Posted on 14 June 2011 by
admin
Nama Aku Rusli,panggilan akrab biasnya dipanggil ucy atau ully,sejak kecil sampai dewasa aku sangat dekat ama mama(my mother). Klo berbicara mengenai seorang wanita sejak SD,SMP,Sampai ke jenjang SMK Aku dikenal pria yang dingin dan takut pada seorang wanita entah knapa bila aku dekat dengan seorang wanita,tubuh ini pasti gugup dan dingin ,teman-teman aku sering mengejek aku,.”katanya…sich kalw aku itu seorang pecundang dan cement istilah gaulnya anak jaman sekarang,tapi aku cuek aja dan tidak pernah ambil pusing apapun yang di katakan oleh orang lain.yah..mau gimana lagi itu mungkin sudah jadi takdir aku dri yang kuasa….dan aku selalu berpikir suatu saat pasti aku akan berubah..tapi kapan waktunya tiba………………………….
dan semua itu aku sudah lalui,,,,saat ini keseharian aku hanya sibuk bekerja sambil kuliaH,
Terus terang aku sangat bosan dgn hidup ini.tiap hari hanya memikirkan apa yang harus aku lakukan agar aku bisa mendapatkan uang banyak yang bisa memenuhi kebutuhan ekonomi keluargaku dan kuliahku. Padahal hidup ini sangat indah jika kita sudah memenuhi kehidupan ekonomi yang kita penuhi.karena banyak hal yang harus kita lakukan di dunia ini.
Tapi banyak tantangan yang aku hadapi di setiap lika liku kehidupan yang aku alami dalam perjalananku,aku sempat berpikir mau jadi apa aku sebenarnya di masa depan nanti ????? NAMUN SEMUA ITU HANYA HAYALAN SAJA YANG ADA DI BENAKKU…………
Incoming search terms:
- pusi alam
- kata kata menunggu cinta yang tak pasti
- cerita bersambung tentang cinta
- Cerita Bersambung Cinta
- cerita bersambung
- cerita dewasa bersambung
- kata kata kesepian tanpa pacar
- Puisi singkat cinta menghilang
- cerita pendek cuek tapi cinta
- hidupmu hartamu kau belanjakan
Categories: Cerita Bersambung, Cerita Pendek, Cerita Remaja, Sebuah Cerita
Posted on 23 December 2010 by
admin
Cerita dan Kisah Nabi Adam a.s
Setelah Allah s.w.t.menciptakan bumi dengan gunung-gunungnya, laut-lautannya dan tumbuh – tumbuhannya, menciptakan langit dengan mataharinya,bulan dan bintang-bintangnya yang bergemerlapan menciptakan malaikat-malaikatnya ialah sejenis makhluk halus yangdiciptakan untuk beribadah menjadi perantara antara Zat Yang Maha Kuasa dengan hamba-hamba terutama para rasul dan nabinya maka tibalah kehendak Allah s.w.t. untuk menciptakan sejenis makhluk lain yang akan menghuni dan mengisi bumi memeliharanya menikmati tumbuh-tumbuhannya,mengelola kekayaan yang terpendam di dalamnya dan berkembang biak turun-temurun waris-mewarisi sepanjang masa yang telah ditakdirkan baginya.
Kekhawatiran Para Malaikat.
Para malaikat ketika diberitahukan oleh Allah s.w.t. akan kehendak-Nya menciptakan makhluk lain itu, mereka khuatir kalau-kalau kehendak Allah menciptakan makhluk yang lain itu,disebabkan kecuaian atau kelalaian mereka dalam ibadah dan menjalankan tugas atau karena pelanggaran yang mereka lakukan tanpa disadari. Berkata mereka kepada Allah s.w.t.: “Wahai Tuhan kami! Buat apa Tuhan menciptakan makhluk lain selain kami,padahal kami selalu bertasbih,bertahmid,melakukan ibadah dan mengagungkan nama-Mu tanpa henti-hentinya,sedang makhluk yang Tuhan akan ciptakan dan turunkan ke bumi itu,nescaya akan bertengkar satu dengan lain,akan saling bunuh-membunuh berebutan menguasai kekayaan alam yang terlihat diatasnya dan terpendam di dalamnya,sehingga akan terjadilah kerusakan dan kehancuran di atas bumi yang Tuhan ciptakan itu.”
Incoming search terms:
- kata kata kesal
- kata-kata kesal
- puisi buka hatimu
- kata kesal
- puisi buka hati
- analisis puisi balada penantian
- puisi cinta hamka
- Puisi kekuatan hidup
- puisi kesal tentang cinta
- kumpulan puisi karya hamka
Categories: Cerita Islami, Kisah Nabi, Sebuah Cerita
Posted on 26 October 2010 by
admin
Alidya terdiam membaca rangkaian curahan hatinya. Benarkah dengan tiga hari ia bisa menyadari akan kenyataan ini? Akan hatinya yang kini tertawan oleh sosok pendiam dan bijaksana Randy. Sosok lelaki yang perlahan tapi pasti menyadarkannya akan arti tulus mencintai apa adanya. Yang mengikrarkan padanya bahwa lelaki itu akan menyuntingnya suatu saat nanti. Namun ragu masih merajai hatinya karena sang pangeran hati tak jua memberi kejelasan akan hubungan mereka. Yang ia tahu setiap ditanya orang akan dirinya, Randy pasti menjawab, “ Dia temanku.” Benarkah hanya teman? Pertanyaan itu selalu mengusik nuraninya.
Mungkin ia bimbang. Dan juga ia jenuh dengan segala ke-tidak pasti-an ini. Hatinya pasti mengukirkan nama Randy. Namun ia tak tahu sebaliknya. Karena seorang Randy penuh misteri. Ia tak pernah mampu mendefinisikan bagaimana perasaan lelaki itu padanya. Tapi yang ia tahu dari semua sahabatnya bahwa lelaki itu sudah menyukainya sejak awal tahun ajaran.
***
Apa sebenarnya yang terjadi?!
Incoming search terms:
- pengaruh perrtumbuhan primer terhadap pertumbuhan sekunder
- bagaimana hubungan antara kapasitas tukar kation dengan jumlah yang akan kita berikan
- sel daun japan gladiol & keterangan nya
- puisi untuk hubungan yang rumit
- persen zat organik lumpur tinja
- peristiwa hijrah nabi muhammad ke thaif ke habasyah
- perbedaan daun tercemar dan tidak tercemar pada plastisitas
- pemucatan urat daun pada jagung
- klasifikasi bakteri phytomonas cattleyae
- kisah cinta dewasa
Categories: Cerita Bersambung, Cerita Dewasa, Cerita Pendek, Cerita Remaja, Cerita Sahabat
Posted on 4 July 2010 by
admin
Judul Penerimaan
From: al-Umam
‘Ku tatapkan mata hatiku pada penjuru waktu
‘Ku lampiaskan tanya jiwaku pada yang kujumpai
Ada apa dalam getar hatiku ?
Bila bertemu satu angan yang terbayang
ada rasa kian meronta, hendak mencari penawar hati.
Akankah getar hatiku membawa asa ?. Dimana … ?
Karena asaku adalah hidupnya jiwaku.
Langkah demi langkah ayunan hatiku berpijak,
menelusuri gugusan masa hidupku ;
‘Ku rasakan getar-getar penuh misteri,
- seperti jalur seorang musafir,
menyusuri jalan berpasir .. berkerikil .., kadang berbatu.
Perjuangan,
Laskar cinta di medan sunyi
angan menggapai namun tiada membekas
hampa sebuah raihan kandas dalam bidikan,
sebuah perang sunyi di belantara gundahnya hati.
.. cinta kugapai, tiada kudapat,
rinduku …, ‘bak peluru tiada bermusuh.
Kini laskar cinta kesunyian di medan laga,
kutatap – sepertinya …
perang ini sebuah perjalanan panjang.
Haruskah ‘ku lalui seorang diri,
atau diam termenung berteman kalut
sehingga asaku habis merenungi penjuru waktu
yang hanya terpena di hati.
Haruskah ‘ku lalui seorang diri … ?
Incoming search terms:
- geguritan basa jawa pengorbanan untuk pacar l
- kumpulan puisi perjuangan hidup
Categories: Alunan Puisi, Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Pahlawan, Puisi Penantian, Puisi Rumi, Puisi Sahabat
Posted on 24 January 2010 by
admin
Judul: hiduplah dengan mataku
Oleh: “adhi”
“Aku ingin banget lihat indahnya dunia ini, dan melihat wajah seorang malaikat yang selalu menemani aku di !”
Ucap syanta dengan penuh harapan
“malikat…..?”
Tanya adhi bingung,
“ia malaikat, kamu itu seperti seorang malikat dhi, yang selalu menemani dan menjaga ku”
“kamu bisa aja syanta….”
“dhi, kenapa sih kamu mau menemani aku ?”
“karna aku sayang banget sama kamu dan aku ga mau terjadi apa-apa sama kamu”
Ucap adhi tulus sambil memegang telapak tangan kiri syanta,
“Sayang,,,,! Kamu sayang sama aku, bukannya kamu hanya kasihan dengan seorang gadis buta seperti aku ?”
“kenapa kamu bicara seperti itu, jadi kamu meragukan perasaan ku ?”
“bukanya aku meragukan dhi, mana ada sih seseorang yang ingin punya kekasih tunanetra, itu hanya dapat membuat ………..”
Belum selesai bicara syanta memutuskan kata-katanya
“membuat apa ?”
Syanta hanya terdiam sejenak,
“aku menyayangi kamu dengan tulus syanta, bukan karna aku kasihan dengan kamu, jadi buanglah keraguan kamu itu. Aku ingin menjadi kekasih yang selalu menjaga dan menemani kamu syanta”
“maafin aku dhi aku ga bisa menjadi kekasih kamu, kamu lebih pantas dengan wanita normal bukan seperti aku”
“kenapa kamu bicara seperti itu syanta ? aku ingin kamu bicara jujur bagaimana perasaan kamu selama ini sama aku ?”
“sudahlah dhi, ga ada sedikitpun perasaan aku untuk kamu, aku selama ini hanya mengganggap kamu sebagai teman !”
“kamu bohong syanta, kamu bohong………..!!!”
Teriak adhi dengan sedih dan ia segera berlari pergi dari hadapan syanta dengan membawa kehancuran di hatinya, syanta hanya terdiam dan merenung atas semua apa yang telah dikatakannya pada adhi. Dalam hatinya syanta berkata “maafin aku dhi, aku telah membohongi perasaan aku sebenarnya aku sayang sama kamu tapi aku tidak ingin menyusahkan kamu semoga kamu mendapatkan wanita yang lebih baik dari aku”
Ternyata syanta juga memendam perasaan dengan adhi, terpaksa ia mengorbankan cintanya hanya karna ketidak sempurnaan dirinya, namun apa yang di lakukannya itu justru membuat dua hati menjadi hancur.
***
Incoming search terms:
- kata-kata kesel sama pacar
- puisi aku sayang banget sama kamu
- kata kesel sama seseorang
- kata kata kesel sama pacar
- kata kata berharap kau kembali
- hiduplah dengan mataku
- puisi singkat pelangi
- sayang kenapa kamu seperti ini
- puisi sayang banget sama pacar
- puisi kesel sama pacar
Categories: Cerita Bersambung, Cerita Cinta, Cerita Dewasa, Cerita Pendek, Cerita Remaja, Cerita Sahabat, Sebuah Cerita
Posted on 6 January 2010 by
admin
Judul: Penerimaan
Oleh: al-Umam Ibn Ubaidil Akbar
‘Ku tatapkan mata hatiku pada penjuru waktu
‘Ku lampiaskan tanya jiwaku pada yang kujumpai
Ada apa dalam getar hatiku ?
Bila bertemu satu angan yang terbayang
ada rasa kian meronta, hendak mencari penawar hati.
Akankah getar hatiku membawa asa ?. Dimana … ?
Karena asaku adalah hidupnya jiwaku.
Langkah demi langkah ayunan hatiku berpijak,
menelusuri gugusan masa hidupku ;
‘Ku rasakan getar-getar penuh misteri,
- seperti jalur seorang musafir,
menyusuri jalan berpasir .. berkerikil .., kadang berbatu.
Perjuangan,
Laskar cinta di medan sunyi
angan menggapai namun tiada membekas
hampa sebuah raihan kandas dalam bidikan,
sebuah perang sunyi di belantara gundahnya hati.
.. cinta kugapai, tiada kudapat,
rinduku …, ‘bak peluru tiada bermusuh.
Kini laskar cinta kesunyian di medan laga,
kutatap – sepertinya …
perang ini sebuah perjalanan panjang.
Haruskah ‘ku lalui seorang diri,
atau diam termenung berteman kalut
sehingga asaku habis merenungi penjuru waktu
yang hanya terpena di hati.
Haruskah ‘ku lalui seorang diri … ?
Categories: Alunan Puisi, Alunan Sajak
Posted on 30 December 2009 by
admin
Judul: Tersenyum di atas air mata yang sepi
Oleh: Amelia Fitriana
hari-hari ku yang sepi…
telah membawa hidupku dalam kesedihan..
canda tawa yang dulu ada..
telah terbawa jauh oleh rasa cintaku padamu…
aku hanya bisa berharap..
kau akan tau dan mengerti…
memahami dan merasakan apa yang aku rasakan..
dan membawa kembali senyuman untuk ku…
senyuman yang dulu kau bawa bersama cintaku…
tapi ada satu hal yang selalu aku takutkan…
kau tak pernah merasakan apa yang aku rasakan..
kau hanya menganggapku sebagai teman..
itu yang selalu membuatku merasa sepi…
tak mengungkapkan apa yang aku rasakan selama ini…
rasa cinta yang terpendam di dasar lubuk hati..
itu yang selalu membuatku tersenyum saat kau bahagia..
melihat kau bersama dia yang kau cintai…
dan dia itu bukan aku…
mungkin memang aku tersenyum bahagia…
tapi sebenarnya hatiku menangis…
menyadari bahwa cintamu bukan untuk ku…
tapi aku akan tetap tersenyum bahagia…
karna bahagiamu bahagia ku juga….
by:_”chanmel loverz 250809″_
Tags: puisi sepi, puisi sedih, puisi canda dan tawa, puisi cintaku, puisi ketakutan, puisi senyum, puisi bahagia, puisi lubuk hati
Incoming search terms:
- puisi ketakutan
- puisi rintian sajadah
- puisi lubuk hati
- puisi tetap tersenyum
- puisi senyuman
- puisi senyuman dlm luka
- puisi tersenyum lah dalam menanggis
- puisi_lubuk hati
- rintian jiwa
- senyum diatas luka puisi
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Semangat, Puisi Umum
Posted on 26 October 2009 by
admin
Judul: Cinta yang Tak Nyata
Oleh: “Noor M.A”
Telanjang kaki ini menapaki terjalnya bukit hatimu..
Kau memandangiku seolah mendorongku tuk terus melangkah..
Menghadang dalam perjalanan penuh duri dan paku..
Hingga bulat tekadku tak henti menyerah..
Namun kau tau hari itu..
Sedetik terluput oleh gundah dalam ragu..
Langkahku mulai terhenti..
Tak sampai niatan hati kala ini..
Seseorang tlah menantimu tuk temani hari-harinya..
Jaga dia dengan segenap cinta yang tiada tara..
Akulah bayang-bayang kasih sayang yang tak nyata..
puisi cinta, sajak cinta, syair cinta, cinta tak nyata, cinta semu cinta penantian
Incoming search terms:
- Kata cinta selingkuh di malam hari
- Kata_kata syair puisi penantian
- puisi gundah cinta
- sair cinta gunda
- sajak malam gundah
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Malam, Puisi Penantian, Puisi Sedih
Posted on 14 July 2009 by
admin
Judul: Kesendirian
Oleh: Andy Dermawan
Terkadang aku merindukan CINTA….
Terkadang aku merinduka sentuhan itu
Terkadang aku rindukan senyumanmu,perhatian yang dulu kau berikan….
Kini aku sendiri menjalankan roda hidupku…
Tanpamu yang temani aku lagi dalam Melangkah…
Kau sosok pribadi yang aku salalu nanti…
Di usiaku yang kini bertambah 1 tahun lagi…
aku ingin teriak..
aku ingin menjerit sekuat-Kuatnya
sejadi-jadinya memangil engkau untuk menemaniku merayakan hari Jadiku…
tapi tak mungkin!!!!!!
Dulu saat aku dapatkan umur yang bari…
kau berikan ciuman tulus..
kau beriak ucapan tak lupa DOA yang slalu iringi aku…
tapi kini kau pergi dan takkan KEMBALI…
AYAH tenang lah kau disana bersama yang Maha CIPTA…
karna dialah empuhnya hidup…
aku akan terus tersenyum dan berjalan tegar
walau kau tak bersama aku lagi namun CINTAKU slalu HIDUP dan DOAKU akan Selalu tekirim UNTUKMU..
Incoming search terms:
- syair kesendirian
- kesendirian 2011
- puisi bahasa jawa kediri sedih
- sajak kesendirian
- sajak tentang kesendirian
- syair tentang kesendirian
Categories: Puisi Cinta, Puisi Harapan, Puisi Kenangan, Puisi Penantian, Puisi Sahabat, Puisi Sedih, Puisi Umum
Posted on 18 June 2009 by
admin
Judul: Kartini Dialah Ibuku
Oleh: Iwansteep
Di umurnya yang hampir genap 46 tahun beliau masih bergelut dengan jarum mesin dan benang jahit. Wajahnya sudah nampak berkerut dengan rambut panjang yang jarang terurus. Di atas mesin jahit itu dengan semangat membabi buta beliau terus mencari nafkah untuk kehidupan yang lebih baik katanya. Berapa kali beliau mengungkapkan itu kepadaku tapi tak terlalu ku gubris, bagiku ini adalah jalan yang terbaik yang telah Tuhan berikan untuk aku dan ibuku.
Ya…,mau gimana lagi, sosok suami yang seharusnya mendampinginya kini telah pergi demi cinta seorang pelacur. Kedua anaknya pun kini tak terlalu perduli dengan keadanya. Tinggallah aku dan dirinya menjalani hidup yang mungkin kelak bisa berubah. Mungkin..?
Incoming search terms:
- pantun ra kartini
- pantun r a kartini
- cerita bersambung kartini
- kumpulan puisi r a kartini
- kumpulan cerpen perjuangan
- poetry ra kartini
- pantun pendek berjudul kartini
- pantun raden ajeng kartini
- kumpulan puisi ra kartini
- www kumpulan puisi untuk ra kartini com
Categories: Cerita Cinta, Cerita Dewasa, Cerita Remaja, Puisi Cinta, Puisi Umum, Sajak Cinta, Sajak Syair