Putih itu telah pudar

1 comment 732 views

Judul: Putih itu telah pudar
Oleh: Bangfad

Sesaat setelah perjalanan ini akan terhenti
Bayangan lalu masih membeku di hatiku
Sesaat kemudian mulai mencair
Tinggalkan bayangan yang dulu pernah ada

Dahulu aku bukanlah kapas putih
Dahulu aku adalah tinta hitam dalam lembaran biru
Saat berjalan bersamamu
Aku ingin kisah ini menjadi kapas putih
Kita yang akan memberi warna di kapas itu

Namun sekarang…
Kebimbanganku mulai memuncak
Kebimbanganku akan dirimu selalu terlintas
Perjalanan itu baru akan dimulai
Namun kau hentikan dengan egomu

Aku bimbang…
Aku bingung…
Hingga aku ragu…

Lembaran putih ini ternyata palsu
Kau hiasi dengan nilai yang agung
Kau paksa untuk berwarna putih
Hingga akhirnya putih itu memudar dan sirna…

Tags: puisi asa, puisi harapan, puisi pelarian, puisi cinta, puisi sirna, puisi pudar, puisi cinta palsu, puisi kepalsuan, kepalsuan cinta, puisi ragu, puisi bimbang, puisi mundur, puisi kecewa, puisi ego

author
Bangfad - Bukan Blogger Profesional, hanya mencoba berbagi pengalaman dan cerita. Belajar, Belajar dan Belajar untuk menjadi seorang penulis profesional dengan hobi Menulis, Ngoprek dan Mancing.
One Response
  1. Putih itu telah pudar » karya bebas8 years ago

    […] Kebimbanganku mulai memuncak Kebimbanganku akan dirimu […] View full post on Kumpulan Sastra Nusantara December 20, 2009 | Tags: pudar, Putih, telah| No Comments […]

    Reply

Leave a reply "Putih itu telah pudar"