Posted on 22 January 2011 by
admin
Judul: The End
Oleh: Siti Kholifah
berakhir sudah . . .
malam kini telah tiba . . .
sang fajar telah menutup matanya . . .
merah senja pun berganti hitam . . .
kelam . . .
atau mungkin aku buta ?
sunyi . . .
atau mungkin aku tuli ?
Incoming search terms:
- syair putus cinta
- puisi cinta bertepuk sebelah tangan
- puisi pupus
- puisi pupus harapan
- puisi tangis
- puisi jawa tentang alam
- syair kehilangan
- puisi tentang cinta bertepuk sebelah tangan
- puisi buta
- sair putus cinta
Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Umum
Posted on 30 December 2009 by
admin
Judul: BINTANG
Oleh: vicky
Kau yang selalu di hatiku
Yang selalu di jiwaku
Yang menjadi bagian indah di hidupku
Kau yang menjadi bidadari
Walaupun kau tak sempurna
Cinta suci yang ku berikan untukmu
Mungkin tak akan terganti
Bayangmu di hidupku…
Karena ku ingin slalu ada di pelukmu
Ku ingin kau menjadi BINTANG…
Menerangi di setiap malam-malamku
Menjadi indah karena hadirmu..
di hidupku…
Tags: Puisi bintang, puisi juwa, puisi hati, puisi bidadari, puisi bayangan, puisi hidup, puisi indah, puisi hadirmu
Incoming search terms:
- puisi bintang malam
- aku menunggu akan hadirmu disisiku puisi
- puisi kiasan cinta
- puisi tentang bintang malam
- puisi bayangan malam
- puisi dan sastra indah sang bidadari
- Puisi Menanti hadirmu
- syair ratapan hati yg pilu
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat
Posted on 26 November 2009 by
admin
Judul: Pandangan Hati
Oleh: Toya
waktu berhenti, darah tak mengalir, jantung terdiam…
namun hati seolah menerima cahaya cinta..
begitu perasaanku melihat dia…
rambut lurus membelah alam sadarku…
hitam mata menghisap pandanganku padanya…
bibir manis bagai madu yang memberi rasa dilidahku…
gelap gulita seakan hilang saatku melihat wajahmu…
badan, hati, pikiran, jiwa
seakan mendorongku untuk mendekatinya
ingin mendekapnya lembut
memberi perlindungan dan kasih sayang seumur hidupku
ku ingin mencium bibirnya
menghidupkan suasana malam suci ini
di temani bulan yang menyinari dunia ini
sungguh
cinta datang dan pergi tanpa diduga
TAGS: puisi cinta, puisi pdkt, puisi awal, puisi mencintai
Incoming search terms:
- Puisi pdkt
- puisi pedekate
- mencium bibirnya
- puisi bulan yang suci
- puisi cinta ke pdkt
- puisi pdkte
- puitis pdkt
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Semangat
Posted on 6 November 2009 by
admin
Judul: Cinta Sejati
Oleh: Nadya
oohh..
wajahmu yang sangat tampan..
membuatku terpesona…
ketika kau lewat didepanku…
rasanya q ingin memelukmu!
ktika q tetidur…
kau datang di mimpiku,
dan menjadi pangeran tidurku..
hatimu baik dan jernih…
tak ada noda 1pun yg kremui pada dirimu…
ku berharap kaulah cinta sejatiku..
Tags: Puisi cinta, puisi tampan, puisi pesona, puisi pangeran, puisi malam, puisi sejati, cinta sejati
Incoming search terms:
- puisi pesona
- pesona malam puisi
- puisi pageran tampan
- puisi pangeran sejati
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat
Posted on 26 October 2009 by
admin
Judul: Dalam kegelapan malam..
Oleh: Rahmat Halim
Dalam kegelapan malam..
Kumendengar gemericik air yang menenangkan jiwa
Membentuk sebuah simponi alam dalam kegelapan
Seperti memainkan lagu sendu
Diantara kekosongan hatiku
Dalam kegelapan malam ..
Kurindukan mentari dengan cahayanya yang sombong
Merasuk masuk kedalam jendela kaca
Mengirimkan sinyalnya akan datangnya pagi
Menghentikan alur dari mimpi indah tentangmu
Dalam kegelapan malam..
Kumainkan jemariku pada sebuah gitar tua
Diiringi angin yang bersiul diantara hamparan rumput kering
Bersama nyanyian jangkrik yang begitu sempurna
Lalu dari situ kubuat sebuah bait lagu indah tentangmu
Dalam kegelapan malam..
Kumenatap ribuan bintang
Dengan sinarnya yang begitu indah
Yang menari diantara cahaya bulan separuh purnama
Membuatku teringat akan senyumanmu
Yang terus membayangi di alam sadarku
Didalam kegelapan malam..
Kutermangu dibuai mimpi
Mimpi akan datangnya seorang bidadari
Lalu menyapaku dengan senyumannya yang suci
Dan membawaku terbang jauh ke dasar hati
Membebaskan diriku dari segala rasa sepi
puisi malam, syair malam, puisi cinta, syair cinta, sajak cinta, sajak malam, puisi malam
Incoming search terms:
- puisi kegelapan
- syair kegelapan
- syair bebas
- puisi kegelapan jiwa
- puisi kegelapan malam
- syair orang tua
- syair untuk orang tua
- puisi cahaya kecil di kegelapan pekat
- puisi cahaya di kegelapan malam
- dalam kegelapan
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Umum, Sajak Cinta, Sajak Syair
Posted on 15 October 2009 by
admin
Judul: 30 Hari Yang Lalu
Oleh: “Ayudha Setiawan Soedarmono”
tiga puluh hari yang lalu
di kotamu yang bisu, aku mencarimu
tiga puluh hari yang lalu
sikapmu membisu, sesatkan aku
kelam menuntunku
Sebelum tiga puluh hari yang lalu
kau masih mengucap sayang padaku
membelai hangat malamku
Sebelum tiga puluh hari yang lalu
kau masih menjadi milikku
temaniku mengigau hingga pagi
dan kini dari tiga puluh hari yang lalu
hampir satu purnama aku menunggumu
dan kini dari tiga puluh hari yang lalu
kau sudah bersama kekasihmu yang baru
menangis sendiri….
seperti tiga puluh hari yang lalu,
di kotamu yang menyembunyikanmu
tiga puluh hari yang lalu
aku, ahh !!!…
sudahlah, baiknya aku merobek bayangmu ( meski tak juga mampu )
puisi putus, puisi cinta, puisi sedih, puisi ingkar, puisi menunggu, puisi malam, puisi kelam, puisi hampa, puisi selingkuh, puisi pendusta
Incoming search terms:
- puisi selingkuh
- puisi cinta untuk selingkuhan
- puisi selingkuhan
- puisi putus cinta di selingkuhi
- puisi pendusta
- puisi putus selingkuhan
- sajak selingkuh malam minggu
- Syair pendusta
- puisi tetang sebagai selingkuhan
- puisicinta untukb selingkuhan
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sedih
Posted on 2 October 2009 by
admin
JUDUL SENJA DIATAS KURSI
SAJAK-SAJAK ARI DWI PUSPITA
Di pantai
Pantai selatan begitu merdu senandungkan debur ombaknya
dua anak manusia larut dalam gemuruh rasa
senja memulas batas laut
malam pun menunjukkkan larut
Jogjakarta, 15 okt 2008
Pergilah
Pinggir pantai beratapkan langit yang cerah
cewek hitam manis berhiaskan lampu-lampu kecil
alunan lembut debur ombak dan sepoi angin menjelang senja
di sana dan di sini
Jogjakarta, 15 okt 2008
Sepi
Seindah bulan purnama
sesejuk embun pagi
tetapi kemudian berganti
gelap mulai menemani
Jogjakarta, 15 okt 2008
Incoming search terms:
- puisi bersajak abab
- puisi sahabat bersajak abab
- kumpulan puisi bersajak abab
- puisi persahabatan bersajak abab
- puisi persahabatan bersajak
- puisi keadaan alam
- puisi tentang keadaan alam
- puisi bersajak ab-ab
- puisi bersajak a-b-a-b
- puisi sajak abab
Categories: Alunan Sajak
Posted on 23 June 2009 by
admin
Judul: Balada Kapelaku
(bintang paling terang dalam susunan bintang auriga)
Karya: Mega Diza
Seperti Kemala, di kemit pekat
Rampas waktu sejenak,
Untuk melinangkan air mata.. .
Apakah harus menanti hujan ?
Agar bumi basah tuk sejenak saja.
Siasati kemauan rasa, rasa sakral yang tabu.
Lampion kecil terhempas ke pantai
Telacak pasir pantai, ombak menyapa perih.
“mengapa kau kejar sesuatu yang tak mungkin kau dapatkan?”
Lantunan harmoniku cukup mjenjawab smua teki2 alam.
Historisitas cinta dulu, hilang tanpa bukti
Intimasi karisma kusut masai
Keramat kasih maras sudah
Nostalgia itu amat pesam
Rasaku ramu jadi satu.
Daku dini tuk ditanya.
Incoming search terms:
- puisi balada
- puisi balada chairil anwar
- contoh puisi balada karya chairil anwar
- balada puisi
- puisi tentang balada
- puisi balada karya chairil anwar
- pengertian puisi balada
- puisi-puisi balada
- puisi bertema balada
- puisi penghijauan
Categories: Puisi Malam, Puisi Sahabat, Sajak Syair
Posted on 11 January 2009 by
admin
Ditengah merahnya mega
Di dalam sunyinya senja
Kutulis sebuah puisi padamu
Walau kutahu tak menarik untukmu
Sejalan berjalannya waktu
Berputarnya bumi
Terbenamnya mentari
Dan munculnya bulan di malam hari
Bertambah pula usiamu
Semoga engkau sehat selalu
Selamat ulang tahun sahabatku
Karena hanya itu yang dapat aku berikan padamu
Incoming search terms:
- puisi ulang tahun perusahaan
- pantun ulang tahun bahasa jawa
- puisi selamat ulang tahun
- puisi ulang tahun untuk dosenku
- puisi ulang tahun perkawinan
- puisi ulang tahun untuk dosen
- artikel ucapan ulang tahun perusahaan
- puisi ulang tahun untuk perusahaan
- puisi untuk hari jadi perusahaan
- syair selamat ulang tahun sahabatku
Categories: Puisi Ulang Tahun
Posted on 30 December 2008 by
admin
Walau senja belum berlabuh
Walau malam belum berakhir
Dentum Meriam bak halilintar
Langit seakan pecah menyinari bumi
Saat itu kita merenung
Saat itu datangnya gembira
Seakan meriam teriakan malam
Cahaya kembang api pecahkan malam
Ingin kutinggalkan Luka lama
Untuk menyambut senyum yang baru
Tiupan terompet sebelum fajar
Saat kurangkai sebuah syair
Selamat Tahun Baru terlepas
Untukmu yang selalu kucintai
Untukmu yang selalu kusayangi
Penyair Setia (fadlie)
Incoming search terms:
- puisi cinta di malam hari
- puisi cinta malam hari
- puisi malam hari cinta
- kata cinta malam hari
- puisi cinta d malam hari
- puisi baru dalam sastra
- puisi cinta dimalam hari
- pantun selamat malam sahabat
- puisi cnta malam hari
- puisi di malam hari tentang cinta
Categories: Puisi Umum