Search Results   syair asa | Sastra Nusantara

Terhanyut dalam Sepi

Posted on 28 November 2009 by (0) Comment

Judul: Terhanyut dalam Sepi
Oleh: Kerjas_Soek

LONCENG BERBUNYI, AKU PERGI
PUKUL SEPULUH LAMANYA AKU DISANA
DIUJUNG UTARA DARI KELASKU
BUKU-BUKU BERJEJER MENANTIKAN STIAP MATA
JEMARIKU MULAI MENGAPIT SYAIR2 YANG DIBUKUKAN…..

AKU MELIHAT MULAI MERASA
AKU MEMBACA MULAI TERLENA
AKU MENDALAMI MULAI SSEPI

SUNGGUH AKU TERHANYUT DALAM BUAIAN KATA2 GUNING……
SELURUH ORGAN TUBUHKU TERLELAP DALAM KEINDAHAN PUITISME….
WAKTU KEMUDIAN
WAKTU YANG TAK DIIMPIKAN
AKU MULAI MASUK DALAM PASUNGAN
FISKA, MTK, KIMIA DATANG
HATI SEPI MULAI TERBUANG…..

Incoming search terms:

  • puisi sepi sendiri
  • puisi hanyut
  • puisi tentang hanyut

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih



Dalam kegelapan malam..

Posted on 26 October 2009 by (1) Comment

Judul: Dalam kegelapan malam..
Oleh: Rahmat Halim

Dalam kegelapan malam..
Kumendengar gemericik air yang menenangkan jiwa
Membentuk sebuah simponi alam dalam kegelapan
Seperti memainkan lagu sendu
Diantara kekosongan hatiku

Dalam kegelapan malam ..
Kurindukan mentari dengan cahayanya yang sombong
Merasuk masuk kedalam jendela kaca
Mengirimkan sinyalnya akan datangnya pagi
Menghentikan alur dari mimpi indah tentangmu

Dalam kegelapan malam..
Kumainkan jemariku pada sebuah gitar tua
Diiringi angin yang bersiul diantara hamparan rumput kering
Bersama nyanyian jangkrik yang begitu sempurna
Lalu dari situ kubuat sebuah bait lagu indah tentangmu

Dalam kegelapan malam..
Kumenatap ribuan bintang
Dengan sinarnya yang begitu indah
Yang menari diantara cahaya bulan separuh purnama
Membuatku teringat akan senyumanmu
Yang terus membayangi di alam sadarku

Didalam kegelapan malam..
Kutermangu dibuai mimpi
Mimpi akan datangnya seorang bidadari
Lalu menyapaku dengan senyumannya yang suci
Dan membawaku terbang jauh ke dasar hati
Membebaskan diriku dari segala rasa sepi

puisi malam, syair malam, puisi cinta, syair cinta, sajak cinta, sajak malam, puisi malam

Incoming search terms:

  • puisi kegelapan
  • syair kegelapan
  • syair bebas
  • puisi kegelapan jiwa
  • puisi kegelapan malam
  • syair orang tua
  • syair untuk orang tua
  • puisi cahaya kecil di kegelapan pekat
  • puisi cahaya di kegelapan malam
  • dalam kegelapan

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Umum, Sajak Cinta, Sajak Syair



Kedewasaan

Posted on 15 October 2009 by (0) Comment

Judul: Kedewasaan
Oleh: “John MN. Darkun

sebagaimana segala yang tumbuh
engkaupun akan berkembang seiring perjalanan sang waktu

engkau akan tumbuh dalam pertumbuhanmu dengan tanpa kau sadari
sebab pergerakan matahari dan hari yang kau jejaki
tidaklah kau mengerti

dan engkah hanya dapat merasakannya
ketika engkau merasa aneh terhadap dirimu
ketika masa lalu menjadi tawa hari ini
dan ketika masa depan menjadi tujuan kehidupan

saat itu kau akan lebih bijak dalam bersikap, dalam mengambil dan memutuskan tindakan
sebab engkau telah tumbuh dewasa

syair, syair cinta, syair kasih, syair sayang, sajak cinta, sajak kasih, sajak sayang, pengalaman

Incoming search terms:

  • Puisi kedewasaan
  • syair bijak
  • syair kedewasaan
  • puisi kedewasaan cinta
  • Kedewasaan puisi
  • Syair syair bijak
  • syair kasih
  • Puisi romantis kedewasaan
  • puisi pengalaman hari kartini
  • puisi kedewasaan-smp

Categories: Puisi Cinta, Sajak Cinta, Sajak Syair



Egois

Posted on 15 October 2009 by (0) Comment

Judul: EGO
Oleh: “Rizky Anggreini”

Pagi ini kulihat senyum mu,
setelah berapa minggu kita diam dan diam…
Akupun membalas senyum mu,
tapi, hambar…
Padahal dulu senyum mu lah yang paling kutunggu…
yang membuat getaran dihati ini,
yang membuat hatiku bergetar hebat…
Kini apalah arti senyum mu,
buat hati ku yang terlanjur membeku…
Ku ingin mengembalikan semuanya seperti dulu,
tapi lagi lagi kesal ku telah membeku…
Tak ingin kah kau jelaskan semuanya ?
haruskah aku yang memulainya ?
Karna ku yakin engkau pun bingung dengan keadaan yang ini…
Aku ingin menjelaskan semuanya
tapi hatiku terlanjur sakit hingga lidah ku pun kelu…
SAyang ku…
Aku memang egois, mengutamakan sakit ku dan mengabaikan rasa sayangku padamu…
Dan sakitku juga bukan karna mu,
tapi mungkin juga salah mu…
Sampai kapan kita bertahan,
sampai kapan kita diam,
sampai kapan aku bisa menahan ?

cinta, syair hambar, syair menunggu, syair ego, syair mausia, syair sayang, syair harapan, syair diam

Incoming search terms:

  • syair harapan
  • syair menunggu
  • syair harapan cinta
  • contoh puisi keegoisan
  • syair puisi egois
  • syair kekasih yang hilang
  • syair jalan harapan
  • sastra hambar
  • sair harapan
  • puisi tentang keegoisan cinta

Categories: Sajak Cinta, Sajak Syair



Penantian

Posted on 3 July 2009 by (0) Comment

Judul: PENANTIAN
Oleh: Rani

Sudah tiba saatnya membuka lembaran langit
membaca halaman terlipat
Selaksa rindu,engkau menari bersama hujan
Bidadariku berlari meniti angin yang menghantar
Taufan ditarik kenyataan
Memintaku untuk meniti waktu mencari nada sehati
Tuhan Anugerahkanlah cinta itu
Agar aku bisa dekat dengannya
Tuhan Anugerahkan rasa itu
Agar dapat menyatukan jiwa…
Jangan biarkan perasaanku gundah
Jangan biarkan penatianku Sia-sia

Oh…..Tuhan
apa yang dapat ku perbuat
aku seperti hilang
bagaikan ditelan bumi
Detik,menit dan jam…
Berlalu dengan sekedip mata
Apa yang ada hanya penantian
Yang kan slalu terhalang…..

Tags: syair cinta, syair anugrah, syair, sajak, sajak syair, sajak penantian, sajak rindu, syair penantian, syair rindu

Incoming search terms:

  • syair penantian
  • sair penantian
  • Syair syair penantian

Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian



Hidangan Dari Langit

Posted on 24 December 2008 by (0) Comment

Bulan puasa telah tiba.
larangan raja mulai berlaku:
jauhkan tanganmu daripada makanan,
hidangan rohani telah disediakan.

Roh telah bebas dari pengasingan dirinya dan menundukkan tangan tabiat jelek;
hati yang sesat telah dikalahkan dan perajurit iman telah sampai.
Bala tentera penidur telah menyerah dan segera ditawan,
dari bara penyulut api jiwa tiba seraya meratap;

Lembu itu begitu molek,
Musa bin Imran muncul;
melaluinya si mati hidup semula apabila badannya telah melaksanakan upacara qurban;
Puasa ialah upacara qurban kita,
yang menghidupi jiwa;
mari kita qurbankan badan kita, kerana jiwa tiba sebagai tamu;

Iman yang teguh ialah awan lembut,
kearifan ialah hujan yang tercurah darinya,
kerana pada bulan iman inilah al-Qur`an diwahyukan.

Apabila nafsu badani dikawal,
roh akan mikraj ke langit;
apabila pintu penjara dirubuhkan maka jiwa akan mencapai pelukan Kekasih.

Hati telah menukar tabir gelapnya dan menggerakkan sayapnya ke angkasa;
Hati, yang menyerupai malaikat, sekali lagi tiba di tengah mereka.
Tangkaplah tali pengikat tubuhnya,
di atas perigi berteriaklah,
“Yusuf dari Kana`an telah tiba!”

Pada waktu `Isa Almasih terjatuh dari keledainya maka doanya diterima Allah;
Cucilah tanganmu, kerana Hidangan langit telah tiba;
Cucilah tangan dan mulutmu,
jangan makan atau bercakap-cakap;
carilah kata dan suapan nasi yang diturunkan untuk dia Si Diam!

Semua ibadah yang dilakukan dengan tulus dan ikhlas oleh seorang pemeluk agama yang teguh merupakan manifestasi daripada cinta.
Demikian pula halnya dengan ibadah puasa.
Sebagai ibadah, puasa pada bulan Ramadhan merupakan bentuk pengurbanan jiwa.
Sememangnya cinta menuntut pengurbanan.
Pengurbanan yang dimaksud ialah pengurbanan jiwa dan hati,
yang hanya diperuntukkan kepada-Nya.

Judul Inspirasi oleh Admin
Syair Jalaluddin Rumi

Incoming search terms:

  • syair agama
  • contoh syair agama
  • syair madura agama
  • kumpulan syair agama
  • Sair agama
  • syair syair agama
  • syair tentang agama
  • kata-kata cinta jalaludin rumi
  • sejarah contoh kumpulan syair
  • kata cinta jalaludin rumi

Categories: Alunan Puisi



Syair Cinta Ramadhan

Posted on 18 December 2008 by (0) Comment

Kali ini bulan ramadhan tiba lagi!
Seperti biasa ramai umat islam berpuasa…
Aku tidak pasti berapa ramaikah yang berpuasa kali ini…

Kadang2 aku terfikir…
Cuaca tidak menentu
Kadang2 panas dan kadang2 hujan
Kenderaan begitu sibuk dijalan raya kota
Manusia zaman ini begitu ligat bergerak kesana kesini
Masing2 dengan usaha masing2 cuba mengejar kejayaan kehidupan….
Ada yang stress dan ada yang keletihan
Masih adakah yang sanggup berpuasa di bulan ramadhan ini..???
Masih adakah yang mahu membersih diri fikiran hati dan jiwanya dengan berpuasa di bulan ramadhan..??
Entah..lah!
Aku pun tidak tahu…

Apa yang ku tahu ialah…
Bulan ramadhan sentiasa bakal tiba setiap tahun!
Selagi dunia belum kiamat!

Categories: Sajak Syair



Pantun2 Indonesia Raya

Posted on 15 December 2008 by (2) Comment

inilah pantun-pantun tanpa sampiran
Karena yang terburuk sudah sangat telanjang
Inilah pantun-pantun hanya sampiran
Karena setiap isi tidak boleh diungkapkan

Inilah syair pantun-pantunan
Untuk pelipur lara koran-koran yang ngumpet di balik kegelapan
Untuk para cendekiawan yang arif dan bungkam
Untuk kaum seniman yang sibuk main akrobat aliran-aliran

Incoming search terms:

  • kumpulan pantun indonesia
  • contoh pantun cinta tanah air
  • pantun tentang cinta tanah air
  • pantun tema cinta tanah air
  • pantun indonesia raya
  • kumpulan pantun2
  • pantun tanah air indonesia
  • kumpulan pantun pembangunan negeri
  • Pantun tanah air
  • pantun gerakan indonesia raya

Categories: Emha Ainun Nadjib, Kumpulan Pantun