Posted on 14 June 2011 by
admin
Kesetiaan Rika Idmayanti persmbahkan untukmu, Razi Muhara. Z
semoga takkan terkikis oleh waktu
setia Rika Idmayanti persembahkan untukmu, Razi Muhara. Z
Razi Muhara. Z jangan pernah kau ragukan Rika Idmayanti
Razi Muhara. Z jangan pernah kau pergi dari Rika Idmayanti
takkan pernah kuingkari drimu..Razi Muhara. Z
Rika Idmayanti akan selalu mencintaimu, Razi Muhara. Z
Puisi ini karya: Rika Idmayanti
Dosen Politeknik Negeri Padang, Sumatera Barat & Universitas Putera Indonesia, Padang
Incoming search terms:
- puisi bertema pendidikan beserta parafrasenya
- puisi cinta singkat kesetiaan
- puisi kucing pendek
- jika cinta adalah sebuah larangan aku akan melanggarnya untukmu
- kata romantissenja
- puisi kau masih ku sayang
- puisi ragu
- puisi tentang ingkar
- sair cintamu palsu
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan
Posted on 21 January 2011 by
admin
Demi kesetiaan..
Buang jauh keraguanmu.
Jangan pernah berpikir aku akan berpaling
Karna itu akan membuatmu resah..
Tuanglah anggur putih ketulusan,
Sebagai jamuan penghormatan suci.
Dialtar pengabdian cinta sejati,
meski getir menantimu..
bukankah kita tau..
tak ada keutamaan dalam bercinta,
selain derita yang mesti dimengerti
dan demi kesetiaan…,
ku persembahkan hatiku untukmu
meski Tanya menggelitik hati ini,
salahkah aku jika pergi ‘tuk memiliki…???
Puisi Kesetiaan Cinta : radenbeletz.com
Incoming search terms:
- kata kata kesetiaan
- kata kesetiaan
- kata kata kesetiaan cinta
- puisi kesetiaan
- Puisi tentang kesetiaan
- puisi kesetian
- kata-kata kesetiaan
- kata kesetiaan cinta
- puisi setia
- kata kata tentang kesetiaan
Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Pahlawan, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Umum
Posted on 14 December 2008 by
admin
Penulis : Habiburrahman El Shirazy
“Kini tiba saatnya kita semua mendengarkan nasihat pernikahan untuk kedua mempelai yang akan disampaikan oleh yang terhormat Prof. Dr. Mamduh Hasan Al-Ganzouri . Beliau adalah Ketua Ikatan Dokter Kairo dan Dikrektur Rumah Sakit Qashrul Aini, seorang pakar syaraf terkemuka di Timur Tengah, yang tak lain adalah juga dosen kedua mempelai. Kepada Professor dipersilahkan. …”
Suara pembawa acara walimatul urs itu menggema di seluruh ruangan resepsi pernikahan nan mewah di Hotel Hilton Ramses yang terletak di tepi sungai Nil, Kairo.
Seluruh hadirin menanti dengan penasaran, apa kiranya yang akan disampaikan pakar syaraf jebolan London itu. Hati mereka menanti-nanti mungkin akan ada kejutan baru mengenai hubungan pernikahan dengan kesehatan syaraf dari professor yang murah senyum dan sering nongol di televisi itu.
Sejurus kemudian, seorang laki-laki separuh baya berambut putih melangkah menuju podium. Langkahnya tegap. Air muka di wajahnya memancarkan wibawa. Kepalanya yang sedikit botak, meyakinkan bahwa ia memang seorang ilmuan berbobot. Sorot matanya yang tajam dan kuat, mengisyaratkan pribadi yang tegas. Begitu sampai di podium, kamera video dan lampu sorot langsung shoot ke arahnya. Sesaat sebelum bicara, seperti biasa, ia sentuh gagang kacamatanya, lalu…
Incoming search terms:
- kumpulan puisi tentang pendidikan
- puisi bahasa jawa tentang alam
- puisi perjuangan wanita
- puisi tentang perjuangan wanita
- contoh puisi tentang pendidikan
- puisi tentang pendidikan
- puisi ulang tahun anak
- Puisi tentang perjuangan perempuan
- puisi perjuangan perempuan
- Puisi tema pendidikan
Categories: Cerita Cinta
Posted on 4 December 2008 by
admin
Aku memandang kalender yang terletak di meja dengan kesal. Sabtu, 30 Maret 2002, hari ulang tahun perkawinan kami yang ketiga. Dan untuk ketiga kalinya pula Aa’ lupa. Ulang tahun pertama, Aa’ lupa karena harus rapat dengan direksi untuk menyelesaikan beberapa masalah keuangan perusahaan. Sebagai Direktur keuangan, Aa’ memang berkewajiban menyelesaikan masalah tersebut. Baiklah, aku maklum. Persoalan saat itu memang lumayan pelik.
Ulang tahun kedua, Aa’ harus keluar kota untuk melakukan presentasi. Kesibukannya membuatnya lupa. Dan setelah minta maaf, waktu aku menyatakan kekesalanku, dengan kalem ia menyahut,” Dik, toh aku sudah membuktikan cintaku sepanjang tahun. Hari itu tidak dirayakan kan tidak apa-apa. Cinta kan tidak butuh upacara…”
Incoming search terms:
- puisi aku ingin mencintaimu dengan sederhana
- aku ingin mencintaimu dengan sederhana
- puisi malam minggu sendiri
- aku hanya ingin mencintaimu dengan sederhana
- puisi kekesalan ku
- puisi aku mencintaimu dengan sederhana
- puisi kekesalan cinta
- puisi tentang hobi
- puisi sedang menunggu jawaban
- ucapan ultah puitis
Categories: Cerita Cinta, Cerita Dewasa, Cerita Pendek, Cerita Remaja