Search Results   puisi sepi hujan | Sastra Nusantara

Firasat

Posted on 3 July 2009 by (1) Comment

Judul: Firasat
Oleh: Rahmatan Idul

Titik-titik hujan
Menggelayut di antara tangkai-tangkai hati
Perlahan, jatuh di atas pucuk-pucuk asa
Yang kuncup memendam putik-putik setia
Dan benang-benang nestapa
Dalam kelopak-kelopak kerinduan

Ada yang tak biasa dengan rintik ini
Tak sedikit pun tampak olehku mendung yang membingkai
atau pelangi yang memudar sepi
Kecuali senyuman angin pada sepasang awan yang beranjak pergi

Mungkin ku Cuma berfirasat
Atau ini sebuah hasrat?

Entahlah…
Aku seolah tak peduli pada rintik ini
Rintik yang mungkin nanti kan menusukku dengan sejuta duri

Ku hanya ingin
melukis segores cinta di tiap ufuk hatinya
Agar selaksa bahagia
Mekar bersama senyuman sang mentari
Di penghujung Fajar nanti

Tags: puisi keinginan, puisi harapan, puisi asa, puisi mendung, puisi cinta, cinta puisi, cinta dan keinginan, harapan dan keinginan

Incoming search terms:

  • puisi-puisi tentang alam
  • puisi senyum bocah
  • puisis tentang alam
  • puisi senyum pagi
  • sajak senyum fajar
  • puisi senyum pagi mendung
  • Puisi senyum di malam hari
  • contoh puisi puisis pepohonan
  • puisi sayup-sayup malam dengan senyum
  • puisi puisi alam

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Semangat, Puisi Umum



Mawar

Posted on 3 July 2009 by (0) Comment

Judul: Mawar
Oleh: Puas Adi Saputro

Dalam sedih ku berbunga
nyata sebuah penantianku
tuk lukiskan wangi hingga durimu…

Tersirat surat cinta layaknya paras menggoda
yang itu takkan tanam luka
yang mungkin satu tangis kan slalu menemani…

Tapi, aku pun sendiriku
slalu dan akan sambut setiap hadirmu
walau hanya sehembus bayang-bayang pilu
walau kan hujam jantungku dengan rindu pesonamu…..

Tags: Puisi Mawar, Puisi Cinta, Puisi Kenyataan, puisi penantian, puisi sendiri, puisi sepi, puisi hujan, puisi rindu

Incoming search terms:

  • syair lukaku karenamu
  • puisi cinta alam
  • puisi kesepian pendek dan singkat
  • syair cinta alam

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Umum



Malamku tanpamu

Posted on 19 December 2008 by (1) Comment

Tanpamu..
malam ini terasa sepi sekali.
hanya sesekali suara jangkrik memecah kebisuan.
Kadang nyaring. menyentak lamunanku.
Kadang pilu. menggugah sudut hatiku.
Mengusik segala diamku. Kembalikan kenangan waktu itu.
Saat-saat kau ada bersamaku….

Suara rintik-rintik air hujan itu..
mengikuti detak-detak jantungku. terasa semakin bernada.
seakan mengajakku melangkah untuk berdansa.
satu… dua… satu.. dua…
aku berdansa. berputar. menari.
dalam irama ilusi. aku semakin asyik bermimpi…

Aku terus menari. terbang. melayang.
sampai menembus gumpalan awan. halus. lembut.
tersentuh oleh ujung-ujung jariku.
putih. biaskan cahaya indah di pelupuk mataku.

Aku terus menari. menghibur diri. mengisi sepi.
mengukir rasa pada hari-hari ini. tanpamu.
aku tenggelam dalam nadaku.
terlarut dalam rangkaian kata-kataku.

Aku terus menari. dan akan tetap menari.
sampai kau datang mengganti.
sampai kau kembali mengusir malam yang sepi…

Saat Kehilangan DIrimu!!!

Mavec@yahoo.com
Puisi cinta dari : alinX

Incoming search terms:

  • kata sepi tanpamu
  • malamku
  • puisi malamku
  • kata kata sepi tanpamu
  • kata-kata sepi tanpamu
  • malam ini terasa sepi tanpamu
  • puisi dalam diam aku masih mencintaimu
  • puisi malam sepi
  • puisi malamku sepi tanpamu
  • puisi islami tidurlah kasih

Categories: Puisi Cinta