang tak lagi rahasia
Ketika aku tersadar bahwa itu hanya sebuah mimpi
Aku terkatung-katung mengingat semua yang telah lampau
Kau hadir untuk menemani sepi
Kau datang dengan segenggam harapan
Kemudian kaupun menghilang dengan sejuta sesak di dada
Aku ingin pergi dari sisimu, dari bayangmu dan dari hidupmu
Namun aku tak pernah bisa
Sungguh tak adil bagiku rasa ini aku pendam untuknya
Aku bersungguh mencintainya
Tapi bukan ingin sekedar memilikinya
Karena rasa ini adalah suci
Karena rasa ini pula adalah benci
Dengan harap dan doa aku meminta
Tepiskanlah segala resah, jika itu adalah semu
Maka kuatkanlah hati jika semua itu pasti

Puisi cinta dari : Pemanis_Cinta

Incoming search terms:

  • efektivitas trichogramma
  • pemanasan cekaman pada suhu tinggi tanaman kopi
  • Puisi Kau sentuh Qalbu ku

Categories: Puisi Cinta