Search Results   puisi ingkar | Sastra Nusantara

Untukmu Razi Muhara. Z

Posted on 14 June 2011 by (0) Comment

Kesetiaan Rika Idmayanti persmbahkan untukmu, Razi Muhara. Z
semoga takkan terkikis oleh waktu
setia Rika Idmayanti persembahkan untukmu, Razi Muhara. Z
Razi Muhara. Z jangan pernah kau ragukan Rika Idmayanti
Razi Muhara. Z jangan pernah kau pergi dari Rika Idmayanti
takkan pernah kuingkari drimu..Razi Muhara. Z
Rika Idmayanti akan selalu mencintaimu, Razi Muhara. Z

Puisi ini karya: Rika Idmayanti
Dosen Politeknik Negeri Padang, Sumatera Barat & Universitas Putera Indonesia, Padang

Incoming search terms:

  • puisi cinta singkat kesetiaan
  • puisi kucing pendek
  • kata romantissenja
  • puisi kau masih ku sayang
  • puisi ragu
  • puisi tentang ingkar
  • sair cintamu palsu

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan



Apa yang kita cari

Posted on 26 November 2009 by (0) Comment

Judul: Apa yang kita cari
Oleh: Rizky Anggreini

Apa sebenarnya yang kita cari,
berkutat pada kebohongan ?
mengenyampingkan perasaan ?

Kita terus ikuti alur,
dari satu kebohongan ke kebohongan yang lain,
dan masing-masing kita tidak sadar bahwa kita tlah memulai tuk saling menyakiti…

Apa yang kita cari,
aku ingin mengakhiri semuanya,
mungkin akulah yang memulainya,
Aku sayang kamu, sayang…
tapi mengapa kita harus mempertahankan kebohongan ?

TAGS: puisi pencarian, puisi akhir, puisi kebohongan, puisi menyakiti, puisi ingkar

Incoming search terms:

  • Puisi ingkar

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Umum



30 Hari Yang Lalu

Posted on 15 October 2009 by (1) Comment

Judul: 30 Hari Yang Lalu
Oleh: “Ayudha Setiawan Soedarmono

tiga puluh hari yang lalu
di kotamu yang bisu, aku mencarimu
tiga puluh hari yang lalu
sikapmu membisu, sesatkan aku
kelam menuntunku

Sebelum tiga puluh hari yang lalu
kau masih mengucap sayang padaku
membelai hangat malamku
Sebelum tiga puluh hari yang lalu
kau masih menjadi milikku
temaniku mengigau hingga pagi

dan kini dari tiga puluh hari yang lalu
hampir satu purnama aku menunggumu
dan kini dari tiga puluh hari yang lalu
kau sudah bersama kekasihmu yang baru

menangis sendiri….
seperti tiga puluh hari yang lalu,
di kotamu yang menyembunyikanmu

tiga puluh hari yang lalu
aku, ahh !!!…
sudahlah, baiknya aku merobek bayangmu ( meski tak juga mampu )

puisi putus, puisi cinta, puisi sedih, puisi ingkar, puisi menunggu, puisi malam, puisi kelam, puisi hampa, puisi selingkuh, puisi pendusta

Incoming search terms:

  • puisi selingkuh
  • puisi cinta untuk selingkuhan
  • puisi selingkuhan
  • puisi putus cinta di selingkuhi
  • puisi pendusta
  • puisi putus selingkuhan
  • sajak selingkuh malam minggu
  • Syair pendusta
  • puisi tetang sebagai selingkuhan
  • puisicinta untukb selingkuhan

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sedih



Jenuh

Posted on 18 December 2008 by (0) Comment

Masih ingat lagi tak, denganku? namaku Banyu
Ada berapa dengan kabarmu

Kita pernah bertemu tatkala cuaca kadung gelisah
Menghitung peruntungan yang kau bawa, pelanpelan
Dan kau bubuhkan dalam tanda lingkaran di almanak perlawanan
Membawa nyala api sebuah huruf
- sulit kubaca, maaf

Aku jenuh, tulismu di kacamata minusku
Memaksa aku sadar bahwa aku perempuan
Dan kau bukan perempuan
Tak sekedar dari kerudung yang kukenakan

Sebuah puisi, maka bacalah!
Agar urung kau gunting harapan yang tengah mekar
Agar jenuhmu berpendar

Dan aku kian sadar
Ternyata aku bukan siapasiapa

Danau UI Depok, November 2006

Incoming search terms:

  • syair jenuh
  • syair kejenuhan
  • puisi kejenuhan sebuah harapan
  • sair jenuh

Categories: Alunan Sajak, Sajak Syair