Search Results   puisi umu | Sastra Nusantara

Puisi Pengertian Cinta

Posted on 22 January 2011 by (0) Comment

Judul: cinta itu apa
Oleh: Irfan Aduhdek

begitu banyak cinta yang kau tanam
akhirnya dia tumbuh di hatiku..
begitu banyak harapan yang kau berikan
tapi kini hanya menumbuhkan penderitaan..

seandainya kau tahu…
semenjak kau datang
aku tak bisa berkata tak bisa bergerak
seakan seluruh badanku terbius keindahanmu
aku hanya bisa berkata… masya allah cantiknya

Incoming search terms:

  • puisi keindahan
  • puisi pengertian
  • puisi tentang keindahan
  • puisi pengertian cinta
  • kumpulan puisi keindahan
  • puisi keindahan nusantara
  • Puisi tentang pengertian
  • contoh puisi keindahan
  • contoh puisi tentang keindahan
  • puisi keindahan hidup

Categories: Alunan Puisi, Alunan Sajak, Friendship Poems, Love Poems, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sedih, Puisi Umum, Romantic Poem, Sajak Cinta



Perahu itu..

Posted on 23 December 2010 by (0) Comment

Perahu itu..

Saat, keinginan berlayar tak tertahan
Kubawa hati mengarungi samudera nan terbungkus awan
Indah, seindah rasa menyelimuti harapan
Tentang asa, cita-cita dan masa depan

Kupenuhi perahu dengan segumpal CINTA
Kugantungi secercah cahaya sebagai penyerta
Kuhiasi dinding-dindingya dengan rindu yang sejuta
Kukayuh sesekali dengan cemburu dan air mata

Dan….
Ketika perahu terlalu sarat akan beban
Ketika terbentuk hasrat memiliki perahu tambahan
Ketika aku tak sanggup mengayuh sendirian

Aku tergulung ombak demikian kencang
Terguncang keras menerpa bebatuan karang
Meninggalkan cerita tentang harapan, terbuang
Mengikis gumpalan CINTA yang terlanjur memberi terang

Aku tenggelam
Perahuku karam

http://www.bayumukti.com/puisi-di-hari-valentines/

Incoming search terms:

  • puisi tentang cita-cita
  • kumpulan puisi cita cita
  • puisi tentang cita cita
  • puisi cita-cita
  • puisi awan
  • contoh puisi cita cita
  • pusi cita-cita yang singkatl
  • puisi tentang awan
  • contoh puisi cita-cita
  • puisi cita cita

Categories: Puisi Cinta, Puisi Tahun Baru, Puisi Umum, Puisi Valentine



Puisi Valentine Penantian Tiada Arti

Posted on 23 December 2010 by (0) Comment

Penantian Tiada Arti

matahari menyinari kamar ini
ku dengar kokok ayam menyambut pagi
setiap hari selalu begini
menanti dan menanti lagi

ku matikan televisi ku
ku benahi ranjang kecil ku
ku tata ruang kamar ku
ku buang sampah makanan ku

ku pergi ke kamar mandi
membersihkan diri ini
juga menggosok gigi
tak lupa ku makan pagi

menanti kehadiranmu ke sini
mungkin kah itu hanya mimpi
atau hanya harapan yg dingin
yg tak kan pernah ku miliki

telpon dari mu cukup membuat ku tersenyum
tersenyum kagum melihat kau peduli thd ku
walau sedetik aku mendengarkan suaramu
cukup untuk senyum 1 menit ku

ku hanya berharap
semoga kau sehat-sehat saja
krn ku membutuhkan perhatian mu
krn ku sayang kepada mu

http://www.bayumukti.com/puisi-di-hari-valentines/

Incoming search terms:

  • puisi perhatian
  • puisi tentang perhatian
  • Puisi butuh perhatian
  • kumpulan puisi makanan
  • pusis tentang perhatian
  • puisi perhatian cinta
  • puisi masakan nusantara
  • puisi ingin perhatian
  • kumpulan puisi perhatian
  • puisi kurang perhatian mu

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Valentine



Sang Primadona

Posted on 6 January 2010 by (0) Comment

Judul: Sang Primadona
Oleh: Fiza Haq

aku…
kesendirian ini selalu menggerogoti tubuhku
kesepian terus mencoba melobangi jiwaku
perih yang kurasa menusuk sampai ke tulangku
terbang di antara angan
desir ombak pun mengayuh untuk terus menggebu

asa kini menjadi butiran pasir berdebu
hitam kini bercampur menjadi kelabu
sakit yang ku rasa telah menjadi ngilu
percuma aku merindu
kau takkan akan pernah menjemputku

air salju sudah membeku
takkan ada lagi sepatah kata untukku
wahai kawanku
duduk , termangu menunggumu
itu sudah nasibku

kini kelabu menutupi kisahku
melayang jiwaku
terbang besama mimpi yang tak kan kembali
itulah aku…
hanya ini puisi dariku
puisi basah tercipta hanya untuk sangmu Primadona

Incoming search terms:

  • puisi tentang mimpi
  • sajak mimpi sedih
  • contoh puisi mimpi
  • judul puisi mimpi
  • makna puisi mimpi yang hilang
  • puisi hidup penuh dengan mimpi
  • puisi kehidupan terasa sakit
  • sejarah gangguan kafir quraisy kepada sahabat pdf

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Umum



Pandangan Hati

Posted on 26 November 2009 by (0) Comment

Judul: Pandangan Hati
Oleh: Toya

waktu berhenti, darah tak mengalir, jantung terdiam…
namun hati seolah menerima cahaya cinta..
begitu perasaanku melihat dia…

rambut lurus membelah alam sadarku…
hitam mata menghisap pandanganku padanya…
bibir manis bagai madu yang memberi rasa dilidahku…
gelap gulita seakan hilang saatku melihat wajahmu…

badan, hati, pikiran, jiwa
seakan mendorongku untuk mendekatinya
ingin mendekapnya lembut
memberi perlindungan dan kasih sayang seumur hidupku

ku ingin mencium bibirnya
menghidupkan suasana malam suci ini
di temani bulan yang menyinari dunia ini

sungguh
cinta datang dan pergi tanpa diduga

TAGS: puisi cinta, puisi pdkt, puisi awal, puisi mencintai

Incoming search terms:

  • Puisi pdkt
  • puisi pedekate
  • mencium bibirnya
  • puisi bulan yang suci
  • puisi cinta ke pdkt
  • puisi pdkte
  • puitis pdkt

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Semangat



30 Hari Yang Lalu

Posted on 15 October 2009 by (1) Comment

Judul: 30 Hari Yang Lalu
Oleh: “Ayudha Setiawan Soedarmono

tiga puluh hari yang lalu
di kotamu yang bisu, aku mencarimu
tiga puluh hari yang lalu
sikapmu membisu, sesatkan aku
kelam menuntunku

Sebelum tiga puluh hari yang lalu
kau masih mengucap sayang padaku
membelai hangat malamku
Sebelum tiga puluh hari yang lalu
kau masih menjadi milikku
temaniku mengigau hingga pagi

dan kini dari tiga puluh hari yang lalu
hampir satu purnama aku menunggumu
dan kini dari tiga puluh hari yang lalu
kau sudah bersama kekasihmu yang baru

menangis sendiri….
seperti tiga puluh hari yang lalu,
di kotamu yang menyembunyikanmu

tiga puluh hari yang lalu
aku, ahh !!!…
sudahlah, baiknya aku merobek bayangmu ( meski tak juga mampu )

puisi putus, puisi cinta, puisi sedih, puisi ingkar, puisi menunggu, puisi malam, puisi kelam, puisi hampa, puisi selingkuh, puisi pendusta

Incoming search terms:

  • puisi selingkuh
  • puisi cinta untuk selingkuhan
  • puisi selingkuhan
  • puisi putus cinta di selingkuhi
  • puisi pendusta
  • puisi putus selingkuhan
  • sajak selingkuh malam minggu
  • Syair pendusta
  • puisi tetang sebagai selingkuhan
  • puisicinta untukb selingkuhan

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sedih



Puisi Selamat Ultah

Posted on 11 January 2009 by (2) Comment

Rentang waktu…..
terkadang membuat kita lupa bahwa kita semakin dewasa
Rentang waktu…..
terkadang membuat kita lupa bahwa kita telah melanggar titah Yang Kuasa
Rentang waktu…..
terkadang membuat kita sadar bahwa kita hanya manusia yang tak punya apa-apa
selain jasad yang tak berguna
Rentang waktu…..
terkadang membuat kita sadar bahwa Tuhan tidak melihat harta dan rupa
melainkan hati yang ada di dalam dada dan amal jasad yang lata

Walau Einstein berkata bahwa rentang waktu itu berbeda
tergantung dalam keadaan apa kita berada
Namun Tuhan telah berkata,
“Hanya Akulah yang tahu umur manusia”.

Incoming search terms:

  • puisi selamat ultah
  • puisi ultah kahlil gibran
  • puisi milad
  • puisi kahlil gibran tentang ulang tahun
  • puisi tntang ultah
  • ucapan lata bahasa jawa
  • ucapan ulang tahun kahlil gibran
  • puisi met ultah
  • ucapan slamat ulang tahun karya khalil gibran
  • syair met ultah

Categories: Puisi Ulang Tahun, Romantic Poem



Dunia Penuh Beban (Rumi)

Posted on 22 December 2008 by (2) Comment

Dari langit setiap saat wahyu turun ke dalam kalbumu,
“Bagaikan sampah berapa lamakah usia hidupmu di atas bumi? Naiklah!”
Sesiapa yang beban jiwanya berat, pada akhirnya akan menjadi sampah.

Apabila sampah memenuhi tong, bersihkan!
Janganlah lumpur itu dibuat kewruh setiap kali,
Agar air kolammu jernih dan sampah mudah dibuang dan dukamu sembuh.

Demikian roh, bagaikan obor, asapnya lebih tebal dibanding cahayanya.
Apabila gumpalan asap lenyap, cahaya dalam rumah tak akan dipermainkan lagi.
Kau sentiasa bercermin ke dalam air keruh,
Kerana itu bukan bulan ataupun matahari kau lihat
Apabila kegelapan menutup langit, matahari dan bulan tak nampak.
Angin utara bertiup, udara segar.

Untuk membawa udara segar angin sepoi bertiup pada waktu subuh.
Angin roh bertiup membuat segar dada yang sesak disebabkan derita.
Nafas ringan terhela dan jiwa rasa hampa.

Di bumi roh ialah pengembara asing, negeri tanpa ruang itulah yang ia rindukan,
Mengapa nafsu amarah sentiasa gelisah?
Roh suci, berapa lamakah kau akan mengembara di bumi?
Kau elang raja, terbanglah kembali kepada siul Baginda!

Judul Ilustrasi by Fadlie
Puisi by Jalaluddin Rumi

Incoming search terms:

  • puisi beban hidup
  • artikel analisis reaksi bunga pagoda dicampur dengan larutan etanol
  • mengapa pada siang hari langit tampak biru dan pada sore hari langit tampak kemerah-merahaan
  • ptt bunga matahari( helianthus annuus)

Categories: Puisi Rumi



Dimana Dirimu

Posted on 19 December 2008 by (1) Comment

hari-hari ku slalu brjalan
ku tunggu hadir mu
dari saat kamu pergi
hingga saat ini

banyak kabar dr dunia ku ttg Mu
dr tema2 kita…
dan anginpun slalu ngirim kabar untukku
namun wajah mu tak kunjung di depan ku

banyak mimpi di malam tidur ku…
banyak lamunan di siang hari
banyak kenangan saat aq belajar
banyak rindu disaat sepi

hati ku
pilu
terluka dalam
tergores oleh memori silam

ku coba berjalan dengan dunia baru ku
berharap bisa melupakan diriMu
ku tetap mengayunkan langkah ku
tanpa menoleh kebelakang ku

ku titi tangga ke atas mencapai harapan
di tengah perjalanan “aq tidak yakin”
aq ttp berjalan dengannya “tp aq ttp tidak yakin”

Ku jalani dunia baru
namun slalu buat perbandingan antara U dan dia
banyak teguran yg kudapat
banyak nasehat yg terdengar

“LUPAKAN MASA LALUMU supaya KAMU TIDAK TERLUKA”

6 tahun silam qt terpisah
1 tahun 2 minggu lalu aq dengar suaraMu
tidak ada kepastian akan kabar angin yg terdengar

hingga kini engkau ttp ku nanti
menanti untuk menjawap pertanyaan yg akan ku lontarkan
beranikan lah dirimu untuk harir di hadapan ku

supaya lukaku terobati
supaya aq bisa berjalan dgn yang lain
supaya engkau tidak terjerat
supaya tidak ada lagi hati yang terluka
karena aq slalu menantimu

Puisi cinta dari : as3_heart

Incoming search terms:

  • puisi dimana dirimu
  • puisi lupakan masa lalumu
  • dimana dirimu
  • puisi dimanakah dirimu

Categories: Puisi Cinta



Yang Tak Terlewatkan

Posted on 19 December 2008 by (0) Comment

Waktu ku tanya malam
tentang hadirmu di hari kemarin
ta` ku temui jawab mu yang membisu
lalu, aku hanya diam menerka hatimu

Waktu ku terjaga pada suatu asa
yang ku sangka indah berlabuh pada teduh matamu
namu, ta` jua ku mampu bercerita pada fikirmu
yang kian ta` pasti, membuat ku menjauh..

Kini,..
saat ku kubura semua tentang mimpiku
kau hadir dengan sejuta luka
yang membuatku berurai airmata

ta` kuasa ku tepikan cintamu yang membara
salahmu ta` jua berkata akan cinta
pada hatiku yang lelah tu berlabuh??

Kau yang terlewat pada batas waktu
tetaplah indah di penghujung hari
hadirkanlah helaian rindumu,
bukan untukku…

Biarkan ku kenang hadirmu
pada senja yang mungkin ta` lagi ku ingat
tentang mu dan tentang kita….

Puisi cinta dari cerry_strawbeery

Incoming search terms:

  • contoh puisi epik
  • puisi epik
  • Kumpulan puisi epik
  • puisi epik dan contohnya
  • Puisi epik contoh
  • puisi epig
  • puisi epik ayah
  • puisi epik adalah
  • puisi epik cinta
  • puisi epik yang tak terlewatkan

Categories: Puisi Cinta