Search Results   puisi untuk ulang tahun | Sastra Nusantara

Selamat Ulang Tahun

Posted on 11 January 2009 by (2) Comment

Ditengah merahnya mega
Di dalam sunyinya senja
Kutulis sebuah puisi padamu
Walau kutahu tak menarik untukmu

Sejalan berjalannya waktu
Berputarnya bumi
Terbenamnya mentari
Dan munculnya bulan di malam hari

Bertambah pula usiamu
Semoga engkau sehat selalu
Selamat ulang tahun sahabatku
Karena hanya itu yang dapat aku berikan padamu

Incoming search terms:

  • puisi ulang tahun perusahaan
  • pantun ulang tahun bahasa jawa
  • puisi selamat ulang tahun
  • puisi ulang tahun untuk dosenku
  • puisi ulang tahun perkawinan
  • puisi ulang tahun untuk dosen
  • artikel ucapan ulang tahun perusahaan
  • puisi ulang tahun untuk perusahaan
  • puisi untuk hari jadi perusahaan
  • syair selamat ulang tahun sahabatku

Categories: Puisi Ulang Tahun



Puisi Ulang Tahun

Posted on 11 January 2009 by (65) Comment

Sekian tahun sudah kehadiranmu mempengaruhi orang-orang sekitarmu,
dan setiap perbuatanmu telah membentuk karaktermu,
dan setiap langkahmu telah membawamu mendekati atau menjauhi

cita-citamu,
dan kelak…
setiap tarikan nafasmu akan dimintai pertanggungjawabannya,
untuk menentukan tempatmu di alam yang abadi…

Selamat Ulang Tahun
Semoga langkah-langkahmu semakin matang
dan selalu membawamu ke arah yang lebih baik.

Incoming search terms:

  • puisi ultah
  • puisi ulang tahun
  • sajak ulang tahun
  • ulang tahun
  • puisi pendek ulang tahun
  • puisi indah dihari ulang tahun
  • puisi ulta
  • puisi ulang tahun untuk keponakan
  • puisi sekolah dan sekitarx
  • Ulangtahun

Categories: Puisi Ulang Tahun



Ketika Derita Mengabadikan Cinta

Posted on 14 December 2008 by (0) Comment

Penulis : Habiburrahman El Shirazy

“Kini tiba saatnya kita semua mendengarkan nasihat pernikahan untuk kedua mempelai yang akan disampaikan oleh yang terhormat Prof. Dr. Mamduh Hasan Al-Ganzouri . Beliau adalah Ketua Ikatan Dokter Kairo dan Dikrektur Rumah Sakit Qashrul Aini, seorang pakar syaraf terkemuka di Timur Tengah, yang tak lain adalah juga dosen kedua mempelai. Kepada Professor dipersilahkan. …”

Suara pembawa acara walimatul urs itu menggema di seluruh ruangan resepsi pernikahan nan mewah di Hotel Hilton Ramses yang terletak di tepi sungai Nil, Kairo.

Seluruh hadirin menanti dengan penasaran, apa kiranya yang akan disampaikan pakar syaraf jebolan London itu. Hati mereka menanti-nanti mungkin akan ada kejutan baru mengenai hubungan pernikahan dengan kesehatan syaraf dari professor yang murah senyum dan sering nongol di televisi itu.

Sejurus kemudian, seorang laki-laki separuh baya berambut putih melangkah menuju podium. Langkahnya tegap. Air muka di wajahnya memancarkan wibawa. Kepalanya yang sedikit botak, meyakinkan bahwa ia memang seorang ilmuan berbobot. Sorot matanya yang tajam dan kuat, mengisyaratkan pribadi yang tegas. Begitu sampai di podium, kamera video dan lampu sorot langsung shoot ke arahnya. Sesaat sebelum bicara, seperti biasa, ia sentuh gagang kacamatanya, lalu…

Incoming search terms:

  • kumpulan puisi tentang pendidikan
  • puisi bahasa jawa tentang alam
  • puisi perjuangan wanita
  • puisi tentang perjuangan wanita
  • contoh puisi tentang pendidikan
  • puisi tentang pendidikan
  • puisi ulang tahun anak
  • Puisi tentang perjuangan perempuan
  • puisi perjuangan perempuan
  • Puisi tema pendidikan

Categories: Cerita Cinta



Aku Ingin Mencintaimu Dengan Sederhana

Posted on 4 December 2008 by (2) Comment

Aku memandang kalender yang terletak di meja dengan kesal. Sabtu, 30 Maret 2002, hari ulang tahun perkawinan kami yang ketiga. Dan untuk ketiga kalinya pula Aa’ lupa. Ulang tahun pertama, Aa’ lupa karena harus rapat dengan direksi untuk menyelesaikan beberapa masalah keuangan perusahaan. Sebagai Direktur keuangan, Aa’ memang berkewajiban menyelesaikan masalah tersebut. Baiklah, aku maklum. Persoalan saat itu memang lumayan pelik.

Ulang tahun kedua, Aa’ harus keluar kota untuk melakukan presentasi. Kesibukannya membuatnya lupa. Dan setelah minta maaf, waktu aku menyatakan kekesalanku, dengan kalem ia menyahut,” Dik, toh aku sudah membuktikan cintaku sepanjang tahun. Hari itu tidak dirayakan kan tidak apa-apa. Cinta kan tidak butuh upacara…”

Incoming search terms:

  • puisi aku ingin mencintaimu dengan sederhana
  • aku ingin mencintaimu dengan sederhana
  • puisi malam minggu sendiri
  • aku hanya ingin mencintaimu dengan sederhana
  • puisi kekesalan ku
  • puisi aku mencintaimu dengan sederhana
  • puisi kekesalan cinta
  • puisi tentang hobi
  • puisi sedang menunggu jawaban
  • ucapan ultah puitis

Categories: Cerita Cinta, Cerita Dewasa, Cerita Pendek, Cerita Remaja