Posted on 7 December 2009 by
admin
Judul: TakdirMu
Oleh: Rizky Anggreini
Takdir telah berkata,
Ya Allah berikanlah kami kekuatan
Walau air mata tak henti tertahan
biarkan kami bisa menerimanya…
Ya Allah ini adalah kehendakMu,
maka semuanya kami kembalikan kepadaMu,
semuanya mempunyai batas,
maka berikanlah pula kami kekuatan yang tak terbatas dalam hal ini…
Orang yang kami sayang,
yang selama ini menjadi bagian dari hidup kami,
kini menghadapMu…
Berilah kemudahan untuknya,
lapangkanlah tempatnya disisiMu,
Ya…Rabb…
Kami tau ini yang terbaik,
maka berikanlah kesempatan kepada kami untuk bisa menerimanya…
Ya Rabb,kami menangis bukan karena tidak menerima takdirMu,
Kami menangis bukan karena tidak beriman kepadaMu,
Tapi kami hanya butuh waktu,
butuh waktu untuk menenangkan diri dari keterkejutan kami,
Ya Rabb..Bimbing lah kami…
Tags: Puisi Ilahi, puisi rabb, puisi sayang, puisi pencipta, puisi islam, sastra islam, puisi takdir, syair islam
Incoming search terms:
- kumpulan syair lama
- syair lama
- contoh syair lama
- kumpulan puisi dan penciptanya
- contoh puisi dan penciptanya
- Puisi sastra islam
- buku syair dan sastra
- puisi takdir ilahi
- puisi tentang pencipta
- sair lama cinta
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Semangat, Puisi Umum
Posted on 7 December 2009 by
admin
Judul: Tentang sayang ku
Oleh: Rizky Anggreini
Kamu tau sayang, aku sayang kamu
kamu tau sayang, sampai kapanpun akan begitu…
walaupun kau mengiris sebagian dari hatiku,
walaupun kau sayat-sayat jantungku,
aku kan tetap sayang kamu sayang…
Walaupun amarah ku memuncak,
walaupun suatu waktu aku meninggalkanmu,
percayalah sayang itu hanya sementara,
aku bakal kembali padamu..
Aku sayang kamu, sayang
tak hirau buatku apakah kau tau hal ini,
apakah berarti untukmu keberadaanku, perhatianku, aku kan tetap pada hatiku,
pernahkan kau tau cara membohongi hati sendiri ?
sakit bukan ?
Aku sayang kamu sayang,
walaupun kau kan menyakitiku,
karena ku tak mau menyakiti diriku…
Tags: Puisi sayang, puisi sayang kamu, aku sayang kamu, puisi perhatian, puisi pengorbanan, puisi demi cinta, puisi kembali, puisi mengenalmu
Incoming search terms:
- puisi ingin mengenalmu
- puisi mengenalmu
- puisi marah tapi sayang
- islam puis pendeki
- puisi amarah hati
- puis hati
- puisi sendiriku hanya di temani gitar
- puisi sedih yang ingin meninggalkan orang yang disayang
- puisi sakit hati yang pendek
- puisi pendek tentang sakit hati
Categories: Puisi Cinta, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Semangat, Puisi Umum
Posted on 19 December 2008 by
admin
kasihku tercinta
pernah terbesit dalam pikirku
sejak pertengkaran antara aku dan kamu
kau takan pernah kembali padaku lagi
ku akui semua salahku
hingga menjadi dirimu terluka karenaku
tapi taukah dirimu
saat kita jauh aku selalu merindukanmu
dan menanti dirimu kembali di sisiku
hingga ku tunggu dirimu untuk memaafkanku
Kadang sulit untuk kurasakan engkau akan kembali
tapi kasih sayang yang ku jalani kini
adalah murni untukmu dan tulus untukmu
dan kini kau kembali dengan membawakan segudang maaf untukku
hari ini dan seterusnya
ku harap kau takan pernah pergi lagi
kau yang terindah dalam hidupku
kau belahan hatiku
aku takan mampu menahan tangis sengsara
jika kau pergi dariku lagi
sayangku…
aku ingin cinta ini tetap bersatu
jangan kau pergi untuk yang kedua kalinya
ku mohon karena aku mencintaimu
Puisi cinta dari : win32
Incoming search terms:
- puisi tak mau kehilanganmu
- kamut kehilangan
- puisi gak mau kehilangan
- puisi kehilangan kakak kelas
- Aku tak mau kehilanganmu
- puisi ku tak mau kehilangan mu
- puisi tidak mau kehilangan
- puisi cinta tak mau kehilangan
- puisi maaf ini salahku
- Puisi tak ingin kau pergi dariku
Categories: Puisi Cinta
Posted on 14 December 2008 by
admin
Penulis : Habiburrahman El Shirazy
“Kini tiba saatnya kita semua mendengarkan nasihat pernikahan untuk kedua mempelai yang akan disampaikan oleh yang terhormat Prof. Dr. Mamduh Hasan Al-Ganzouri . Beliau adalah Ketua Ikatan Dokter Kairo dan Dikrektur Rumah Sakit Qashrul Aini, seorang pakar syaraf terkemuka di Timur Tengah, yang tak lain adalah juga dosen kedua mempelai. Kepada Professor dipersilahkan. …”
Suara pembawa acara walimatul urs itu menggema di seluruh ruangan resepsi pernikahan nan mewah di Hotel Hilton Ramses yang terletak di tepi sungai Nil, Kairo.
Seluruh hadirin menanti dengan penasaran, apa kiranya yang akan disampaikan pakar syaraf jebolan London itu. Hati mereka menanti-nanti mungkin akan ada kejutan baru mengenai hubungan pernikahan dengan kesehatan syaraf dari professor yang murah senyum dan sering nongol di televisi itu.
Sejurus kemudian, seorang laki-laki separuh baya berambut putih melangkah menuju podium. Langkahnya tegap. Air muka di wajahnya memancarkan wibawa. Kepalanya yang sedikit botak, meyakinkan bahwa ia memang seorang ilmuan berbobot. Sorot matanya yang tajam dan kuat, mengisyaratkan pribadi yang tegas. Begitu sampai di podium, kamera video dan lampu sorot langsung shoot ke arahnya. Sesaat sebelum bicara, seperti biasa, ia sentuh gagang kacamatanya, lalu…
Incoming search terms:
- kumpulan puisi tentang pendidikan
- puisi bahasa jawa tentang alam
- puisi perjuangan wanita
- contoh puisi tentang pendidikan
- puisi tentang perjuangan wanita
- puisi tentang pendidikan
- puisi ulang tahun anak
- puisi perjuangan perempuan
- Puisi tentang perjuangan perempuan
- Puisi tema pendidikan
Categories: Cerita Cinta
Posted on 2 December 2008 by
admin
Bersamamu menyusuri sebuah kota
Tua, betapa kita merasa semakin tua saja
Sepanjang jalan adalah usia yang berlepasan
Dari detik demi detik mengalir tiada henti
Satu demi satu mengelupas seperti rasa cemas
Menguakkan kesadaran yang telah lama karam
Ada yang terasa hilang saat kita tergelak
Tawa, kebahagiaan yang sulit diterjemahkan
Menjelajah malam penuh gemerlapan, tapi miris hati
Tercabik lirikan genit perempuan malam pinggir jalan
Senyumnya kaku betapa hampa membekukan suasana
Tak ada percakapan tentang baik-buruk, cantik-jelek,
Atau alim-pelacur, tapi ia akan tetap berhak menyandang
Sebutan ibu, keagungan sebuah martabat paling hakekat
Meski telah menelantarkan kesemua anak-anaknya
Terlunta-lunta di kolong kota tanpa ayah dan kasih sayang
Roda kehidupan yang semakin bergulir menuju jaman akhir
Dan kita pasrah, tak bisa menolak ataupun mungkir
Kota, apakah masih mampu menanggung beban zaman
Tak bisa mengulang kembali menjadi lautan api
Sekarang sudah terlalu uzur untuk kembali bertempur
Gedung-gedung telah menutup pintu-jendela
Juga orang-orang telah lelap dalam mimpi gemerlapnya
Tapi kita masih setia menjaga tanya
Hanya kata-kata yang bisa dijadikan teman
Lihatlah, ada bocah selalu gelisah tak mampu merubah
Nasibnya yang telah terjepit di antara kenyataan pahit
Tapi semangatnya tetap berapi-api menuangkan energi kreatif
Rangkaian kata-kata yang ditulisnya dijadikan senjata
Puisi-Puisi Akhmad Sekhu
Catatan bersama Nur Ikhsan Suryakusumah
Bandung, 24 Maret 2008
Incoming search terms:
- penamaan dari struktur golongan flavonoid
Categories: Alunan Puisi