Posted on 19 December 2008 by
admin
Mengapa diri ini selalu tertimpa
Sebuah panasnya sang bara cinta
Hingga ku tak kuat untuk mengontrolnya
Jiwaku hangus terbakar karena panasnya
Aku yang begitu mencintaimu
Walau kau telah menolakku
Tapi kau terus dekat bersamaku
Tapi kau selalu anggap diri ini adalah sahabat
Kau tak tau perasaan ini
Ku dekat bersamamu dengan penuh harapan
Tapi seperti di samabar petir
Kau selalu dekat saat kau butuh
….oh tidak!
Cintaku terluka lagi karena permainanya
Adakah kau akan meperbaikinya
Dan kau jauhi diriku ini
Tak perlu kau jelaskan
Karena ku tau dalam dirimu punya seribu nama
Pria yang kau taruh untuk kau gantikan
Cinta suciku ternyata sampah buatmu
Tak kukira sekejam ini sebuah harapan
Ku akan pergi dengan puing2 derita
Sejuta makna atas cinta yang terluka
Puisi cinta dari : win32
Incoming search terms:
- Puisi cinta terluka
- Cinta terluka Puisi
- puisi balada orangtua
- puisi cinta yang terluka
- puisi cinta yg terluka
- puisi cnta ku yang teluka
- puisi karma cinta
- syair cinta terluka
Categories: Puisi Cinta
Posted on 14 December 2008 by
admin
Penulis : Habiburrahman El Shirazy
“Kini tiba saatnya kita semua mendengarkan nasihat pernikahan untuk kedua mempelai yang akan disampaikan oleh yang terhormat Prof. Dr. Mamduh Hasan Al-Ganzouri . Beliau adalah Ketua Ikatan Dokter Kairo dan Dikrektur Rumah Sakit Qashrul Aini, seorang pakar syaraf terkemuka di Timur Tengah, yang tak lain adalah juga dosen kedua mempelai. Kepada Professor dipersilahkan. …”
Suara pembawa acara walimatul urs itu menggema di seluruh ruangan resepsi pernikahan nan mewah di Hotel Hilton Ramses yang terletak di tepi sungai Nil, Kairo.
Seluruh hadirin menanti dengan penasaran, apa kiranya yang akan disampaikan pakar syaraf jebolan London itu. Hati mereka menanti-nanti mungkin akan ada kejutan baru mengenai hubungan pernikahan dengan kesehatan syaraf dari professor yang murah senyum dan sering nongol di televisi itu.
Sejurus kemudian, seorang laki-laki separuh baya berambut putih melangkah menuju podium. Langkahnya tegap. Air muka di wajahnya memancarkan wibawa. Kepalanya yang sedikit botak, meyakinkan bahwa ia memang seorang ilmuan berbobot. Sorot matanya yang tajam dan kuat, mengisyaratkan pribadi yang tegas. Begitu sampai di podium, kamera video dan lampu sorot langsung shoot ke arahnya. Sesaat sebelum bicara, seperti biasa, ia sentuh gagang kacamatanya, lalu…
Incoming search terms:
- kumpulan puisi tentang pendidikan
- puisi bahasa jawa tentang alam
- puisi perjuangan wanita
- puisi tentang perjuangan wanita
- contoh puisi tentang pendidikan
- puisi tentang pendidikan
- puisi ulang tahun anak
- Puisi tentang perjuangan perempuan
- puisi perjuangan perempuan
- Puisi tema pendidikan
Categories: Cerita Cinta
Posted on 4 December 2008 by
admin
Aku memandang kalender yang terletak di meja dengan kesal. Sabtu, 30 Maret 2002, hari ulang tahun perkawinan kami yang ketiga. Dan untuk ketiga kalinya pula Aa’ lupa. Ulang tahun pertama, Aa’ lupa karena harus rapat dengan direksi untuk menyelesaikan beberapa masalah keuangan perusahaan. Sebagai Direktur keuangan, Aa’ memang berkewajiban menyelesaikan masalah tersebut. Baiklah, aku maklum. Persoalan saat itu memang lumayan pelik.
Ulang tahun kedua, Aa’ harus keluar kota untuk melakukan presentasi. Kesibukannya membuatnya lupa. Dan setelah minta maaf, waktu aku menyatakan kekesalanku, dengan kalem ia menyahut,” Dik, toh aku sudah membuktikan cintaku sepanjang tahun. Hari itu tidak dirayakan kan tidak apa-apa. Cinta kan tidak butuh upacara…”
Incoming search terms:
- puisi aku ingin mencintaimu dengan sederhana
- aku ingin mencintaimu dengan sederhana
- puisi malam minggu sendiri
- aku hanya ingin mencintaimu dengan sederhana
- puisi kekesalan ku
- puisi aku mencintaimu dengan sederhana
- puisi kekesalan cinta
- puisi tentang hobi
- puisi sedang menunggu jawaban
- ucapan ultah puitis
Categories: Cerita Cinta, Cerita Dewasa, Cerita Pendek, Cerita Remaja