Posted on 21 January 2011 by
admin
aku ada disini
diantara penghujung waktu
terus dan terus menyelusuri
dari ujung ke ujung sepi
aku masih disini
bersama waktu waktu yang kabur
hingga sampai saat ini
senja pun telah uzur
tetap disini
kian sepi
waktu pun membisu
tiada kata yang mampu ku kutip
masih saja di sini
tak beranjak sama sekali
terdiam dan tergugu
semua serba kelu
Incoming search terms:
- pencitraan puisi
- puisi Khalil Gibran dan parafrasanya
- puisi sungai yang indah
- aku tersenyum diatas perih dan tertawa diantara luka puisi
- home puisi kenangan kahlil gibran sajak cinta puisi perpisahan puisi cinta puisi persahabatan puisi rindu puisi chairil anwar - senja di pelabuhan kecil
- puisi judul tawa
- puisi umum dengan pencitraan
- sajak kau membuat aku bingung
- sajak sajak zikri chania
Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Islami, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Umum
Posted on 30 December 2009 by
admin
Judul: Tersenyum di atas air mata yang sepi
Oleh: Amelia Fitriana
hari-hari ku yang sepi…
telah membawa hidupku dalam kesedihan..
canda tawa yang dulu ada..
telah terbawa jauh oleh rasa cintaku padamu…
aku hanya bisa berharap..
kau akan tau dan mengerti…
memahami dan merasakan apa yang aku rasakan..
dan membawa kembali senyuman untuk ku…
senyuman yang dulu kau bawa bersama cintaku…
tapi ada satu hal yang selalu aku takutkan…
kau tak pernah merasakan apa yang aku rasakan..
kau hanya menganggapku sebagai teman..
itu yang selalu membuatku merasa sepi…
tak mengungkapkan apa yang aku rasakan selama ini…
rasa cinta yang terpendam di dasar lubuk hati..
itu yang selalu membuatku tersenyum saat kau bahagia..
melihat kau bersama dia yang kau cintai…
dan dia itu bukan aku…
mungkin memang aku tersenyum bahagia…
tapi sebenarnya hatiku menangis…
menyadari bahwa cintamu bukan untuk ku…
tapi aku akan tetap tersenyum bahagia…
karna bahagiamu bahagia ku juga….
by:_”chanmel loverz 250809″_
Tags: puisi sepi, puisi sedih, puisi canda dan tawa, puisi cintaku, puisi ketakutan, puisi senyum, puisi bahagia, puisi lubuk hati
Incoming search terms:
- puisi ketakutan
- puisi rintian sajadah
- puisi lubuk hati
- puisi tetap tersenyum
- puisi senyuman
- puisi senyuman dlm luka
- puisi tersenyum lah dalam menanggis
- puisi_lubuk hati
- rintian jiwa
- senyum diatas luka puisi
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Umum
Posted on 7 December 2009 by
admin
Judul: TakdirMu
Oleh: Rizky Anggreini
Takdir telah berkata,
Ya Allah berikanlah kami kekuatan
Walau air mata tak henti tertahan
biarkan kami bisa menerimanya…
Ya Allah ini adalah kehendakMu,
maka semuanya kami kembalikan kepadaMu,
semuanya mempunyai batas,
maka berikanlah pula kami kekuatan yang tak terbatas dalam hal ini…
Orang yang kami sayang,
yang selama ini menjadi bagian dari hidup kami,
kini menghadapMu…
Berilah kemudahan untuknya,
lapangkanlah tempatnya disisiMu,
Ya…Rabb…
Kami tau ini yang terbaik,
maka berikanlah kesempatan kepada kami untuk bisa menerimanya…
Ya Rabb,kami menangis bukan karena tidak menerima takdirMu,
Kami menangis bukan karena tidak beriman kepadaMu,
Tapi kami hanya butuh waktu,
butuh waktu untuk menenangkan diri dari keterkejutan kami,
Ya Rabb..Bimbing lah kami…
Tags: Puisi Ilahi, puisi rabb, puisi sayang, puisi pencipta, puisi islam, sastra islam, puisi takdir, syair islam
Incoming search terms:
- kumpulan syair lama
- syair lama
- contoh syair lama
- kumpulan puisi dan penciptanya
- contoh puisi dan penciptanya
- Puisi sastra islam
- buku syair dan sastra
- puisi takdir ilahi
- puisi tentang pencipta
- sair lama cinta
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Semangat, Puisi Umum
Posted on 19 November 2009 by
admin
Judul: Air Mata
Oleh: Angga
Dimana air mata
Di sana ada duka
Namun tidak semua
Air mata
Berakhir dengan duka
Lihat di sana
Seorang bunda
Menangis tertawa
Melihat anaknya
Selamat dari jeram dunia
Lantas benarkah selama ini kau bicara
Air mata
Selalu berakhir duka?
Tags: puisi cinta, puisi duka, puisi tangis, puisi air mata
Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Umum
Posted on 15 October 2009 by
admin
Judul: 30 Hari Yang Lalu
Oleh: “Ayudha Setiawan Soedarmono”
tiga puluh hari yang lalu
di kotamu yang bisu, aku mencarimu
tiga puluh hari yang lalu
sikapmu membisu, sesatkan aku
kelam menuntunku
Sebelum tiga puluh hari yang lalu
kau masih mengucap sayang padaku
membelai hangat malamku
Sebelum tiga puluh hari yang lalu
kau masih menjadi milikku
temaniku mengigau hingga pagi
dan kini dari tiga puluh hari yang lalu
hampir satu purnama aku menunggumu
dan kini dari tiga puluh hari yang lalu
kau sudah bersama kekasihmu yang baru
menangis sendiri….
seperti tiga puluh hari yang lalu,
di kotamu yang menyembunyikanmu
tiga puluh hari yang lalu
aku, ahh !!!…
sudahlah, baiknya aku merobek bayangmu ( meski tak juga mampu )
puisi putus, puisi cinta, puisi sedih, puisi ingkar, puisi menunggu, puisi malam, puisi kelam, puisi hampa, puisi selingkuh, puisi pendusta
Incoming search terms:
- puisi selingkuh
- puisi cinta untuk selingkuhan
- puisi selingkuhan
- puisi putus cinta di selingkuhi
- puisi pendusta
- puisi putus selingkuhan
- sajak selingkuh malam minggu
- Syair pendusta
- puisi tetang sebagai selingkuhan
- puisicinta untukb selingkuhan
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sedih
Posted on 3 July 2009 by
admin
Judul: Takut
Oleh: Chae
Aku bukan tak mau bicara,
Tapi aku tak sanggup bicara..
Aku terlalu takut untuk bicara,
Aku takut menyakitinya..
Aku takut dia menangis karenaku
Aku pun takut kau bersedih melihatnya menangis
Aku bukan tak bisa bicara..
Tapi aku tak mampu bersuara
Aku terlalu khawatir hatiku akan terluka
Aku terlalu khawatir aku akan membuka lukaku lagi
Aku takut ia tahu apa yang ku rasakan
Aku pun takut kau kecewa atas keegoisanku
Aku bukan tak mau jujur
Tapi aku terlalu malu untuk jujur
Aku malu pada diriku yang malu
Aku malu pada hatiku yag rapuh
Aku takut ia tahu kalau aku malu
Aku pun takut kau tahu kalau aku malu padamu
Aku bukan takut akan cinta
Tapi aku takut cinta ini menyakitiku
Aku takut cinta ini melukaiku
Aku takut kau tahu, kalau aku tak bisa berhenti mencintamu
Tagas: puisi rapuh, puisi cinta, puisi hati, puisi malu, puisi sayu, puisi takut, puisi jujur, love poem, love poems
Incoming search terms:
- puisi jujur
- contoh puisi jujur
- contoh puisi kejujuran
- puisi jujur terbaru 2011
- puisi-jujur
- puisi tersenyum dalam menangis
- Puisi Kejujuran Karya Chairil Anwar
- puisi jujur pendek
- puisi cinta pertama dan terakhir
- puisi cinta pendek kejujuran
Categories: Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat
Posted on 23 June 2009 by
admin
Judul: Balada Kapelaku
(bintang paling terang dalam susunan bintang auriga)
Karya: Mega Diza
Seperti Kemala, di kemit pekat
Rampas waktu sejenak,
Untuk melinangkan air mata.. .
Apakah harus menanti hujan ?
Agar bumi basah tuk sejenak saja.
Siasati kemauan rasa, rasa sakral yang tabu.
Lampion kecil terhempas ke pantai
Telacak pasir pantai, ombak menyapa perih.
“mengapa kau kejar sesuatu yang tak mungkin kau dapatkan?”
Lantunan harmoniku cukup mjenjawab smua teki2 alam.
Historisitas cinta dulu, hilang tanpa bukti
Intimasi karisma kusut masai
Keramat kasih maras sudah
Nostalgia itu amat pesam
Rasaku ramu jadi satu.
Daku dini tuk ditanya.
Incoming search terms:
- puisi balada
- puisi balada chairil anwar
- contoh puisi balada karya chairil anwar
- balada puisi
- puisi tentang balada
- puisi balada karya chairil anwar
- pengertian puisi balada
- puisi-puisi balada
- puisi bertema balada
- puisi penghijauan
Categories: Puisi Malam, Puisi Sahabat, Sajak Syair
Posted on 19 December 2008 by
admin
hari ini ku menangis lagi
tapi ku menangis karena telah kudengar
satu detak jantung pengisi hati
kau mengucap aku selalu ada di setiap gerak pikirmu
dan selalu muncul tanpa kau ingat dahulu
sayang….aku ingin kau tetap begitu
tetap mengingatku dan tetap menyimpanku dalam hati kecilmu
dan merumahkan cintaku paling pertama di hatimu
berselimut cintamu yang akan membuat hidupku menjadi biru
sebiru langit yang indah di ujung pandangku
kau berubah tapi kamu tak tahu karena apa
kau bilang kangen juga tak tahu karena apa
kau bilang sayang tak tau juga karena apa
ku jawab dengan rasa gembiraku kamu sedang jatuh cinta
karena cinta adalah suatu keindahan tanpa paksa
Puisi cinta dari : win32
Incoming search terms:
- contoh syair perpisahan untuk tk
Categories: Puisi Cinta
Posted on 14 December 2008 by
admin
Penulis : Habiburrahman El Shirazy
“Kini tiba saatnya kita semua mendengarkan nasihat pernikahan untuk kedua mempelai yang akan disampaikan oleh yang terhormat Prof. Dr. Mamduh Hasan Al-Ganzouri . Beliau adalah Ketua Ikatan Dokter Kairo dan Dikrektur Rumah Sakit Qashrul Aini, seorang pakar syaraf terkemuka di Timur Tengah, yang tak lain adalah juga dosen kedua mempelai. Kepada Professor dipersilahkan. …”
Suara pembawa acara walimatul urs itu menggema di seluruh ruangan resepsi pernikahan nan mewah di Hotel Hilton Ramses yang terletak di tepi sungai Nil, Kairo.
Seluruh hadirin menanti dengan penasaran, apa kiranya yang akan disampaikan pakar syaraf jebolan London itu. Hati mereka menanti-nanti mungkin akan ada kejutan baru mengenai hubungan pernikahan dengan kesehatan syaraf dari professor yang murah senyum dan sering nongol di televisi itu.
Sejurus kemudian, seorang laki-laki separuh baya berambut putih melangkah menuju podium. Langkahnya tegap. Air muka di wajahnya memancarkan wibawa. Kepalanya yang sedikit botak, meyakinkan bahwa ia memang seorang ilmuan berbobot. Sorot matanya yang tajam dan kuat, mengisyaratkan pribadi yang tegas. Begitu sampai di podium, kamera video dan lampu sorot langsung shoot ke arahnya. Sesaat sebelum bicara, seperti biasa, ia sentuh gagang kacamatanya, lalu…
Incoming search terms:
- kumpulan puisi tentang pendidikan
- puisi bahasa jawa tentang alam
- puisi perjuangan wanita
- puisi tentang perjuangan wanita
- contoh puisi tentang pendidikan
- puisi tentang pendidikan
- puisi ulang tahun anak
- Puisi tentang perjuangan perempuan
- puisi perjuangan perempuan
- Puisi tema pendidikan
Categories: Cerita Cinta