Posted on 26 October 2009 by
admin
Judul: Cinta yang Tak Nyata
Oleh: “Noor M.A”
Telanjang kaki ini menapaki terjalnya bukit hatimu..
Kau memandangiku seolah mendorongku tuk terus melangkah..
Menghadang dalam perjalanan penuh duri dan paku..
Hingga bulat tekadku tak henti menyerah..
Namun kau tau hari itu..
Sedetik terluput oleh gundah dalam ragu..
Langkahku mulai terhenti..
Tak sampai niatan hati kala ini..
Seseorang tlah menantimu tuk temani hari-harinya..
Jaga dia dengan segenap cinta yang tiada tara..
Akulah bayang-bayang kasih sayang yang tak nyata..
puisi cinta, sajak cinta, syair cinta, cinta tak nyata, cinta semu cinta penantian
Incoming search terms:
- Kata cinta selingkuh di malam hari
- Kata_kata syair puisi penantian
- puisi gundah cinta
- sair cinta gunda
- sajak malam gundah
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sedih
Posted on 15 October 2009 by
admin
Judul: Saat yang kita lewati, menjadi kenangan
Oleh: “Rizky Anggreini”
Ingatkah kamu setiap sudut yang pernah kita lewati,
dengan canda, dengan tawa, kebersamaan yang selalu kurindukan…
setiap sudut itu jugalah yang selalu mengingatkan ku padamu…
tempat kita menghabiskan waktu dengan cerita, dengan sedikit tawa, bahkan obrolan serius tentang masa depan….
ooow aku merindukan semuanya…
Setiap kali ku lewati jalan itu, pagi dan sore,
saat itulah rinduku begitu menyesak…
setiap hari ku lewati tempat kita makan waktu itu,
tempat paling pojok dibawah pohon itu,
tempat itu juga lah yang mengingatkan ku padamu…
cerita, ketawa, saling mengejek, tiba-tiba diam, melanjutkan cerita…
kini semuanya jadi begitu berarti, tak seperti saat itu, tak pernah berpikir kalau aku bakal merindukan saat-saat itu…
Senyum mu yang menggoda, tawa mu yang renyah, candaan mu yang buat ku kesal, dan banyak hal yang kita sukai hampir sama…….
hooooo betapa berarti kenangan itu, sekarang…saat semua itu tlah menjadi kenangan
sajak, sajak rindu, sajak kangen, sajak gembira, sajak canda, sajak cinta, sajak menunggu
Incoming search terms:
- puisi pendek kangen
- puisi sajak pagi tiba
- sajak pagi hari
- sajak kangen
- sajak pagi hari tiba
- sajak kesal
- sajak gembira
- candaan yg ga bikin garing
- puisi pendek canda
- puisi bergambar anak jalanan
Categories: Sajak Cinta, Sajak Syair
Posted on 17 February 2009 by
admin
Air mata ku berlinangan..
Haru yang menyelimuti kesenangan..
Ataukah kepedihan dalam kesedihan..
Mungkinkah kepenatan dalam angan..
Aku terkantuk..
Sejenak tertunduk..
Kubenamkan semua masalah..
Kujauhkan segala amarah..
Tak pernah ku tau..
Teramat berarti hadirmu..
Teramat besar pengaruh mu..
Selamanya di sisiku..
Aku bukan penyair..
Dipenuhi sajak yang mengalir..
Aku bukan musisi..
Yang lagunya dapat kau dengarkan setiap hari..
Tapi aku adalah aku..
Aku yang mencintaimu..
Aku yang menginginkan mu..
Sampai kapanpun mencintaimu..
Noor M.A
Tuesday, February 17, 2009 7:37 AM
Incoming search terms:
- puisi aishuteru
- puisi pagi nan cerah harapan
- puisi asiteruh
- Puisi Sejarah cinta akankah terulang
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Semangat
Posted on 24 December 2008 by
admin
.. Pencinta punya pelindung dalam pembuluh darahnya,
Pencinta sibuk membicarakan Cinta yang tak dapat dibandingkan.
Kata Akal, “Rukun iman yang lima perkara sudah mencukupi, tiada lagi jalan”
Cinta menjawab, “Ada sebuah jalan, berulang kali aku melaluinya!”
Akal melihat pasar, kemudian mulai berjualan
Cinta melihat ada banyak pasar di sebalik pasar akal.
Banyak al-Hallaj mereka temui di sana, mereka meyakini jiwa cinta
Dan menolak mimbar seraya memilih tiang gantungan
Pencinta yang faqir memiliki penglihatan hati penuh pesona
Orang yang hanga mengandailkan pada akal, hatinya gelap, semua disangkalnya
Akal berkata, “ Janganlah kakimu dijejakkan di situ,
Di halaman istana hanya duri yang tumbuh!”
Cinta berkata, “Duri-duri ini semuanya milik akal yang bersarang dalam dirimu!”
Waspadalah dan diam, buanglah duri kehidupan dari telapak kaki!
Supaya kau mendapat pelindung di dalam dirimu.
Shamsi Tabriz! Kaulah matahari dalam awan kata-kata;
Apabila matahari terbit, maka setiap kata pun sirna!
Judul Inspirasi oleh Admin
Sajak Jalaluddin Rumi
Incoming search terms:
- puisi a-b-a-b
- tanaman yang diganggu hama musang
Categories: Puisi Rumi
Posted on 18 December 2008 by
admin
Ku ucapkan selamat tinggal kepada semua
Dan juga sedikit luahan rasa duka…
kepada penyair PUISI CINTA
pengarang PUISI CINTA
penulis PUISI CINTA
penyajak SAJAK CINTA
Peminat PUISI CINTA
Pemgumpul MADAH CINTA…
dimana sahaja mereka berada.
Yang sedang tidur
Yang sedang lelah
Yang sedang sakit
Yang sedang coma
Atau yang sudah mati!
Mati kerana ketakutan
Mati kerana kesibukan
Mati kerana menyembunyikan diri
Mati kerana melarikan diri
Dari kemanusian….
kejujuran dan keluhuran
dan…
dari PUISI CINTA!
Incoming search terms:
- puisi kemanusian
- contoh puisi kemanusian
Categories: Puisi Cinta, Puisi Umum