Search Results   puisi sepi hati ini | Sastra Nusantara

Tersenyum di atas air mata yang sepi

Posted on 30 December 2009 by (0) Comment

Judul: Tersenyum di atas air mata yang sepi
Oleh: Amelia Fitriana

hari-hari ku yang sepi…
telah membawa hidupku dalam kesedihan..
canda tawa yang dulu ada..
telah terbawa jauh oleh rasa cintaku padamu…
aku hanya bisa berharap..
kau akan tau dan mengerti…
memahami dan merasakan apa yang aku rasakan..
dan membawa kembali senyuman untuk ku…
senyuman yang dulu kau bawa bersama cintaku…

tapi ada satu hal yang selalu aku takutkan…
kau tak pernah merasakan apa yang aku rasakan..
kau hanya menganggapku sebagai teman..
itu yang selalu membuatku merasa sepi…
tak mengungkapkan apa yang aku rasakan selama ini…
rasa cinta yang terpendam di dasar lubuk hati..

itu yang selalu membuatku tersenyum saat kau bahagia..
melihat kau bersama dia yang kau cintai…
dan dia itu bukan aku…
mungkin memang aku tersenyum bahagia…
tapi sebenarnya hatiku menangis…
menyadari bahwa cintamu bukan untuk ku…
tapi aku akan tetap tersenyum bahagia…
karna bahagiamu bahagia ku juga….

by:_”chanmel loverz 250809″_

Tags: puisi sepi, puisi sedih, puisi canda dan tawa, puisi cintaku, puisi ketakutan, puisi senyum, puisi bahagia, puisi lubuk hati

Incoming search terms:

  • puisi ketakutan
  • puisi rintian sajadah
  • puisi lubuk hati
  • puisi tetap tersenyum
  • puisi senyuman
  • puisi senyuman dlm luka
  • puisi tersenyum lah dalam menanggis
  • puisi_lubuk hati
  • rintian jiwa
  • senyum diatas luka puisi

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Umum



Puisi Kehidupan

Posted on 12 October 2009 by (3) Comment

Judul: Puisi Kehidupan
From: “Rahmat Halim

Guratan nasib terukir di dalam sebuah lembaran
Sunyi, senyap, sedih, silih bergantian
Menghiasi hari seperti mengolok
Membuka sisi kelam di sebuah kehidupan

Tak punya arti jiwa ini tercipta
Berkelumit dengan indahnya dunia fana
Tertawa terbahak melihatnya
Tangisan rintih jiwa menjalaninya

Kemanakah jiwa harus pergi
Meninggalkan hari-hari yang sepi
Menjalani hidup yang lebih berarti
Mengusir rasa sedih yang ada di hati
Tuk menjadi hamba yang lebih diberkati

Cinta datang membawa arti tenang
jiwa hilang telah kembali pulang
kenangan kelam tersibak oleh cahaya terang
seakan surga yang tiba-tiba datang

mimpi…
Apakah semua itu buah dari sebuah mimpi
apakah semua yang telah kulalui ini hanya sebuah ilusi
mimpikah jiwa yang ingin mempunyai arti

oh, sungguh pantaskah meratapi sebuah mimpi
Kekosongan yang belum sempat dijalani

Namun akhirnya satu hal yang hamba sadari
Jiwa dicipta bukan untuk bermimpi, jiwa dicipta untuk mengejar mimpi
Membuat sebuah ilusi mempunyai arti
Sampai datang panggilan ILLAHI

Incoming search terms:

  • puitis kehidupan
  • puisi untuk anakku tersayang
  • puisi untuk anak tersayang
  • puisi buat anak
  • syair kehidupan
  • puisi buat anak tersayang
  • puisi kehidupan sedih
  • puisi anak tema pendidikan
  • puisi tentang kehidupan sehari-hari
  • puisi anak nusantara

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Umum, Sajak Syair



Puisi Kehidupan

Posted on 12 October 2009 by (0) Comment

Judul: Puisi Kehidupan
From: “Rahmat Halim

Guratan nasib terukir di dalam sebuah lembaran
Sunyi, senyap, sedih, silih bergantian
Menghiasi hari seperti mengolok
Membuka sisi kelam di sebuah kehidupan

Tak punya arti jiwa ini tercipta
Berkelumit dengan indahnya dunia fana
Tertawa terbahak melihatnya
Tangisan rintih jiwa menjalaninya

Kemanakah jiwa harus pergi
Meninggalkan hari-hari yang sepi
Menjalani hidup yang lebih berarti
Mengusir rasa sedih yang ada di hati
Tuk menjadi hamba yang lebih diberkati

Cinta datang membawa arti tenang
jiwa hilang telah kembali pulang
kenangan kelam tersibak oleh cahaya terang
seakan surga yang tiba-tiba datang

mimpi…
Apakah semua itu buah dari sebuah mimpi
apakah semua yang telah kulalui ini hanya sebuah ilusi
mimpikah jiwa yang ingin mempunyai arti

oh, sungguh pantaskah meratapi sebuah mimpi
Kekosongan yang belum sempat dijalani

Namun akhirnya satu hal yang hamba sadari
Jiwa dicipta bukan untuk bermimpi, jiwa dicipta untuk mengejar mimpi
Membuat sebuah ilusi mempunyai arti
Sampai datang panggilan ILLAHI

Incoming search terms:

  • contoh puisi balada kehidupan
  • puisi kehidupan sehari hari
  • contoh-contoh puisi laut
  • kumpulan puisi balada kehidupan
  • contoh2 puisi kehidupan
  • puisi kehidupan sehari-hari
  • puisi tentang balada kehidupan
  • puisi tentang kehidupan sehari hari

Categories: Alunan Puisi



Senja Diatas Kursi

Posted on 2 October 2009 by (0) Comment

JUDUL SENJA DIATAS KURSI
SAJAK-SAJAK ARI DWI PUSPITA

Di pantai

Pantai selatan begitu merdu senandungkan debur ombaknya
dua anak manusia larut dalam gemuruh rasa
senja memulas batas laut
malam pun menunjukkkan larut
Jogjakarta, 15 okt 2008

Pergilah

Pinggir pantai beratapkan langit yang cerah
cewek hitam manis berhiaskan lampu-lampu kecil
alunan lembut debur ombak dan sepoi angin menjelang senja
di sana dan di sini
Jogjakarta, 15 okt 2008

Sepi

Seindah bulan purnama
sesejuk embun pagi
tetapi kemudian berganti
gelap mulai menemani
Jogjakarta, 15 okt 2008

Incoming search terms:

  • puisi bersajak abab
  • puisi sahabat bersajak abab
  • kumpulan puisi bersajak abab
  • puisi persahabatan bersajak abab
  • puisi persahabatan bersajak
  • puisi keadaan alam
  • puisi tentang keadaan alam
  • puisi bersajak ab-ab
  • puisi bersajak a-b-a-b
  • puisi sajak abab

Categories: Alunan Sajak



Firasat

Posted on 3 July 2009 by (1) Comment

Judul: Firasat
Oleh: Rahmatan Idul

Titik-titik hujan
Menggelayut di antara tangkai-tangkai hati
Perlahan, jatuh di atas pucuk-pucuk asa
Yang kuncup memendam putik-putik setia
Dan benang-benang nestapa
Dalam kelopak-kelopak kerinduan

Ada yang tak biasa dengan rintik ini
Tak sedikit pun tampak olehku mendung yang membingkai
atau pelangi yang memudar sepi
Kecuali senyuman angin pada sepasang awan yang beranjak pergi

Mungkin ku Cuma berfirasat
Atau ini sebuah hasrat?

Entahlah…
Aku seolah tak peduli pada rintik ini
Rintik yang mungkin nanti kan menusukku dengan sejuta duri

Ku hanya ingin
melukis segores cinta di tiap ufuk hatinya
Agar selaksa bahagia
Mekar bersama senyuman sang mentari
Di penghujung Fajar nanti

Tags: puisi keinginan, puisi harapan, puisi asa, puisi mendung, puisi cinta, cinta puisi, cinta dan keinginan, harapan dan keinginan

Incoming search terms:

  • puisi-puisi tentang alam
  • puisi senyum bocah
  • puisis tentang alam
  • puisi senyum pagi
  • sajak senyum fajar
  • puisi senyum pagi mendung
  • Puisi senyum di malam hari
  • contoh puisi puisis pepohonan
  • puisi sayup-sayup malam dengan senyum
  • puisi puisi alam

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Semangat, Puisi Umum



Malamku tanpamu

Posted on 19 December 2008 by (1) Comment

Tanpamu..
malam ini terasa sepi sekali.
hanya sesekali suara jangkrik memecah kebisuan.
Kadang nyaring. menyentak lamunanku.
Kadang pilu. menggugah sudut hatiku.
Mengusik segala diamku. Kembalikan kenangan waktu itu.
Saat-saat kau ada bersamaku….

Suara rintik-rintik air hujan itu..
mengikuti detak-detak jantungku. terasa semakin bernada.
seakan mengajakku melangkah untuk berdansa.
satu… dua… satu.. dua…
aku berdansa. berputar. menari.
dalam irama ilusi. aku semakin asyik bermimpi…

Aku terus menari. terbang. melayang.
sampai menembus gumpalan awan. halus. lembut.
tersentuh oleh ujung-ujung jariku.
putih. biaskan cahaya indah di pelupuk mataku.

Aku terus menari. menghibur diri. mengisi sepi.
mengukir rasa pada hari-hari ini. tanpamu.
aku tenggelam dalam nadaku.
terlarut dalam rangkaian kata-kataku.

Aku terus menari. dan akan tetap menari.
sampai kau datang mengganti.
sampai kau kembali mengusir malam yang sepi…

Saat Kehilangan DIrimu!!!

Mavec@yahoo.com
Puisi cinta dari : alinX

Incoming search terms:

  • kata sepi tanpamu
  • malamku
  • puisi malamku
  • kata kata sepi tanpamu
  • kata-kata sepi tanpamu
  • malam ini terasa sepi tanpamu
  • puisi dalam diam aku masih mencintaimu
  • puisi malam sepi
  • puisi malamku sepi tanpamu
  • puisi islami tidurlah kasih

Categories: Puisi Cinta



Kepastian Bagiku

Posted on 19 December 2008 by (0) Comment

Dalam tiap hembusan malam, aku termenung
Teriang akan sesuatu yang tak lagi rahasia
Ketika aku tersadar bahwa itu hanya sebuah mimpi
Aku terkatung-katung mengingat semua yang telah lampau
Kau hadir untuk menemani sepi
Kau datang dengan segenggam harapan
Kemudian kaupun menghilang dengan sejuta sesak di dada
Aku ingin pergi dari sisimu, dari bayangmu dan dari hidupmu
Namun aku tak pernah bisa
Sungguh tak adil bagiku rasa ini aku pendam untuknya
Aku bersungguh mencintainya
Tapi bukan ingin sekedar memilikinya
Karena rasa ini adalah suci
Karena rasa ini pula adalah benci
Dengan harap dan doa aku meminta
Tepiskanlah segala resah, jika itu adalah semu
Maka kuatkanlah hati jika semua itu pasti

Puisi cinta dari : Pemanis_Cinta

Incoming search terms:

  • efektivitas trichogramma
  • pemanasan cekaman pada suhu tinggi tanaman kopi
  • Puisi Kau sentuh Qalbu ku

Categories: Puisi Cinta



Sulitnya Hati Bicara

Posted on 19 December 2008 by (0) Comment

Tuhan…tolonglah aku
Cinta ini semakin sulit untuk aku lupakan
Rasa demi rasa yang erpendam takan mudah hati bicara
Akankah raga ini sanggup menompang
Semua derita hatiku

Mengapa kau hadirkan cinta ini untukku
Cinta diatas perbeddaan yang tak mampu ku raih
Sejenak, ketika diriku terdiam
Sepintas teringat diriku hanya bisa tersenyum
Saat kuingat kenangan bersamanya

Semakin lama rasa ini semakin menusuk hatiku
Bayang-bayang semu dirinya
Kerap kali dating dalam heningnya hatiku
Tapi…jika aku tersadar akan keadaanku
Perih yang datang begitu menyayat hatiku

Ingin kulupakan semuanya
Tapi hati tak pernah bisa
Jika dia hadir bersamaku
Semakin tak luput cinta ini untuknya

Kini entah sampai kapan
Diriku terbiasa untuk mengenangnya
Mengenang ddan hanya mengenang
Semua cerita hitam dan putih
Yang pernah aku alami

Puisi cinta dari : Pemanis_Cinta

Incoming search terms:

  • derita hatiku

Categories: Puisi Cinta



Dimana Dirimu

Posted on 19 December 2008 by (1) Comment

hari-hari ku slalu brjalan
ku tunggu hadir mu
dari saat kamu pergi
hingga saat ini

banyak kabar dr dunia ku ttg Mu
dr tema2 kita…
dan anginpun slalu ngirim kabar untukku
namun wajah mu tak kunjung di depan ku

banyak mimpi di malam tidur ku…
banyak lamunan di siang hari
banyak kenangan saat aq belajar
banyak rindu disaat sepi

hati ku
pilu
terluka dalam
tergores oleh memori silam

ku coba berjalan dengan dunia baru ku
berharap bisa melupakan diriMu
ku tetap mengayunkan langkah ku
tanpa menoleh kebelakang ku

ku titi tangga ke atas mencapai harapan
di tengah perjalanan “aq tidak yakin”
aq ttp berjalan dengannya “tp aq ttp tidak yakin”

Ku jalani dunia baru
namun slalu buat perbandingan antara U dan dia
banyak teguran yg kudapat
banyak nasehat yg terdengar

“LUPAKAN MASA LALUMU supaya KAMU TIDAK TERLUKA”

6 tahun silam qt terpisah
1 tahun 2 minggu lalu aq dengar suaraMu
tidak ada kepastian akan kabar angin yg terdengar

hingga kini engkau ttp ku nanti
menanti untuk menjawap pertanyaan yg akan ku lontarkan
beranikan lah dirimu untuk harir di hadapan ku

supaya lukaku terobati
supaya aq bisa berjalan dgn yang lain
supaya engkau tidak terjerat
supaya tidak ada lagi hati yang terluka
karena aq slalu menantimu

Puisi cinta dari : as3_heart

Incoming search terms:

  • puisi dimana dirimu
  • puisi lupakan masa lalumu
  • puisi dimanakah dirimu

Categories: Puisi Cinta



Secarik Surat Cinta

Posted on 15 December 2008 by (0) Comment

Derita ini seolah membuatku tenggelam dalam keputusasaan. Kerinduanku yg begitu sarat ,tak tahu kemana aku harus labuhkan. Paling tidak aku hanya bisa menenggelamkan jangkar agar perahu
rindutidak pergi kemana-mana . Aku ingin mengarungi samudra rindu dan kasih sayangdenganmu,..jelasnya aku ingin menikahimu …..(Cindy Ayu F-Solo)

Seperti saat ini, Kesepian amat mencekam hatiku. Aku berharap dirimu mau menerima kasih dan sayangku lagi. Oh,..betapa bahagianya hatiku seandainya itu sungguh-sungguh terjadi. Tapi khayalan tetaplah khayalan bila tak disertai usaha untuk menjadikannya kenyataan. Aku merindukanmu………(Nadya-Solo).

Incoming search terms:

  • kumpulan surat cinta anak sastra
  • kumpulan surat cinta romantis
  • kumpulan surat cinta singkat
  • kumpulan surat menyatakan cinta
  • kumpulan surat menyatakan suka
  • surat cinta islami romantis
  • surat cinta pendek
  • surat cinta romantis singkat
  • Syair romance

Categories: Sajak Syair