Posted on 12 December 2009 by
admin
Judul: Putih itu telah pudar
Oleh: Bangfad
Sesaat setelah perjalanan ini akan terhenti
Bayangan lalu masih membeku di hatiku
Sesaat kemudian mulai mencair
Tinggalkan bayangan yang dulu pernah ada
Dahulu aku bukanlah kapas putih
Dahulu aku adalah tinta hitam dalam lembaran biru
Saat berjalan bersamamu
Aku ingin kisah ini menjadi kapas putih
Kita yang akan memberi warna di kapas itu
Namun sekarang…
Kebimbanganku mulai memuncak
Kebimbanganku akan dirimu selalu terlintas
Perjalanan itu baru akan dimulai
Namun kau hentikan dengan egomu
Aku bimbang…
Aku bingung…
Hingga aku ragu…
Lembaran putih ini ternyata palsu
Kau hiasi dengan nilai yang agung
Kau paksa untuk berwarna putih
Hingga akhirnya putih itu memudar dan sirna…
Tags: puisi asa, puisi harapan, puisi pelarian, puisi cinta, puisi sirna, puisi pudar, puisi cinta palsu, puisi kepalsuan, kepalsuan cinta, puisi ragu, puisi bimbang, puisi mundur, puisi kecewa, puisi ego
Incoming search terms:
- puisi bimbang dan ragu
- puisi pudar
- kepalsuan cinta murahan
- puisi mundur
- puisi cinta palsu
- puisi mundur dlm cinta
- puisi penantian yang sirna
- contoh puisi yang menyudutkan wanita
- Puisi pudar harapan
- puisikepalsuan
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Umum
Posted on 19 November 2009 by
admin
Judul: Memori 17
Oleh: “chieky”
17 tahun yg lalu,
aku pergi meninggalkanmu,
untuk mencari arah jalan hidup
cinta dan kehidupan
dgn ucapan2 yang terlewat dan terabaikan
sebebelum 17 thn yg lalu
canda tawa selalu ada
mengisi ruang2 kelas yg kini berganti suasana
celoteh ringan menghiasi dindingnya
tenggelam kelam kala amarah guru menggema
ketika 17 thn yg lalu
rindu, kasih, sayang, cinta yg mulai tumbuh
membawa kita menjadi kenangan
yg menjadi sejarah yg tak terlupakan dalam perjalanan hidup
setelah 17 thn yg lalu
Tuhan….
berikan kami kesempatan untuk bertemu
utk ucapkan maaf yg terabaikan
utk ucapkan terima kasih yg terlewatkan
dan lindungi kami untuk selalu menjaga amanah Mu.
hingga akhirnya waktu akan berlalu
Tags: puisi pencarian, puisi hidup, puisi canda, puisi tawa, puisi rindu, puisi cinta, puisi kasih, puisi sayang
Incoming search terms:
- puisi terima kasih cikgu
- puisi terima kasih guru
- puisi terimakasih guruku
- puisi untuk guru - habiburrahman
Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sedih, Puisi Semangat
Posted on 26 October 2009 by
admin
Judul: Cinta yang Tak Nyata
Oleh: “Noor M.A”
Telanjang kaki ini menapaki terjalnya bukit hatimu..
Kau memandangiku seolah mendorongku tuk terus melangkah..
Menghadang dalam perjalanan penuh duri dan paku..
Hingga bulat tekadku tak henti menyerah..
Namun kau tau hari itu..
Sedetik terluput oleh gundah dalam ragu..
Langkahku mulai terhenti..
Tak sampai niatan hati kala ini..
Seseorang tlah menantimu tuk temani hari-harinya..
Jaga dia dengan segenap cinta yang tiada tara..
Akulah bayang-bayang kasih sayang yang tak nyata..
puisi cinta, sajak cinta, syair cinta, cinta tak nyata, cinta semu cinta penantian
Incoming search terms:
- Kata cinta selingkuh di malam hari
- Kata_kata syair puisi penantian
- puisi gundah cinta
- sair cinta gunda
- sajak malam gundah
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sedih
Posted on 19 December 2008 by
admin
Aku bermimpi di malam yang kelam…
Antara asa yang tak kunjung suka…
Waktu yang bergulir bagaikan perjalanan duka..
Hanya pejaman mata dalam dunia maya..
Kuberharap temukan sang kekasih..
Meski harap dalam mimpi..
Kujua berharap itu menjadi nyata..
Bagaikan membendung samudera dunia..
Wahai suara… di mana dia…??
Adakah satu cerita untuk diriku…
Antara dia dan daku tuk menyatu…
Dimana dia…sang dambaan hati???
Tidurku kelam dalam impian nan buntu..
Satu dalam jutaan bunga tidur ku…
Terhempaskan dalam sulitnya derita…
Kuhaus akan cinta… oh..berikanlah aku cinta…
Puisi cinta dari : C0`18`D0kt3r`C1nt4
Incoming search terms:
- puisi romantis dari sang pemuja
- puisi siang harie
- puisidimanakah istri
- sajak berantai yang lucu
Categories: Puisi Cinta
Posted on 19 December 2008 by
admin
hari-hari ku slalu brjalan
ku tunggu hadir mu
dari saat kamu pergi
hingga saat ini
banyak kabar dr dunia ku ttg Mu
dr tema2 kita…
dan anginpun slalu ngirim kabar untukku
namun wajah mu tak kunjung di depan ku
banyak mimpi di malam tidur ku…
banyak lamunan di siang hari
banyak kenangan saat aq belajar
banyak rindu disaat sepi
hati ku
pilu
terluka dalam
tergores oleh memori silam
ku coba berjalan dengan dunia baru ku
berharap bisa melupakan diriMu
ku tetap mengayunkan langkah ku
tanpa menoleh kebelakang ku
ku titi tangga ke atas mencapai harapan
di tengah perjalanan “aq tidak yakin”
aq ttp berjalan dengannya “tp aq ttp tidak yakin”
Ku jalani dunia baru
namun slalu buat perbandingan antara U dan dia
banyak teguran yg kudapat
banyak nasehat yg terdengar
“LUPAKAN MASA LALUMU supaya KAMU TIDAK TERLUKA”
6 tahun silam qt terpisah
1 tahun 2 minggu lalu aq dengar suaraMu
tidak ada kepastian akan kabar angin yg terdengar
hingga kini engkau ttp ku nanti
menanti untuk menjawap pertanyaan yg akan ku lontarkan
beranikan lah dirimu untuk harir di hadapan ku
supaya lukaku terobati
supaya aq bisa berjalan dgn yang lain
supaya engkau tidak terjerat
supaya tidak ada lagi hati yang terluka
karena aq slalu menantimu
Puisi cinta dari : as3_heart
Incoming search terms:
- puisi dimana dirimu
- puisi lupakan masa lalumu
- puisi dimanakah dirimu
Categories: Puisi Cinta
Posted on 14 December 2008 by
admin
Penulis : Habiburrahman El Shirazy
“Kini tiba saatnya kita semua mendengarkan nasihat pernikahan untuk kedua mempelai yang akan disampaikan oleh yang terhormat Prof. Dr. Mamduh Hasan Al-Ganzouri . Beliau adalah Ketua Ikatan Dokter Kairo dan Dikrektur Rumah Sakit Qashrul Aini, seorang pakar syaraf terkemuka di Timur Tengah, yang tak lain adalah juga dosen kedua mempelai. Kepada Professor dipersilahkan. …”
Suara pembawa acara walimatul urs itu menggema di seluruh ruangan resepsi pernikahan nan mewah di Hotel Hilton Ramses yang terletak di tepi sungai Nil, Kairo.
Seluruh hadirin menanti dengan penasaran, apa kiranya yang akan disampaikan pakar syaraf jebolan London itu. Hati mereka menanti-nanti mungkin akan ada kejutan baru mengenai hubungan pernikahan dengan kesehatan syaraf dari professor yang murah senyum dan sering nongol di televisi itu.
Sejurus kemudian, seorang laki-laki separuh baya berambut putih melangkah menuju podium. Langkahnya tegap. Air muka di wajahnya memancarkan wibawa. Kepalanya yang sedikit botak, meyakinkan bahwa ia memang seorang ilmuan berbobot. Sorot matanya yang tajam dan kuat, mengisyaratkan pribadi yang tegas. Begitu sampai di podium, kamera video dan lampu sorot langsung shoot ke arahnya. Sesaat sebelum bicara, seperti biasa, ia sentuh gagang kacamatanya, lalu…
Incoming search terms:
- kumpulan puisi tentang pendidikan
- puisi bahasa jawa tentang alam
- puisi perjuangan wanita
- contoh puisi tentang pendidikan
- puisi tentang perjuangan wanita
- puisi tentang pendidikan
- puisi ulang tahun anak
- puisi perjuangan perempuan
- Puisi tentang perjuangan perempuan
- Puisi tema pendidikan
Categories: Cerita Cinta
Posted on 2 December 2008 by
admin
Inikah akhir perjalananmu yang paling pilu
menempuh kesibukan seharian penuh, namun
sepatumu terantuk di batu-batu, betapa dirimu
ingin terus melangkah maju
Inikah akhir perjalananmu yang paling rindu
melewati impian dan harapan anak-istri
yang bersemi, senyummu meliuk-liuk lampaui
segala bahagia yang pecah duka melegenda
Inikah akhir perjalananmu yang paling mulus
menemukan kedamaian abadi pada dunia lain
ghaiblah anganmu menulis kesaksian, betapa
dunia yang kautinggalkan maya belaka
In memoriam Udin
Puisi-Puisi Akhmad Sekhu
Incoming search terms:
- puisi tentang laut bersajak ab ab
Categories: Alunan Puisi