Setelah Hari Jum’at nanti

No comment 484 views

hitam,+putih,+kelabuMungkin bibirku bisa tersenyum untuk menutupi gelapnya hati ini, aku manusia mungkin saja aku benar seperti yang engkau pikirkan! mungkin juga aku lebih baik dari yang engkau pikirkan, namun usahaku untuk menjadi yang lebih baik sepertinya kandas di tepi jurang.

Jika hari itu telah tiba dan akhirnya engkau menjauh, kesalahan terbesar dalam hidupku adalah membiarkanmu merasuki dalam hatiku. Maaf seakan hal yang mustahil bagiku, karena aku terlalu mencintainya. Aku tidak mengerti awal dari kisah ini, aku tak berharap kisah ini berawal, namun aku mempunyai harapan bahwa akhir cerita ini kebersamaan dan kebahagiaan.

Lagi-lagi keadaanku yang serba kekurangan ini menjadi penghalang untuk bisa melangkah bersama, mungkin kah ini sebuah takdir? aku rasa tidak, ini hanya sebuah permainan, sebuah tontonan, bak kisah berdirinya Taj’mahal yang megah, semoga tulisan ini menjadi megah karena setiap huruf kukirimkan ruh didalamnya.

Aku tak tau harus berbuat apa? aku hanya bisa berjalan mengiring do’a namun aku juga bingung do’a apa yang bisa aku panjatkan? sedangkan aku adalah pendosa yang hina. Aku tak tau tentang relegi, aku tak tau cerita pendahulu yang sering engkau ceritakan disaat aku butuh penjelasan.

Mungkin setelah jum’at nanti, aku akan tertawa dan terus berusaha atau sebaliknya, aku menangis dan mengutuk diri untuk sebuah kata? kata yang bosan kau dengar, kata yang selalu membuatmu muntah dan kata itu tak punya arti. Cinta… ya cinta adalah kata itu.

Jika setelah jum’at jawabnya Iya? temui aku dan katakan “Insyaallah Kita bersama” dengan penuh rasa kasih dan sayang, namun jika jawabnya Tidak. Jangan pernah temui aku, cukup katakan “Maaf, Kita hanya sampai disini” kirim lah lewat sms terakhirmu dan melangkahlah selagi engkau bisa melangkah dan biarkan aku disini menunggu bersama kumpulan awan hitam dan kelam.

author
Bangfad - Bukan Blogger Profesional, hanya mencoba berbagi pengalaman dan cerita. Belajar, Belajar dan Belajar untuk menjadi seorang penulis profesional dengan hobi Menulis, Ngoprek dan Mancing.
No Response

Leave a reply "Setelah Hari Jum’at nanti"