Search Results   puisi tahun baru | Sastra Nusantara

Puisi Tahun Baru

Posted on 30 December 2008 by (1) Comment

Walau senja belum berlabuh
Walau malam belum berakhir
Dentum Meriam bak halilintar
Langit seakan pecah menyinari bumi

Saat itu kita merenung
Saat itu datangnya gembira
Seakan meriam teriakan malam
Cahaya kembang api pecahkan malam

Ingin kutinggalkan Luka lama
Untuk menyambut senyum yang baru
Tiupan terompet sebelum fajar
Saat kurangkai sebuah syair

Selamat Tahun Baru terlepas
Untukmu yang selalu kucintai
Untukmu yang selalu kusayangi

Penyair Setia (fadlie)

Incoming search terms:

  • puisi cinta di malam hari
  • puisi cinta malam hari
  • puisi malam hari cinta
  • kata cinta malam hari
  • puisi cinta d malam hari
  • puisi baru dalam sastra
  • puisi cinta dimalam hari
  • pantun selamat malam sahabat
  • puisi cnta malam hari
  • puisi di malam hari tentang cinta

Categories: Puisi Umum



Puisi Tahun Baru

Posted on 20 December 2008 by (0) Comment

pagi ini
kalender berceceran
terompet berguguran

sehelai kenangan
terhempas
tertiup angin

dekat jam kota
yang waktunya
tak pernah lengang

Categories: Puisi Umum



Dimana Dirimu

Posted on 19 December 2008 by (1) Comment

hari-hari ku slalu brjalan
ku tunggu hadir mu
dari saat kamu pergi
hingga saat ini

banyak kabar dr dunia ku ttg Mu
dr tema2 kita…
dan anginpun slalu ngirim kabar untukku
namun wajah mu tak kunjung di depan ku

banyak mimpi di malam tidur ku…
banyak lamunan di siang hari
banyak kenangan saat aq belajar
banyak rindu disaat sepi

hati ku
pilu
terluka dalam
tergores oleh memori silam

ku coba berjalan dengan dunia baru ku
berharap bisa melupakan diriMu
ku tetap mengayunkan langkah ku
tanpa menoleh kebelakang ku

ku titi tangga ke atas mencapai harapan
di tengah perjalanan “aq tidak yakin”
aq ttp berjalan dengannya “tp aq ttp tidak yakin”

Ku jalani dunia baru
namun slalu buat perbandingan antara U dan dia
banyak teguran yg kudapat
banyak nasehat yg terdengar

“LUPAKAN MASA LALUMU supaya KAMU TIDAK TERLUKA”

6 tahun silam qt terpisah
1 tahun 2 minggu lalu aq dengar suaraMu
tidak ada kepastian akan kabar angin yg terdengar

hingga kini engkau ttp ku nanti
menanti untuk menjawap pertanyaan yg akan ku lontarkan
beranikan lah dirimu untuk harir di hadapan ku

supaya lukaku terobati
supaya aq bisa berjalan dgn yang lain
supaya engkau tidak terjerat
supaya tidak ada lagi hati yang terluka
karena aq slalu menantimu

Puisi cinta dari : as3_heart

Incoming search terms:

  • puisi dimana dirimu
  • puisi lupakan masa lalumu
  • puisi dimanakah dirimu

Categories: Puisi Cinta



Ketika Derita Mengabadikan Cinta

Posted on 14 December 2008 by (0) Comment

Penulis : Habiburrahman El Shirazy

“Kini tiba saatnya kita semua mendengarkan nasihat pernikahan untuk kedua mempelai yang akan disampaikan oleh yang terhormat Prof. Dr. Mamduh Hasan Al-Ganzouri . Beliau adalah Ketua Ikatan Dokter Kairo dan Dikrektur Rumah Sakit Qashrul Aini, seorang pakar syaraf terkemuka di Timur Tengah, yang tak lain adalah juga dosen kedua mempelai. Kepada Professor dipersilahkan. …”

Suara pembawa acara walimatul urs itu menggema di seluruh ruangan resepsi pernikahan nan mewah di Hotel Hilton Ramses yang terletak di tepi sungai Nil, Kairo.

Seluruh hadirin menanti dengan penasaran, apa kiranya yang akan disampaikan pakar syaraf jebolan London itu. Hati mereka menanti-nanti mungkin akan ada kejutan baru mengenai hubungan pernikahan dengan kesehatan syaraf dari professor yang murah senyum dan sering nongol di televisi itu.

Sejurus kemudian, seorang laki-laki separuh baya berambut putih melangkah menuju podium. Langkahnya tegap. Air muka di wajahnya memancarkan wibawa. Kepalanya yang sedikit botak, meyakinkan bahwa ia memang seorang ilmuan berbobot. Sorot matanya yang tajam dan kuat, mengisyaratkan pribadi yang tegas. Begitu sampai di podium, kamera video dan lampu sorot langsung shoot ke arahnya. Sesaat sebelum bicara, seperti biasa, ia sentuh gagang kacamatanya, lalu…

Incoming search terms:

  • kumpulan puisi tentang pendidikan
  • puisi bahasa jawa tentang alam
  • puisi perjuangan wanita
  • puisi tentang perjuangan wanita
  • contoh puisi tentang pendidikan
  • puisi tentang pendidikan
  • puisi ulang tahun anak
  • Puisi tentang perjuangan perempuan
  • puisi perjuangan perempuan
  • Puisi tema pendidikan

Categories: Cerita Cinta



Aku Ingin Mencintaimu Dengan Sederhana

Posted on 4 December 2008 by (2) Comment

Aku memandang kalender yang terletak di meja dengan kesal. Sabtu, 30 Maret 2002, hari ulang tahun perkawinan kami yang ketiga. Dan untuk ketiga kalinya pula Aa’ lupa. Ulang tahun pertama, Aa’ lupa karena harus rapat dengan direksi untuk menyelesaikan beberapa masalah keuangan perusahaan. Sebagai Direktur keuangan, Aa’ memang berkewajiban menyelesaikan masalah tersebut. Baiklah, aku maklum. Persoalan saat itu memang lumayan pelik.

Ulang tahun kedua, Aa’ harus keluar kota untuk melakukan presentasi. Kesibukannya membuatnya lupa. Dan setelah minta maaf, waktu aku menyatakan kekesalanku, dengan kalem ia menyahut,” Dik, toh aku sudah membuktikan cintaku sepanjang tahun. Hari itu tidak dirayakan kan tidak apa-apa. Cinta kan tidak butuh upacara…”

Incoming search terms:

  • puisi aku ingin mencintaimu dengan sederhana
  • aku ingin mencintaimu dengan sederhana
  • puisi malam minggu sendiri
  • aku hanya ingin mencintaimu dengan sederhana
  • puisi kekesalan ku
  • puisi aku mencintaimu dengan sederhana
  • puisi kekesalan cinta
  • puisi tentang hobi
  • puisi sedang menunggu jawaban
  • ucapan ultah puitis

Categories: Cerita Cinta, Cerita Dewasa, Cerita Pendek, Cerita Remaja