Tamsil Dunia Air

No comment 556 views

Apakah kita sampai dalam dasar kolam, gelisah
berkaca permukaan tak karuan, letih menyelami
tanpa harapan hingga makin buyarkan pandang
didepak sinar terjerembab kegelapan mendasar

Terhadap riak-riak gelombang, kita mengalir
menepi sampai ke tepi dari keramaian dunia air
ternyata banyak pilihan yang membingungkan
tak sempat untuk dapat menata diri kembali
betapa kita butuh bernafas lebih bebas lagi

Berkaca lebih bersih di atas permukaan kolam
pasrah karunia atau bencana yang akan tumpah
kita tetap menajamkan pandangan kehidupan

Puisi-Puisi Akhmad Sekhu

author
Bangfad - Bukan Blogger Profesional, hanya mencoba berbagi pengalaman dan cerita. Belajar, Belajar dan Belajar untuk menjadi seorang penulis profesional dengan hobi Menulis, Ngoprek dan Mancing.
No Response

Leave a reply "Tamsil Dunia Air"