Posted on 17 October 2011 by
admin
Apa itu bahagia bagiku
Oleh: Vhyta maula alhady
Apalah arti kebahagiaan
Bila seorang yang ku sayangi tiada menemani
Apalah arti kebahagiaan
Bila tuturku tak terngiang di telinganya
Apalah arti kebahagiaan
Bila senyumku tak dilihatnya
Apalah arti kebahagiaan
Bila uraian tawaku tak terdengar olehnya
Apalah arti kebahagiaan
Bila tiada dia dalam dekapan
Apalah arti kebahagiaan
Bila rindu ini tak terbalaskan
Apalah arti kebahagiaan
Jika masih kumenangis sendiri dalam hening malam
Apalah arti kebahagiaan
Bila ku merasa sepi dalam keramaian
Apalah arti kebahagiaan
Bila hanya bisa meratapi kenangan
Apalah arti kebahagiaan
Jika kau tak kembali seperti yang kuinginkan
Kasih
Kembali menjadi yang satu-satunya dalam hatiku
Kembali menjadi engkau yang dulu
Kembali menjadi terkasih dalam hidupku
Incoming search terms:
- puisi bahagia
- puisi kebahagiaan
- apa itu bahagia
- uraian hatiku
- puisi tentang senyum kebahagiaan
- puisi senyuman bahagia
- puisi senyum kebahagiaan
- puisi ketakutan hati
- puisi kebahagiaan hati
- apa arti bahagia
Categories: Alunan Puisi
Posted on 14 June 2011 by
admin
Nama Aku Rusli,panggilan akrab biasnya dipanggil ucy atau ully,sejak kecil sampai dewasa aku sangat dekat ama mama(my mother). Klo berbicara mengenai seorang wanita sejak SD,SMP,Sampai ke jenjang SMK Aku dikenal pria yang dingin dan takut pada seorang wanita entah knapa bila aku dekat dengan seorang wanita,tubuh ini pasti gugup dan dingin ,teman-teman aku sering mengejek aku,.”katanya…sich kalw aku itu seorang pecundang dan cement istilah gaulnya anak jaman sekarang,tapi aku cuek aja dan tidak pernah ambil pusing apapun yang di katakan oleh orang lain.yah..mau gimana lagi itu mungkin sudah jadi takdir aku dri yang kuasa….dan aku selalu berpikir suatu saat pasti aku akan berubah..tapi kapan waktunya tiba………………………….
dan semua itu aku sudah lalui,,,,saat ini keseharian aku hanya sibuk bekerja sambil kuliaH,
Terus terang aku sangat bosan dgn hidup ini.tiap hari hanya memikirkan apa yang harus aku lakukan agar aku bisa mendapatkan uang banyak yang bisa memenuhi kebutuhan ekonomi keluargaku dan kuliahku. Padahal hidup ini sangat indah jika kita sudah memenuhi kehidupan ekonomi yang kita penuhi.karena banyak hal yang harus kita lakukan di dunia ini.
Tapi banyak tantangan yang aku hadapi di setiap lika liku kehidupan yang aku alami dalam perjalananku,aku sempat berpikir mau jadi apa aku sebenarnya di masa depan nanti ????? NAMUN SEMUA ITU HANYA HAYALAN SAJA YANG ADA DI BENAKKU…………
Incoming search terms:
- pusi alam
- kata kata menunggu cinta yang tak pasti
- cerita bersambung tentang cinta
- Cerita Bersambung Cinta
- cerita bersambung
- cerita dewasa bersambung
- kata kata kesepian tanpa pacar
- Puisi singkat cinta menghilang
- cerita pendek cuek tapi cinta
- hidupmu hartamu kau belanjakan
Categories: Cerita Bersambung, Cerita Pendek, Cerita Remaja, Sebuah Cerita
Posted on 14 June 2011 by
admin
Sayang…..
Disaat Rika Idmayanti membutuhkan Razi Muhara. Z
Mengapa Razi Muhara. Z tega pergi jauh dari Rika Idmayanti
Disini Rika Idmayanti benar-benar merasa sepi
Benar-benar sendiri
Entah mengapa hati Rika Idmayanti selalu gelisah
Rika Idmayanti selalu memikirkanmu, wahai Razi Muhara. Z
Rika Idmayanti selalu merindukanmu, wahai Razi Muhara. Z
Tiada lagi yang dapat Rika Idmayanti katakan
Rika Idmayanti benar-benar mencintaimu, wahai Razi Muhara. Z
Sayang,… janganlah Razi Muhara. Z pergi dari, Rika Idmayanti
Rika Idmayanti mohon….
Rika Idmayanti harap Razi Muhara. Z bisa mengerti smua isi hati Rika Idmayanti
Disini, ditempat ini
Kan Rika Idmayanti tunggu kehadiranmu, wahai Razi Muhara. Z lagi
di kota Padang….
Karya: Rika Idmayanti ST. M.Kom
Dosen Politeknik Negeri Padang
dan Universitas Putra Indonesia YPTK Padang
Incoming search terms:
- kamut sedih
- bahasa sastra kehadiranmu
- puisi singkat pagi merindumu
- puisi sastra sedih
- puisi sedih guruku
- puisi untuk ibu dosen
- puisu penantian kehadiran mu
- puizi berjudul merindukanmu
- sabar dan tunggu sajak
- sajak dan puisi islami tentang keikhlasan
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Penantian, Puisi Sedih
Posted on 28 April 2011 by
admin
Tatkala kesepian menyelimuti hati
dan kesepian membelenggu diri
linangan air mata juga tidak kering dengan sendiri
engkau hadir mendampingi diri ini
dan mencuci keheningan di jiwa ini
Tatkala pandangan gelap dalam cahaya
dan ketakutan mengundang kesuraman
engkau tulus mendakap diri ini
menyisir rerambutku dengan jemari halusmu
membelai aku dengan sebidang kasih
Tatkala senyuman ini menyimpan rahsia
dan diari hati tertutup rapat elak dibaca
engkau merenung mata ini dengan penuh kesungguhan
bagaikan berharap engkaulah kunci bagi diari itu
dan engkau mengetahuinya dengan jelas
Sakitnya hati ini
tatkala menyedari engkau tiada dalam realiti
engkau hanya fantasi hati ini
kapankah engkau akan hadir?
dan menghentikan khayalan ini
KEKASIH…
Incoming search terms:
- contoh puisi persahabatan berima
- puisi pemandangan berima
- puisi tentang pemandangan alam karya ws rendra
- puisi tentang alam berima
- puisi pacar khayalanku
- puisi pacar khayalan
- puisi menahan kesepian
- puisi kesepian tanpa kekasih
- puisi kesendirian tanpa kekasih
- puisi awan menyelimuti
Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan
Posted on 29 March 2011 by
admin
Puisi Ratap Hani Teraniaya oleh asmarani
Hari teras sunyi di hati,
Mata menatap dgn alunan perih,
Sepi temani diri dan hari,
Ingin pergi Tak kuasa Hadapi Emosi
Ya alloh
Bimbingku senantiasa di jlnmu
Jauhkan dari godaan Syetan
Ampuni tindakan yg kulakukan
ingin kembali kepelukanmu
Bermanja dan mengadu kpdmu
Apda daya ku hanya kecil di matamu
Namun kupercaya akan kebesaranmu ya alloh
Incoming search terms:
- sajak sedih dan penuh ratapan
- puisi ratapan hati
- askep anak teraniaya
- puisi ratapan untuk anak
- puisi tahun 2010
- puisi teraniaya
- puisi seorang yg teraniaya
- puisi sedih ratapan diri
- puisi rumi
- puisi ratapan perang
Categories: Alunan Puisi, Puisi Doa, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Penantian, Puisi Rumi, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Tahun Baru
Posted on 21 January 2011 by
admin
aku ada disini
diantara penghujung waktu
terus dan terus menyelusuri
dari ujung ke ujung sepi
aku masih disini
bersama waktu waktu yang kabur
hingga sampai saat ini
senja pun telah uzur
tetap disini
kian sepi
waktu pun membisu
tiada kata yang mampu ku kutip
masih saja di sini
tak beranjak sama sekali
terdiam dan tergugu
semua serba kelu
Incoming search terms:
- pencitraan puisi
- puisi Khalil Gibran dan parafrasanya
- puisi sungai yang indah
- sajak sajak zikri chania
- sajak kau membuat aku bingung
- puisi umum dengan pencitraan
- aku tersenyum diatas perih dan tertawa diantara luka puisi
- puisi judul tawa
- home puisi kenangan kahlil gibran sajak cinta puisi perpisahan puisi cinta puisi persahabatan puisi rindu puisi chairil anwar - senja di pelabuhan kecil
- Tulangku patah sajak
Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Islami, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Umum
Posted on 5 January 2011 by
admin
Aku iba
Aku risih
Aku menagis di akhir tahun malam ini
seperti biasa yang ku rasa
Ku lihat dari celah jendela
Ku sorotkan mata ke arah langit timur
Yang Terliahat hanyalah api yang mengelabuni arah pandang ku
Ku intip bulan dari balik kabut asap
Karena itu yang bias ku lakukan lewat jeruji besi jendela kamar ku
Ku pejamkan mata,dan aku pun menangis bebas
Karena kesepian ku hanya di temani pekik dari mulut mulut terompet
Dan hidupku hanya di temani kata kata yang sepi
2010….<<>>2011
Incoming search terms:
- tema dalam puisi terompet karya w s rendra
- cari tema puisi ulang tahun perusahaan
- puisi terompet
- akibatnya jika luka bekas cabut di semprot sodium hipoklorit
- terompet karya ws rendra
- sajak terompet
- puisi terompet-w s rendra
- puisi terompet karya ws rendra
- Parafrase puisi jam kota
- memparafrasekan puisi terompet karya ws rendra
Categories: Alunan Puisi, Puisi Doa, Puisi Harapan, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Tahun Baru
Posted on 23 December 2010 by
admin
Cerita dan Kisah Nabi Adam a.s
Setelah Allah s.w.t.menciptakan bumi dengan gunung-gunungnya, laut-lautannya dan tumbuh – tumbuhannya, menciptakan langit dengan mataharinya,bulan dan bintang-bintangnya yang bergemerlapan menciptakan malaikat-malaikatnya ialah sejenis makhluk halus yangdiciptakan untuk beribadah menjadi perantara antara Zat Yang Maha Kuasa dengan hamba-hamba terutama para rasul dan nabinya maka tibalah kehendak Allah s.w.t. untuk menciptakan sejenis makhluk lain yang akan menghuni dan mengisi bumi memeliharanya menikmati tumbuh-tumbuhannya,mengelola kekayaan yang terpendam di dalamnya dan berkembang biak turun-temurun waris-mewarisi sepanjang masa yang telah ditakdirkan baginya.
Kekhawatiran Para Malaikat.
Para malaikat ketika diberitahukan oleh Allah s.w.t. akan kehendak-Nya menciptakan makhluk lain itu, mereka khuatir kalau-kalau kehendak Allah menciptakan makhluk yang lain itu,disebabkan kecuaian atau kelalaian mereka dalam ibadah dan menjalankan tugas atau karena pelanggaran yang mereka lakukan tanpa disadari. Berkata mereka kepada Allah s.w.t.: “Wahai Tuhan kami! Buat apa Tuhan menciptakan makhluk lain selain kami,padahal kami selalu bertasbih,bertahmid,melakukan ibadah dan mengagungkan nama-Mu tanpa henti-hentinya,sedang makhluk yang Tuhan akan ciptakan dan turunkan ke bumi itu,nescaya akan bertengkar satu dengan lain,akan saling bunuh-membunuh berebutan menguasai kekayaan alam yang terlihat diatasnya dan terpendam di dalamnya,sehingga akan terjadilah kerusakan dan kehancuran di atas bumi yang Tuhan ciptakan itu.”
Incoming search terms:
- kata kata kesal
- kata-kata kesal
- puisi buka hatimu
- kata kesal
- puisi buka hati
- analisis puisi balada penantian
- puisi cinta hamka
- Puisi kekuatan hidup
- puisi kesal tentang cinta
- kumpulan puisi karya hamka
Categories: Cerita Islami, Kisah Nabi, Sebuah Cerita
Posted on 23 December 2010 by
admin
Judul: TAHUN BARU
Penulis: Syaiful Bahri
Aku melihatmu bergerak ke arahku
lembut seperti daun jatuh
pada arus sungai
Atau mungkin hanya seekor serigala
mengaung di setiap malam
yang sepi
lapar akan sekerat cinta
Atau akar pepohonan
tanpa daun dan ranting-rantingnya
yang runcing lagi tajam
bagi seekor burung pengelana lelah
Terlalu lama menunggu
hujan dan gerimis
Atau tangis seorang gadis
Atau bulan perak
berenang dalan kolam ikan mujaer
Atau bunyi terompet
sebagai tanda pertemuan
Dan aku kembali melihatmu
telah berdiri jelas di depanku
ketika selimuti tubuhmu dengan tubuhku
ternyata cuma bayang-bayang
Incoming search terms:
- sistematika kutu dompolan pada tanaman kopi
- cara hitung pengapuran pada tanah masam
- pembibitan lada menggunakan zpt rootone f
- tahap tahap penggemburan tanah ppt
Categories: Alunan Puisi, Friendship Poems, Puisi Tahun Baru
Posted on 22 December 2010 by
admin
Judul: Ibu
Oleh: Ahmad Sholihin
Ibu…..
ketika ku mengingatmu
ku terasa sepi
karna jauh dari tempat tinggalmu
jauhmu tak bisa menghapus atas jasamu
yang sungguh mulia
ku menerawang melalui sinar mentari
yang menerobos celah bilik yang sempit
anginpun menghantarkan rinduku pada ibu
rindu yang berisikan doa dan asa
Ibu….
maafkanlah
ku tak bisa bertemu
agar kau sehat selalu
asamu tak munkin terhutung
dau-daun dan lautanpun tak cukup dijadikan bahan baku tuk dijadikan bahan baku mencatat jasa-jasamu
aku selalu ingat dan merasakan
belaianmu yang masih hangat
Ibu…
ketika ku mengingatmu
ku terasa sepi
karna jauh dari tempat tinggalmu
jauhmu tak bisa menghapus atas jasamu
yang sungguh mulia
ku menerawang melalui sinar mentari
yang menerobos celah bilik yang sempit
anginpun menghantarkan rinduku pada ibu
rindu yang berisikan doa dan asa
Ibu….
maafkanlah
ku tak bisa bertemu
agar kau sehat selalu
asamu tak munkin terhutung
dau-daun dan lautanpun tak cukup dijadikan bahan baku tuk dijadikan bahan baku mencatat jasa-jasamu
aku selalu ingat dan merasakan
belaianmu yang masih hangat
Incoming search terms:
- puisi pendek untuk ibu
- puisi singkat tentang ibu
- puisi pendek tentang ibu
- puisi pendek ibu
- puisi laut
- puisi singkat ibu
- puisi sederhana untuk ibu
- puisi bersajak laut
- puisi pendek
- puisi singkat untuk ibu
Categories: Puisi Cinta, Puisi Doa, Puisi Harapan, Puisi Pahlawan, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Semangat