Search Results   sajak alam | Sastra Nusantara

WIJAYA 28: SEBUAH CATATAN

Posted on 28 April 2011 by (0) Comment

Lekaslah bergegas,
Malam ganas menyentuh panas api tubuh kita bertindih di sepanjang reka adegan yang sama, beberapa hari silam. Hasrat pada setiap jeda detik ke menit menuju jam yang akhirnya berpulang pada gerai rambutmu terurai. napas tersengal memburu lekuk jemari dan erangan kecil dengan telingaku ketika sepotong lagu tercipta dari sajak –sajak ungu

Menarilah pada ujung pena
mencatat langkah gemulai musim yang sempat terencana sebagai hari perkawinan subuh dan tahajud tubuh. Meneletantarkan pasrah saat itu seperti menitip maut di sekujur darah. Dan desir menjadi saksi ketika rintih percobaan pada mula pertama kita membaca: malam sebagai laknat yang nikmat

Dan kamar itu, kuresahkan rebah ingatan tentang sekumpulan anak riang berwajah rembulan, semburat yang menitik di sela remang kelambu jendela kecoklatan dan derit-derit irama ranjang tengah menangis memperjuangkan nasibnya kepada masa, lajang yang jalang

Sumenep, Februari 2011

by AMIN BASHIRI

Incoming search terms:

  • contoh puisi bersajak abab
  • geguritan bersajak a-b-a-b
  • contoh gegurit rembulan
  • contoh puisi berima a-b-a-b
  • contoh puisi yang bersajak abab
  • puisi bertema koruptor bersajak abab
  • puisi bersajak abab tema korupsi
  • puisi a b ab
  • kumpulan puisi sajak ab
  • kumpulan puisi puisi ab ab

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Malam



Sajak Kanak Riang

Posted on 22 November 2010 by (0) Comment

Judul: Sajak Kanak Riang
Karya Hilman Muhamad

Sayup-sayup riang anak-anak berdendang
Dikemas dalam warna merah putih
Menghiasi pekarang langit
Temani bermain seolah tak mau pamit

Sayup-sayu riang anak-anak diladang
Meloncat-loncat bak katak riau sedang berdansa
Meliuk-liuk bagai ular mencari mangsa
Belajar mengenal keris putih empu gandring

Tak pernah mengenal prahara
Tak pernah menyentuh nada sumbang
Walau sesekali menangis sendu akibat duri yang menusuk

Apa kau tahu aku disini keliru??
Apa kau tahu apa itu pornografi??
Apa kau tahu apa itu KDRT??
Apa kau tahu apa itu korupsi??
Mungkin belum..

Tidur di ranjang masih tenang
Main di lapang tinggal telanjang
Seolah beban tak mau datang
Bagaimana rasanya hidup tanpa dihantui keringat dingin yang meluber??
Mungkin aku pernah mengalami masa-masa itu

Masa dahulu jajan seribu
Masa rambut cepak melulu
Masa tangis kau jadikan senjata
Masa malam penuh dongeng ksatria dan putri raja
Tapi sekarang ksatria itu menggembala
Mengelana jauh entah kemana
Mungkin dia tersesat

Catatan facebook pada 6 Agustus 2010 pukul 11:20

Incoming search terms:

  • kumpulan geguritan karya otong
  • piuisi-puisi terkenal karya kahlil gibran
  • puisi bahasa jawa tentang korupsi
  • puisi sajak kanak-kanak
  • puisi tentang kdrt
  • puisi tentang korupsi

Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Doa, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Umum



Dalam kegelapan malam..

Posted on 26 October 2009 by (1) Comment

Judul: Dalam kegelapan malam..
Oleh: Rahmat Halim

Dalam kegelapan malam..
Kumendengar gemericik air yang menenangkan jiwa
Membentuk sebuah simponi alam dalam kegelapan
Seperti memainkan lagu sendu
Diantara kekosongan hatiku

Dalam kegelapan malam ..
Kurindukan mentari dengan cahayanya yang sombong
Merasuk masuk kedalam jendela kaca
Mengirimkan sinyalnya akan datangnya pagi
Menghentikan alur dari mimpi indah tentangmu

Dalam kegelapan malam..
Kumainkan jemariku pada sebuah gitar tua
Diiringi angin yang bersiul diantara hamparan rumput kering
Bersama nyanyian jangkrik yang begitu sempurna
Lalu dari situ kubuat sebuah bait lagu indah tentangmu

Dalam kegelapan malam..
Kumenatap ribuan bintang
Dengan sinarnya yang begitu indah
Yang menari diantara cahaya bulan separuh purnama
Membuatku teringat akan senyumanmu
Yang terus membayangi di alam sadarku

Didalam kegelapan malam..
Kutermangu dibuai mimpi
Mimpi akan datangnya seorang bidadari
Lalu menyapaku dengan senyumannya yang suci
Dan membawaku terbang jauh ke dasar hati
Membebaskan diriku dari segala rasa sepi

puisi malam, syair malam, puisi cinta, syair cinta, sajak cinta, sajak malam, puisi malam

Incoming search terms:

  • puisi kegelapan
  • syair kegelapan
  • syair bebas
  • puisi kegelapan jiwa
  • puisi kegelapan malam
  • syair orang tua
  • syair untuk orang tua
  • puisi cahaya kecil di kegelapan pekat
  • puisi cahaya di kegelapan malam
  • dalam kegelapan

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Umum, Sajak Cinta, Sajak Syair



Cinta yang Tak Nyata

Posted on 26 October 2009 by (2) Comment

Judul: Cinta yang Tak Nyata
Oleh: “Noor M.A”

Telanjang kaki ini menapaki terjalnya bukit hatimu..
Kau memandangiku seolah mendorongku tuk terus melangkah..
Menghadang dalam perjalanan penuh duri dan paku..
Hingga bulat tekadku tak henti menyerah..

Namun kau tau hari itu..
Sedetik terluput oleh gundah dalam ragu..
Langkahku mulai terhenti..
Tak sampai niatan hati kala ini..

Seseorang tlah menantimu tuk temani hari-harinya..
Jaga dia dengan segenap cinta yang tiada tara..
Akulah bayang-bayang kasih sayang yang tak nyata..

puisi cinta, sajak cinta, syair cinta, cinta tak nyata, cinta semu cinta penantian

Incoming search terms:

  • Kata cinta selingkuh di malam hari
  • Kata_kata syair puisi penantian
  • puisi gundah cinta
  • sair cinta gunda
  • sajak malam gundah

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sedih



Kedewasaan

Posted on 15 October 2009 by (0) Comment

Judul: Kedewasaan
Oleh: “John MN. Darkun

sebagaimana segala yang tumbuh
engkaupun akan berkembang seiring perjalanan sang waktu

engkau akan tumbuh dalam pertumbuhanmu dengan tanpa kau sadari
sebab pergerakan matahari dan hari yang kau jejaki
tidaklah kau mengerti

dan engkah hanya dapat merasakannya
ketika engkau merasa aneh terhadap dirimu
ketika masa lalu menjadi tawa hari ini
dan ketika masa depan menjadi tujuan kehidupan

saat itu kau akan lebih bijak dalam bersikap, dalam mengambil dan memutuskan tindakan
sebab engkau telah tumbuh dewasa

syair, syair cinta, syair kasih, syair sayang, sajak cinta, sajak kasih, sajak sayang, pengalaman

Incoming search terms:

  • Puisi kedewasaan
  • syair bijak
  • syair kedewasaan
  • puisi kedewasaan cinta
  • Kedewasaan puisi
  • Syair syair bijak
  • syair kasih
  • Puisi romantis kedewasaan
  • puisi pengalaman hari kartini
  • puisi kedewasaan-smp

Categories: Puisi Cinta, Sajak Cinta, Sajak Syair



Borja

Posted on 10 October 2009 by (0) Comment

Judul: BORJA
Oleh: Avan Pedro

Pada mata penamu
terucap tangis penat derita
lepaskan busur dalam sajak-sajak berbisa

jinakan lawan sadarkan kawan
secarik kertas lenyap terbakar
raga lebur menyatu tanah

namun abadi dalam tangis mengenang
saat tersadar dalam memaknai
semua kata-kata tertuang

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian



Senja Diatas Kursi

Posted on 2 October 2009 by (0) Comment

JUDUL SENJA DIATAS KURSI
SAJAK-SAJAK ARI DWI PUSPITA

Di pantai

Pantai selatan begitu merdu senandungkan debur ombaknya
dua anak manusia larut dalam gemuruh rasa
senja memulas batas laut
malam pun menunjukkkan larut
Jogjakarta, 15 okt 2008

Pergilah

Pinggir pantai beratapkan langit yang cerah
cewek hitam manis berhiaskan lampu-lampu kecil
alunan lembut debur ombak dan sepoi angin menjelang senja
di sana dan di sini
Jogjakarta, 15 okt 2008

Sepi

Seindah bulan purnama
sesejuk embun pagi
tetapi kemudian berganti
gelap mulai menemani
Jogjakarta, 15 okt 2008

Incoming search terms:

  • puisi bersajak abab
  • puisi sahabat bersajak abab
  • kumpulan puisi bersajak abab
  • puisi persahabatan bersajak abab
  • puisi persahabatan bersajak
  • puisi keadaan alam
  • puisi tentang keadaan alam
  • puisi bersajak ab-ab
  • puisi bersajak a-b-a-b
  • puisi sajak abab

Categories: Alunan Sajak



Penantian

Posted on 3 July 2009 by (0) Comment

Judul: PENANTIAN
Oleh: Rani

Sudah tiba saatnya membuka lembaran langit
membaca halaman terlipat
Selaksa rindu,engkau menari bersama hujan
Bidadariku berlari meniti angin yang menghantar
Taufan ditarik kenyataan
Memintaku untuk meniti waktu mencari nada sehati
Tuhan Anugerahkanlah cinta itu
Agar aku bisa dekat dengannya
Tuhan Anugerahkan rasa itu
Agar dapat menyatukan jiwa…
Jangan biarkan perasaanku gundah
Jangan biarkan penatianku Sia-sia

Oh…..Tuhan
apa yang dapat ku perbuat
aku seperti hilang
bagaikan ditelan bumi
Detik,menit dan jam…
Berlalu dengan sekedip mata
Apa yang ada hanya penantian
Yang kan slalu terhalang…..

Tags: syair cinta, syair anugrah, syair, sajak, sajak syair, sajak penantian, sajak rindu, syair penantian, syair rindu

Incoming search terms:

  • syair penantian
  • sair penantian
  • Syair syair penantian

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian



Surat Kepada RAN 1 & 2

Posted on 16 May 2009 by (0) Comment

Judul: Surat Kepada Ran 1 & 2
Oleh: “TAUFIK WALHIDAYAT

SURAT KEPADA RAN 1

pagi ran, mungkin saja baru pagi ini sempat kau baca suara kalbu ini
sebab semalam engkau tidur dengan pulas sekali
setelah seharian bergulat dengan gemerlap pijar lampu yang menyilaukan

ran aku hanya ingin mengatakan padamu bahwa peracakapan kita
di perlehatan sakral itu penuh makna bagiku
meski kau hanya ucap sepintas lalu
ucapmu adalah anugerh bagiku
tapi tahukah kau ran saat itu hatiku laksana terhempas gletser
dingin sedingin beku
sejuk sesejuk embun yang jatuh didedaunan
ran , adakah bahasa yang sanggup ungkap bahagia ini
saat kutahu kau baca setiap sajak
yang kukirim padamu disetiap titik dua belas
dan yakinlah ran, aku pasti datang padamu bukan hanya sajak
seperti janjiku padamu saat itu
tak lupa kubawa serta segala kejujuran yang pernah kumiliki
itupun jika ada sepatah kata kepastian darimu
ran, dibawah kegamangan dan keraguan mungkin
aku menggigil diam seribu bahasa
tersiksa waktu yang tersenyum beku disudut sunyi.

Banyuwangi, 02 Desember 2008

Incoming search terms:

  • puisi pahlawanku
  • tujuan induksi pupuk KNO3 terhadap perangsangan pembungaan mangga

Categories: Cerita Cinta, Cerita Pendek, Cerita Remaja



Fatamorgana Rintik Hujan

Posted on 16 May 2009 by (0) Comment

Judul : Fatamorgana Rintik Hujan
Oleh:”TAUFIK WALHIDAYAT

pagi ini aku mengirimimu hujan
agar mengusap derai mimpi semalam
menggulung beku menggurat jilbab
rona merah membersit makna

pagi ini aku mengirimimu hujan
garis lurus membenam jiwa
gairah alam berkerudung kabut tipis
menari lembut sejukkan jiwa

mencoba kembali mengingat percakapan kita
seperti melukis raut wajahmu disejuk derai gerimis
lihatlah raey, indah warna pelangi ‘lah membingkainya
mengabarkan sebuah kejujuran hati kita

ah mimpi semalamn masih saja lenakan kesadaranku pagi ini
entahlah, menggurat sebayang sepi
digumpal kelabu awan dalam bait bait sajak
kibar jilbabmu hembuskan angin sejukkan jiwa
andai saja Raey, tatap kita tak sekadar bayang
yang hilang kala bias cahaya datang
mungkin hari-hari ini penuh dengan sajak berlumur senyum

Banyuwangi, Februari 2009

Incoming search terms:

  • syair mimpi
  • puisi jilbab
  • syair tentang jilbab
  • puisi tentang jilbab
  • sajak fatamorgana
  • sair mimpi
  • puisi judul fatamorgana
  • puisi jilbab 2010
  • Puisi berjudul jilbab merah
  • penyebaran serangga vektor oleh angin

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Malam, Puisi Umum, Sajak Cinta, Sajak Syair