Posted on 4 June 2011 by
admin
Judul: Lelah Menantimu Kembali
Oleh: “isye kusnia”
Disetiap waktu aku melangkah
Disetiap detik aku menjalani semua
Disrtiap harapan aku pendam
Disetiap waktu kuberpikir
Walau hati ini tak pernah dirasakan dia
Tapi aku sudah lelah dengan pengorbananku ini
Biarlah ini menjadi sebuah kenangan
Yang akan ku ingat saat aku merindukanmu
Incoming search terms:
- Puisi ilmu
- kumpulan puisi lama
- puisi tentang ilmu
- puisi lelah
- puisi rindu ibu
- contoh puisi tentang ilmu
- puisi ilmu pendidikan
- contoh kumpulan puisi terikat
- judul puisi lama
- kumpulan puisi tentang ilmu
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Penantian
Posted on 21 January 2011 by
admin
Demi kesetiaan..
Buang jauh keraguanmu.
Jangan pernah berpikir aku akan berpaling
Karna itu akan membuatmu resah..
Tuanglah anggur putih ketulusan,
Sebagai jamuan penghormatan suci.
Dialtar pengabdian cinta sejati,
meski getir menantimu..
bukankah kita tau..
tak ada keutamaan dalam bercinta,
selain derita yang mesti dimengerti
dan demi kesetiaan…,
ku persembahkan hatiku untukmu
meski Tanya menggelitik hati ini,
salahkah aku jika pergi ‘tuk memiliki…???
Puisi Kesetiaan Cinta : radenbeletz.com
Incoming search terms:
- kata kata kesetiaan
- kata kesetiaan
- kata kata kesetiaan cinta
- puisi kesetiaan
- Puisi tentang kesetiaan
- puisi kesetian
- kata-kata kesetiaan
- kata kesetiaan cinta
- puisi setia
- kata kata tentang kesetiaan
Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Pahlawan, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Umum
Posted on 23 December 2010 by
admin
Penantian Tiada Arti
matahari menyinari kamar ini
ku dengar kokok ayam menyambut pagi
setiap hari selalu begini
menanti dan menanti lagi
ku matikan televisi ku
ku benahi ranjang kecil ku
ku tata ruang kamar ku
ku buang sampah makanan ku
ku pergi ke kamar mandi
membersihkan diri ini
juga menggosok gigi
tak lupa ku makan pagi
menanti kehadiranmu ke sini
mungkin kah itu hanya mimpi
atau hanya harapan yg dingin
yg tak kan pernah ku miliki
telpon dari mu cukup membuat ku tersenyum
tersenyum kagum melihat kau peduli thd ku
walau sedetik aku mendengarkan suaramu
cukup untuk senyum 1 menit ku
ku hanya berharap
semoga kau sehat-sehat saja
krn ku membutuhkan perhatian mu
krn ku sayang kepada mu
http://www.bayumukti.com/puisi-di-hari-valentines/
Incoming search terms:
- puisi perhatian
- puisi tentang perhatian
- Puisi butuh perhatian
- kumpulan puisi makanan
- puisi perhatian cinta
- puisi masakan nusantara
- puisi ingin perhatian
- kumpulan puisi perhatian
- pusis tentang perhatian
- puisi kurang perhatian mu
Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Valentine
Posted on 15 October 2009 by
admin
Judul: Kau bukan Aku
Oleh: “nayla nuha”
Kamu bukan aku
Rasaku bukan juga rasamu
pikiranku bukanlah pikiranmu
aku bukan kamu
yang setiap saat
bisa mendapat cinta
kamu bukan aku
yang selalu setia
menanti cita
aku bukan kamu
tak selalu berucap
tapi bukan dari hati
kamu bukan aku
yang selalu
memaknai rasa segenap jiwa
kau bukan cerminku
aku bukan lautmu
Puisi engkau, puisi aku, puisi cinta, puisi setia, puisi penantian, puisi cermin, puisi laut, puisi alam
Incoming search terms:
Categories: Alunan Puisi, Friendship Poems, Love Poems, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sedih, Sajak Cinta, Sajak Syair
Posted on 14 December 2008 by
admin
Penulis : Habiburrahman El Shirazy
“Kini tiba saatnya kita semua mendengarkan nasihat pernikahan untuk kedua mempelai yang akan disampaikan oleh yang terhormat Prof. Dr. Mamduh Hasan Al-Ganzouri . Beliau adalah Ketua Ikatan Dokter Kairo dan Dikrektur Rumah Sakit Qashrul Aini, seorang pakar syaraf terkemuka di Timur Tengah, yang tak lain adalah juga dosen kedua mempelai. Kepada Professor dipersilahkan. …”
Suara pembawa acara walimatul urs itu menggema di seluruh ruangan resepsi pernikahan nan mewah di Hotel Hilton Ramses yang terletak di tepi sungai Nil, Kairo.
Seluruh hadirin menanti dengan penasaran, apa kiranya yang akan disampaikan pakar syaraf jebolan London itu. Hati mereka menanti-nanti mungkin akan ada kejutan baru mengenai hubungan pernikahan dengan kesehatan syaraf dari professor yang murah senyum dan sering nongol di televisi itu.
Sejurus kemudian, seorang laki-laki separuh baya berambut putih melangkah menuju podium. Langkahnya tegap. Air muka di wajahnya memancarkan wibawa. Kepalanya yang sedikit botak, meyakinkan bahwa ia memang seorang ilmuan berbobot. Sorot matanya yang tajam dan kuat, mengisyaratkan pribadi yang tegas. Begitu sampai di podium, kamera video dan lampu sorot langsung shoot ke arahnya. Sesaat sebelum bicara, seperti biasa, ia sentuh gagang kacamatanya, lalu…
Incoming search terms:
- kumpulan puisi tentang pendidikan
- puisi bahasa jawa tentang alam
- puisi perjuangan wanita
- puisi tentang perjuangan wanita
- contoh puisi tentang pendidikan
- puisi tentang pendidikan
- puisi ulang tahun anak
- Puisi tentang perjuangan perempuan
- puisi perjuangan perempuan
- Puisi tema pendidikan
Categories: Cerita Cinta