Search Results   puisi tentang elang | Sastra Nusantara

Wahai Razi Muhara. Z

Posted on 14 June 2011 by (0) Comment

Rika Idmayanti menyukai segalanya tentangmu Razi Muhara. Z
Ada satu tidak ada orang lain seperti Razi Muhara. Z
Sungguh menakjubkan bagaimana Rika Idmayanti rasakan ketika Rika Idmayanti di sekitarmu, Razi Muhara. Z
Apa yang Rika Idmayanti lakukan untuk membuat Rika Idmayanti jatuh cinta denganmu, Razi Muhara. Z?

Dengan Razi Muhara. Z, Rika Idmayanti sangat bahagia bersamamu
Kita menjadi sempurna bagi satu sama lain

Rika Idmayanti tidak tahu apa yang harus dilakukan tanpa cinta Razi Muhara. Z
Razi Muhara. Z adalah satu-satunya alasan mengapa Rika Idmayanti tersenyum
Razi Muhara. Z telah membuat seluruh dunia Rika Idmayanti
Razi Muhara. Z adalah segalanya bagi Rika Idmayanti

Rika Idmayanti mencintaimu, Razi Muhara. Z
Rika Idmayanti butuh kamu, Razi Muhara. Z
Tinggalah bersama Rika Idmayanti, Razi Muhara. Z

Razi Muhara. Z adalah pemilik hatiku
Hanya janji  Razi Muhara. Z tidak akan melanggarnya lagi
Rika Idmayanti semua milikmu wahai Razi Muhara. Z
dan Rika Idmayanti senang untuk mengatakan bahwa kau milikku, wahai Razi Muhara. Z

Tolong jangan tinggalkan Rika Idmayanti, wahai Razi Muhara. Z
Rika Idmayanti tidak tahu apa yang harus dilakukan
Hanya janji Razi Muhara. Z tidak akan
karena ada satu tidak ada orang lain sepertimu wahai Razi Muhara. Z

Puisi ini karya: Rika Idmayanti
Dosen Politeknik Negeri Padang, Sumatera Barat & Universitas Putera Indonesia, Padang

Incoming search terms:

  • puisi senang
  • Contoh puisi berantai dan judulnya
  • contoh puisi senang
  • kamut elang

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Penantian



Cinta & Rindu

Posted on 22 February 2010 by (3) Comment

Aku tak pernah berlari meninggalkanmu !
Melangkah menjauhi pun tak pernah terlintas
Aku masih disini…. Aku masih ada…
Namun sebait pun kini tak sempat lagi kubuat

Setiap hari kuhanya bisa berkata pada hati
Besok mungkin dapat kuluangkan waktu lagi
Tuk menulis tentang hati…
Dalam sebentuk puisi

Nyatanya aku tak pernah sempat
Ragaku s’lalu saja terlebih dahulu penat
Sehingga asa dan rasa tak pernah sempat
Dapatkan waktu yang tepat untuk puisi-puisi baru kubuat

Hingga sekali lagi di pagi ini
Kerinduan pada puisi kembali menjadi
Curahan hatiku dalam sebentuk puisi
Semoga esok aku bisa segera kembali

Cinta & Rindu berjudul Rindu Puisi ini ditulis oleh friady Dilarang keras menyalin Cinta & Rindu ini di lain tempat tanpa menyebutkan URL website serta nama penulisnya.

Incoming search terms:

  • Kamut rindu
  • puisi rindu pendek
  • puisi pendek tentang alam
  • puisi kerinduan yang mendalam
  • puisi pendek kerinduan
  • puisi pendek tentang kerinduan
  • puisi pendek sekali
  • puisi pendek tentang rindu
  • puisi rindu singkat
  • puisi sederhana tentang alam pantai

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Semangat



Senja Diatas Kursi

Posted on 2 October 2009 by (0) Comment

JUDUL SENJA DIATAS KURSI
SAJAK-SAJAK ARI DWI PUSPITA

Di pantai

Pantai selatan begitu merdu senandungkan debur ombaknya
dua anak manusia larut dalam gemuruh rasa
senja memulas batas laut
malam pun menunjukkkan larut
Jogjakarta, 15 okt 2008

Pergilah

Pinggir pantai beratapkan langit yang cerah
cewek hitam manis berhiaskan lampu-lampu kecil
alunan lembut debur ombak dan sepoi angin menjelang senja
di sana dan di sini
Jogjakarta, 15 okt 2008

Sepi

Seindah bulan purnama
sesejuk embun pagi
tetapi kemudian berganti
gelap mulai menemani
Jogjakarta, 15 okt 2008

Incoming search terms:

  • puisi bersajak abab
  • puisi sahabat bersajak abab
  • kumpulan puisi bersajak abab
  • puisi persahabatan bersajak abab
  • puisi persahabatan bersajak
  • puisi keadaan alam
  • puisi tentang keadaan alam
  • puisi bersajak ab-ab
  • puisi bersajak a-b-a-b
  • puisi sajak abab

Categories: Alunan Sajak



Ketika Derita Mengabadikan Cinta

Posted on 14 December 2008 by (0) Comment

Penulis : Habiburrahman El Shirazy

“Kini tiba saatnya kita semua mendengarkan nasihat pernikahan untuk kedua mempelai yang akan disampaikan oleh yang terhormat Prof. Dr. Mamduh Hasan Al-Ganzouri . Beliau adalah Ketua Ikatan Dokter Kairo dan Dikrektur Rumah Sakit Qashrul Aini, seorang pakar syaraf terkemuka di Timur Tengah, yang tak lain adalah juga dosen kedua mempelai. Kepada Professor dipersilahkan. …”

Suara pembawa acara walimatul urs itu menggema di seluruh ruangan resepsi pernikahan nan mewah di Hotel Hilton Ramses yang terletak di tepi sungai Nil, Kairo.

Seluruh hadirin menanti dengan penasaran, apa kiranya yang akan disampaikan pakar syaraf jebolan London itu. Hati mereka menanti-nanti mungkin akan ada kejutan baru mengenai hubungan pernikahan dengan kesehatan syaraf dari professor yang murah senyum dan sering nongol di televisi itu.

Sejurus kemudian, seorang laki-laki separuh baya berambut putih melangkah menuju podium. Langkahnya tegap. Air muka di wajahnya memancarkan wibawa. Kepalanya yang sedikit botak, meyakinkan bahwa ia memang seorang ilmuan berbobot. Sorot matanya yang tajam dan kuat, mengisyaratkan pribadi yang tegas. Begitu sampai di podium, kamera video dan lampu sorot langsung shoot ke arahnya. Sesaat sebelum bicara, seperti biasa, ia sentuh gagang kacamatanya, lalu…

Incoming search terms:

  • kumpulan puisi tentang pendidikan
  • puisi bahasa jawa tentang alam
  • puisi perjuangan wanita
  • puisi tentang perjuangan wanita
  • contoh puisi tentang pendidikan
  • puisi tentang pendidikan
  • puisi ulang tahun anak
  • Puisi tentang perjuangan perempuan
  • puisi perjuangan perempuan
  • Puisi tema pendidikan

Categories: Cerita Cinta