Search Results   sajak pagi hari | Sastra Nusantara

Saat yang kita lewati, menjadi kenangan

Posted on 15 October 2009 by (0) Comment

Judul: Saat yang kita lewati, menjadi kenangan
Oleh: “Rizky Anggreini”

Ingatkah kamu setiap sudut yang pernah kita lewati,
dengan canda, dengan tawa, kebersamaan yang selalu kurindukan…
setiap sudut itu jugalah yang selalu mengingatkan ku padamu…
tempat kita menghabiskan waktu dengan cerita, dengan sedikit tawa, bahkan obrolan serius tentang masa depan….
ooow aku merindukan semuanya…
Setiap kali ku lewati jalan itu, pagi dan sore,
saat itulah rinduku begitu menyesak…
setiap hari ku lewati tempat kita makan waktu itu,
tempat paling pojok dibawah pohon itu,
tempat itu juga lah yang mengingatkan ku padamu…
cerita, ketawa, saling mengejek, tiba-tiba diam, melanjutkan cerita…
kini semuanya jadi begitu berarti, tak seperti saat itu, tak pernah berpikir kalau aku bakal merindukan saat-saat itu…
Senyum mu yang menggoda, tawa mu yang renyah, candaan mu yang buat ku kesal, dan banyak hal yang kita sukai hampir sama…….
hooooo betapa berarti kenangan itu, sekarang…saat semua itu tlah menjadi kenangan

sajak, sajak rindu, sajak kangen, sajak gembira, sajak canda, sajak cinta, sajak menunggu

Incoming search terms:

  • puisi pendek kangen
  • puisi sajak pagi tiba
  • sajak pagi hari
  • sajak kangen
  • sajak pagi hari tiba
  • sajak kesal
  • sajak gembira
  • candaan yg ga bikin garing
  • puisi pendek canda
  • puisi bergambar anak jalanan

Categories: Sajak Cinta, Sajak Syair



Surat Kepada RAN 1 & 2

Posted on 16 May 2009 by (0) Comment

Judul: Surat Kepada Ran 1 & 2
Oleh: “TAUFIK WALHIDAYAT

SURAT KEPADA RAN 1

pagi ran, mungkin saja baru pagi ini sempat kau baca suara kalbu ini
sebab semalam engkau tidur dengan pulas sekali
setelah seharian bergulat dengan gemerlap pijar lampu yang menyilaukan

ran aku hanya ingin mengatakan padamu bahwa peracakapan kita
di perlehatan sakral itu penuh makna bagiku
meski kau hanya ucap sepintas lalu
ucapmu adalah anugerh bagiku
tapi tahukah kau ran saat itu hatiku laksana terhempas gletser
dingin sedingin beku
sejuk sesejuk embun yang jatuh didedaunan
ran , adakah bahasa yang sanggup ungkap bahagia ini
saat kutahu kau baca setiap sajak
yang kukirim padamu disetiap titik dua belas
dan yakinlah ran, aku pasti datang padamu bukan hanya sajak
seperti janjiku padamu saat itu
tak lupa kubawa serta segala kejujuran yang pernah kumiliki
itupun jika ada sepatah kata kepastian darimu
ran, dibawah kegamangan dan keraguan mungkin
aku menggigil diam seribu bahasa
tersiksa waktu yang tersenyum beku disudut sunyi.

Banyuwangi, 02 Desember 2008

Incoming search terms:

  • puisi pahlawanku
  • tujuan induksi pupuk KNO3 terhadap perangsangan pembungaan mangga

Categories: Cerita Cinta, Cerita Pendek, Cerita Remaja



Fatamorgana Rintik Hujan

Posted on 16 May 2009 by (0) Comment

Judul : Fatamorgana Rintik Hujan
Oleh:”TAUFIK WALHIDAYAT

pagi ini aku mengirimimu hujan
agar mengusap derai mimpi semalam
menggulung beku menggurat jilbab
rona merah membersit makna

pagi ini aku mengirimimu hujan
garis lurus membenam jiwa
gairah alam berkerudung kabut tipis
menari lembut sejukkan jiwa

mencoba kembali mengingat percakapan kita
seperti melukis raut wajahmu disejuk derai gerimis
lihatlah raey, indah warna pelangi ‘lah membingkainya
mengabarkan sebuah kejujuran hati kita

ah mimpi semalamn masih saja lenakan kesadaranku pagi ini
entahlah, menggurat sebayang sepi
digumpal kelabu awan dalam bait bait sajak
kibar jilbabmu hembuskan angin sejukkan jiwa
andai saja Raey, tatap kita tak sekadar bayang
yang hilang kala bias cahaya datang
mungkin hari-hari ini penuh dengan sajak berlumur senyum

Banyuwangi, Februari 2009

Incoming search terms:

  • syair mimpi
  • puisi jilbab
  • syair tentang jilbab
  • puisi tentang jilbab
  • sajak fatamorgana
  • sair mimpi
  • puisi judul fatamorgana
  • puisi jilbab 2010
  • Puisi berjudul jilbab merah
  • penyebaran serangga vektor oleh angin

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Malam, Puisi Umum, Sajak Cinta, Sajak Syair