Posted on 3 July 2009 by
admin
Judul: Takut
Oleh: Chae
Aku bukan tak mau bicara,
Tapi aku tak sanggup bicara..
Aku terlalu takut untuk bicara,
Aku takut menyakitinya..
Aku takut dia menangis karenaku
Aku pun takut kau bersedih melihatnya menangis
Aku bukan tak bisa bicara..
Tapi aku tak mampu bersuara
Aku terlalu khawatir hatiku akan terluka
Aku terlalu khawatir aku akan membuka lukaku lagi
Aku takut ia tahu apa yang ku rasakan
Aku pun takut kau kecewa atas keegoisanku
Aku bukan tak mau jujur
Tapi aku terlalu malu untuk jujur
Aku malu pada diriku yang malu
Aku malu pada hatiku yag rapuh
Aku takut ia tahu kalau aku malu
Aku pun takut kau tahu kalau aku malu padamu
Aku bukan takut akan cinta
Tapi aku takut cinta ini menyakitiku
Aku takut cinta ini melukaiku
Aku takut kau tahu, kalau aku tak bisa berhenti mencintamu
Tagas: puisi rapuh, puisi cinta, puisi hati, puisi malu, puisi sayu, puisi takut, puisi jujur, love poem, love poems
Incoming search terms:
- puisi jujur
- contoh puisi jujur
- contoh puisi kejujuran
- puisi jujur terbaru 2011
- puisi-jujur
- puisi tersenyum dalam menangis
- Puisi Kejujuran Karya Chairil Anwar
- puisi jujur pendek
- puisi cinta pertama dan terakhir
- puisi cinta pendek kejujuran
Categories: Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat
Posted on 23 June 2009 by
admin
Judul: Balada Kapelaku
(bintang paling terang dalam susunan bintang auriga)
Karya: Mega Diza
Seperti Kemala, di kemit pekat
Rampas waktu sejenak,
Untuk melinangkan air mata.. .
Apakah harus menanti hujan ?
Agar bumi basah tuk sejenak saja.
Siasati kemauan rasa, rasa sakral yang tabu.
Lampion kecil terhempas ke pantai
Telacak pasir pantai, ombak menyapa perih.
“mengapa kau kejar sesuatu yang tak mungkin kau dapatkan?”
Lantunan harmoniku cukup mjenjawab smua teki2 alam.
Historisitas cinta dulu, hilang tanpa bukti
Intimasi karisma kusut masai
Keramat kasih maras sudah
Nostalgia itu amat pesam
Rasaku ramu jadi satu.
Daku dini tuk ditanya.
Incoming search terms:
- puisi balada
- puisi balada chairil anwar
- contoh puisi balada karya chairil anwar
- balada puisi
- puisi tentang balada
- puisi balada karya chairil anwar
- pengertian puisi balada
- puisi-puisi balada
- puisi bertema balada
- puisi penghijauan
Categories: Puisi Malam, Puisi Sahabat, Sajak Syair
Posted on 18 December 2008 by
admin
Adalah kita insan biasa
Telah lahir di alam dunia
Sering sahaja membuat khilaf
Sama-sama berkelana
Sekeping hati dan segunung cabaran
Ada menanti dihujung sana!
Tangan dihulur…maaf dipinta
Lalu lahirlah satu ucapan
Penuh keikhlasan nada kesayuan….
Selamat hari raya idul fitri
Maaf dzahir dan bathin….!
Terdengar laungan takbir yang indah menyerlah
Terkedu isi dada menyerah pasrah
Air-mata berguguran…
Berlutut memohon keampunan…
Pada yang Satu….
Sesama insan.
Apa yang sudah….?
Adalah sebuah kenangan kemanusian
Dan sebuah kehidupan
Mengharapkan pelukan
Dari bayangan kasih sayang dan ampunan
Yang abadi…!
Incoming search terms:
- berapa suhu kelembaban dan penyinaran matahari yg diperlukan untuk keberhasilan teknik sambung dini pada karet
- contoh puisi gunung dalam bahasa jawa
- GAP TANAMAN HIAS BATANG
- Menanam padi dg cara disebar musim gaduh
Categories: Puisi Umum