Jenuh

In Kumpulan Syair
Jenuh,5 / 5 ( 1votes )

Masih ingat lagi tak, denganku? namaku Banyu
Ada berapa dengan kabarmu

Kita pernah bertemu tatkala cuaca kadung gelisah
Menghitung peruntungan yang kau bawa, pelanpelan
Dan kau bubuhkan dalam tanda lingkaran di almanak perlawanan
Membawa nyala api sebuah huruf
– sulit kubaca, maaf

Aku jenuh, tulismu di kacamata minusku
Memaksa aku sadar bahwa aku perempuan
Dan kau bukan perempuan
Tak sekedar dari kerudung yang kukenakan

Sebuah puisi, maka bacalah!
Agar urung kau gunting harapan yang tengah mekar
Agar jenuhmu berpendar

Dan aku kian sadar
Ternyata aku bukan siapasiapa

Danau UI Depok, November 2006

Tags: #sajak #sajak cinta #syair #Syair Cinta

author
Author: 
Bangfad - Bukan Blogger Profesional, hanya mencoba berbagi pengalaman dan cerita. Belajar, Belajar dan Belajar untuk menjadi seorang penulis profesional dengan hobi Menulis, Ngoprek dan Mancing.
Pantun Melayu
Anak ayam turun sepuluh Mati satu tinggal
Sajak Kala Hujan
Judul: Sajak Kala Hujan Oleh: Tono Viono
Penerimaan
Judul: Penerimaan Oleh: al-Umam Ibn Ubaidil Akbar
Kucing Kecil ditepi kota
Judul: Kucing Kecil ditepi Kota Oleh: Innayah

Leave a reply "Jenuh"

 


Top