Search Results   sajak tentang janji | Sastra Nusantara

Surat Kepada RAN 1 & 2

Posted on 16 May 2009 by (0) Comment

Judul: Surat Kepada Ran 1 & 2
Oleh: “TAUFIK WALHIDAYAT

SURAT KEPADA RAN 1

pagi ran, mungkin saja baru pagi ini sempat kau baca suara kalbu ini
sebab semalam engkau tidur dengan pulas sekali
setelah seharian bergulat dengan gemerlap pijar lampu yang menyilaukan

ran aku hanya ingin mengatakan padamu bahwa peracakapan kita
di perlehatan sakral itu penuh makna bagiku
meski kau hanya ucap sepintas lalu
ucapmu adalah anugerh bagiku
tapi tahukah kau ran saat itu hatiku laksana terhempas gletser
dingin sedingin beku
sejuk sesejuk embun yang jatuh didedaunan
ran , adakah bahasa yang sanggup ungkap bahagia ini
saat kutahu kau baca setiap sajak
yang kukirim padamu disetiap titik dua belas
dan yakinlah ran, aku pasti datang padamu bukan hanya sajak
seperti janjiku padamu saat itu
tak lupa kubawa serta segala kejujuran yang pernah kumiliki
itupun jika ada sepatah kata kepastian darimu
ran, dibawah kegamangan dan keraguan mungkin
aku menggigil diam seribu bahasa
tersiksa waktu yang tersenyum beku disudut sunyi.

Banyuwangi, 02 Desember 2008

Incoming search terms:

  • puisi pahlawanku
  • tujuan induksi pupuk KNO3 terhadap perangsangan pembungaan mangga

Categories: Cerita Cinta, Cerita Pendek, Cerita Remaja