Posted on 29 March 2011 by
admin
Puisi Ratap Hani Teraniaya oleh asmarani
Hari teras sunyi di hati,
Mata menatap dgn alunan perih,
Sepi temani diri dan hari,
Ingin pergi Tak kuasa Hadapi Emosi
Ya alloh
Bimbingku senantiasa di jlnmu
Jauhkan dari godaan Syetan
Ampuni tindakan yg kulakukan
ingin kembali kepelukanmu
Bermanja dan mengadu kpdmu
Apda daya ku hanya kecil di matamu
Namun kupercaya akan kebesaranmu ya alloh
Incoming search terms:
- sajak sedih dan penuh ratapan
- puisi ratapan hati
- askep anak teraniaya
- puisi ratapan untuk anak
- puisi tahun 2010
- puisi teraniaya
- puisi seorang yg teraniaya
- puisi sedih ratapan diri
- puisi rumi
- puisi untuk sahabat yg teraniaya
Categories: Alunan Puisi, Puisi Doa, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Penantian, Puisi Rumi, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Tahun Baru
Posted on 21 January 2011 by
admin
aku ada disini
diantara penghujung waktu
terus dan terus menyelusuri
dari ujung ke ujung sepi
aku masih disini
bersama waktu waktu yang kabur
hingga sampai saat ini
senja pun telah uzur
tetap disini
kian sepi
waktu pun membisu
tiada kata yang mampu ku kutip
masih saja di sini
tak beranjak sama sekali
terdiam dan tergugu
semua serba kelu
Incoming search terms:
- pencitraan puisi
- puisi Khalil Gibran dan parafrasanya
- puisi sungai yang indah
- aku tersenyum diatas perih dan tertawa diantara luka puisi
- home puisi kenangan kahlil gibran sajak cinta puisi perpisahan puisi cinta puisi persahabatan puisi rindu puisi chairil anwar - senja di pelabuhan kecil
- puisi judul tawa
- puisi umum dengan pencitraan
- sajak kau membuat aku bingung
- sajak sajak zikri chania
Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Islami, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Umum
Posted on 22 December 2010 by
admin
Judul: Ibu
Oleh: Ahmad Sholihin
Ibu…..
ketika ku mengingatmu
ku terasa sepi
karna jauh dari tempat tinggalmu
jauhmu tak bisa menghapus atas jasamu
yang sungguh mulia
ku menerawang melalui sinar mentari
yang menerobos celah bilik yang sempit
anginpun menghantarkan rinduku pada ibu
rindu yang berisikan doa dan asa
Ibu….
maafkanlah
ku tak bisa bertemu
agar kau sehat selalu
asamu tak munkin terhutung
dau-daun dan lautanpun tak cukup dijadikan bahan baku tuk dijadikan bahan baku mencatat jasa-jasamu
aku selalu ingat dan merasakan
belaianmu yang masih hangat
Ibu…
ketika ku mengingatmu
ku terasa sepi
karna jauh dari tempat tinggalmu
jauhmu tak bisa menghapus atas jasamu
yang sungguh mulia
ku menerawang melalui sinar mentari
yang menerobos celah bilik yang sempit
anginpun menghantarkan rinduku pada ibu
rindu yang berisikan doa dan asa
Ibu….
maafkanlah
ku tak bisa bertemu
agar kau sehat selalu
asamu tak munkin terhutung
dau-daun dan lautanpun tak cukup dijadikan bahan baku tuk dijadikan bahan baku mencatat jasa-jasamu
aku selalu ingat dan merasakan
belaianmu yang masih hangat
Incoming search terms:
- puisi pendek untuk ibu
- puisi singkat tentang ibu
- puisi pendek tentang ibu
- puisi pendek ibu
- puisi laut
- puisi singkat ibu
- puisi sederhana untuk ibu
- puisi bersajak laut
- puisi pendek
- puisi singkat untuk ibu
Categories: Puisi Cinta, Puisi Doa, Puisi Harapan, Puisi Pahlawan, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Semangat
Posted on 6 January 2010 by
admin
Judul: Sang Primadona
Oleh: Fiza Haq
aku…
kesendirian ini selalu menggerogoti tubuhku
kesepian terus mencoba melobangi jiwaku
perih yang kurasa menusuk sampai ke tulangku
terbang di antara angan
desir ombak pun mengayuh untuk terus menggebu
asa kini menjadi butiran pasir berdebu
hitam kini bercampur menjadi kelabu
sakit yang ku rasa telah menjadi ngilu
percuma aku merindu
kau takkan akan pernah menjemputku
air salju sudah membeku
takkan ada lagi sepatah kata untukku
wahai kawanku
duduk , termangu menunggumu
itu sudah nasibku
kini kelabu menutupi kisahku
melayang jiwaku
terbang besama mimpi yang tak kan kembali
itulah aku…
hanya ini puisi dariku
puisi basah tercipta hanya untuk sangmu Primadona
Incoming search terms:
- puisi tentang mimpi
- sajak mimpi sedih
- contoh puisi mimpi
- judul puisi mimpi
- makna puisi mimpi yang hilang
- puisi hidup penuh dengan mimpi
- puisi kehidupan terasa sakit
- sejarah gangguan kafir quraisy kepada sahabat pdf
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Umum
Posted on 30 December 2009 by
admin
Judul: Tersenyum di atas air mata yang sepi
Oleh: Amelia Fitriana
hari-hari ku yang sepi…
telah membawa hidupku dalam kesedihan..
canda tawa yang dulu ada..
telah terbawa jauh oleh rasa cintaku padamu…
aku hanya bisa berharap..
kau akan tau dan mengerti…
memahami dan merasakan apa yang aku rasakan..
dan membawa kembali senyuman untuk ku…
senyuman yang dulu kau bawa bersama cintaku…
tapi ada satu hal yang selalu aku takutkan…
kau tak pernah merasakan apa yang aku rasakan..
kau hanya menganggapku sebagai teman..
itu yang selalu membuatku merasa sepi…
tak mengungkapkan apa yang aku rasakan selama ini…
rasa cinta yang terpendam di dasar lubuk hati..
itu yang selalu membuatku tersenyum saat kau bahagia..
melihat kau bersama dia yang kau cintai…
dan dia itu bukan aku…
mungkin memang aku tersenyum bahagia…
tapi sebenarnya hatiku menangis…
menyadari bahwa cintamu bukan untuk ku…
tapi aku akan tetap tersenyum bahagia…
karna bahagiamu bahagia ku juga….
by:_”chanmel loverz 250809″_
Tags: puisi sepi, puisi sedih, puisi canda dan tawa, puisi cintaku, puisi ketakutan, puisi senyum, puisi bahagia, puisi lubuk hati
Incoming search terms:
- puisi ketakutan
- puisi rintian sajadah
- puisi lubuk hati
- puisi tetap tersenyum
- puisi senyuman
- puisi senyuman dlm luka
- puisi tersenyum lah dalam menanggis
- puisi_lubuk hati
- rintian jiwa
- senyum diatas luka puisi
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Umum
Posted on 26 October 2009 by
admin
Judul: Dalam kegelapan malam..
Oleh: Rahmat Halim
Dalam kegelapan malam..
Kumendengar gemericik air yang menenangkan jiwa
Membentuk sebuah simponi alam dalam kegelapan
Seperti memainkan lagu sendu
Diantara kekosongan hatiku
Dalam kegelapan malam ..
Kurindukan mentari dengan cahayanya yang sombong
Merasuk masuk kedalam jendela kaca
Mengirimkan sinyalnya akan datangnya pagi
Menghentikan alur dari mimpi indah tentangmu
Dalam kegelapan malam..
Kumainkan jemariku pada sebuah gitar tua
Diiringi angin yang bersiul diantara hamparan rumput kering
Bersama nyanyian jangkrik yang begitu sempurna
Lalu dari situ kubuat sebuah bait lagu indah tentangmu
Dalam kegelapan malam..
Kumenatap ribuan bintang
Dengan sinarnya yang begitu indah
Yang menari diantara cahaya bulan separuh purnama
Membuatku teringat akan senyumanmu
Yang terus membayangi di alam sadarku
Didalam kegelapan malam..
Kutermangu dibuai mimpi
Mimpi akan datangnya seorang bidadari
Lalu menyapaku dengan senyumannya yang suci
Dan membawaku terbang jauh ke dasar hati
Membebaskan diriku dari segala rasa sepi
puisi malam, syair malam, puisi cinta, syair cinta, sajak cinta, sajak malam, puisi malam
Incoming search terms:
- puisi kegelapan
- syair kegelapan
- syair bebas
- puisi kegelapan jiwa
- puisi kegelapan malam
- syair orang tua
- syair untuk orang tua
- puisi cahaya kecil di kegelapan pekat
- puisi cahaya di kegelapan malam
- dalam kegelapan
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Umum, Sajak Cinta, Sajak Syair
Posted on 12 October 2009 by
admin
Judul: Puisi Kehidupan
From: “Rahmat Halim”
Guratan nasib terukir di dalam sebuah lembaran
Sunyi, senyap, sedih, silih bergantian
Menghiasi hari seperti mengolok
Membuka sisi kelam di sebuah kehidupan
Tak punya arti jiwa ini tercipta
Berkelumit dengan indahnya dunia fana
Tertawa terbahak melihatnya
Tangisan rintih jiwa menjalaninya
Kemanakah jiwa harus pergi
Meninggalkan hari-hari yang sepi
Menjalani hidup yang lebih berarti
Mengusir rasa sedih yang ada di hati
Tuk menjadi hamba yang lebih diberkati
Cinta datang membawa arti tenang
jiwa hilang telah kembali pulang
kenangan kelam tersibak oleh cahaya terang
seakan surga yang tiba-tiba datang
mimpi…
Apakah semua itu buah dari sebuah mimpi
apakah semua yang telah kulalui ini hanya sebuah ilusi
mimpikah jiwa yang ingin mempunyai arti
oh, sungguh pantaskah meratapi sebuah mimpi
Kekosongan yang belum sempat dijalani
Namun akhirnya satu hal yang hamba sadari
Jiwa dicipta bukan untuk bermimpi, jiwa dicipta untuk mengejar mimpi
Membuat sebuah ilusi mempunyai arti
Sampai datang panggilan ILLAHI
Incoming search terms:
- puitis kehidupan
- puisi untuk anakku tersayang
- puisi untuk anak tersayang
- puisi buat anak
- syair kehidupan
- puisi buat anak tersayang
- puisi kehidupan sedih
- puisi anak tema pendidikan
- puisi tentang kehidupan sehari-hari
- puisi anak nusantara
Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Umum, Sajak Syair
Posted on 12 October 2009 by
admin
Judul: Puisi Kehidupan
From: “Rahmat Halim”
Guratan nasib terukir di dalam sebuah lembaran
Sunyi, senyap, sedih, silih bergantian
Menghiasi hari seperti mengolok
Membuka sisi kelam di sebuah kehidupan
Tak punya arti jiwa ini tercipta
Berkelumit dengan indahnya dunia fana
Tertawa terbahak melihatnya
Tangisan rintih jiwa menjalaninya
Kemanakah jiwa harus pergi
Meninggalkan hari-hari yang sepi
Menjalani hidup yang lebih berarti
Mengusir rasa sedih yang ada di hati
Tuk menjadi hamba yang lebih diberkati
Cinta datang membawa arti tenang
jiwa hilang telah kembali pulang
kenangan kelam tersibak oleh cahaya terang
seakan surga yang tiba-tiba datang
mimpi…
Apakah semua itu buah dari sebuah mimpi
apakah semua yang telah kulalui ini hanya sebuah ilusi
mimpikah jiwa yang ingin mempunyai arti
oh, sungguh pantaskah meratapi sebuah mimpi
Kekosongan yang belum sempat dijalani
Namun akhirnya satu hal yang hamba sadari
Jiwa dicipta bukan untuk bermimpi, jiwa dicipta untuk mengejar mimpi
Membuat sebuah ilusi mempunyai arti
Sampai datang panggilan ILLAHI
Incoming search terms:
- contoh puisi balada kehidupan
- puisi kehidupan sehari hari
- contoh-contoh puisi laut
- kumpulan puisi balada kehidupan
- contoh2 puisi kehidupan
- puisi kehidupan sehari-hari
- puisi tentang balada kehidupan
- puisi tentang kehidupan sehari hari
Categories: Alunan Puisi
Posted on 2 October 2009 by
admin
JUDUL SENJA DIATAS KURSI
SAJAK-SAJAK ARI DWI PUSPITA
Di pantai
Pantai selatan begitu merdu senandungkan debur ombaknya
dua anak manusia larut dalam gemuruh rasa
senja memulas batas laut
malam pun menunjukkkan larut
Jogjakarta, 15 okt 2008
Pergilah
Pinggir pantai beratapkan langit yang cerah
cewek hitam manis berhiaskan lampu-lampu kecil
alunan lembut debur ombak dan sepoi angin menjelang senja
di sana dan di sini
Jogjakarta, 15 okt 2008
Sepi
Seindah bulan purnama
sesejuk embun pagi
tetapi kemudian berganti
gelap mulai menemani
Jogjakarta, 15 okt 2008
Incoming search terms:
- puisi bersajak abab
- puisi sahabat bersajak abab
- kumpulan puisi bersajak abab
- puisi persahabatan bersajak abab
- puisi persahabatan bersajak
- puisi keadaan alam
- puisi tentang keadaan alam
- puisi bersajak ab-ab
- puisi bersajak a-b-a-b
- puisi sajak abab
Categories: Alunan Sajak
Posted on 3 July 2009 by
admin
Judul: Firasat
Oleh: Rahmatan Idul
Titik-titik hujan
Menggelayut di antara tangkai-tangkai hati
Perlahan, jatuh di atas pucuk-pucuk asa
Yang kuncup memendam putik-putik setia
Dan benang-benang nestapa
Dalam kelopak-kelopak kerinduan
Ada yang tak biasa dengan rintik ini
Tak sedikit pun tampak olehku mendung yang membingkai
atau pelangi yang memudar sepi
Kecuali senyuman angin pada sepasang awan yang beranjak pergi
Mungkin ku Cuma berfirasat
Atau ini sebuah hasrat?
Entahlah…
Aku seolah tak peduli pada rintik ini
Rintik yang mungkin nanti kan menusukku dengan sejuta duri
Ku hanya ingin
melukis segores cinta di tiap ufuk hatinya
Agar selaksa bahagia
Mekar bersama senyuman sang mentari
Di penghujung Fajar nanti
Tags: puisi keinginan, puisi harapan, puisi asa, puisi mendung, puisi cinta, cinta puisi, cinta dan keinginan, harapan dan keinginan
Incoming search terms:
- puisi-puisi tentang alam
- puisi senyum bocah
- puisis tentang alam
- puisi senyum pagi
- sajak senyum fajar
- puisi senyum pagi mendung
- Puisi senyum di malam hari
- contoh puisi puisis pepohonan
- puisi sayup-sayup malam dengan senyum
- puisi puisi alam
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Semangat, Puisi Umum