Puisi Tahun Baru 2012 Tudung Semesta

Posted on

Dalam guyuran hujan senja

aku tertunduk menyisi asa
mencari arti sebuah rasa
perspektif nyata dalam makna yang sebenarnya
terlanjur aku terhanyut dalam lautan estetika
menikmati keindahan rasa dalam bayang fatamorgana
melupakan rintihan retakan kaca
berangan rasa berbingkaikan suka

secepat cahaya aku terlena
tenggelam jiwa berkhayal surga
berguguran nyata lebur dalam duka
di gantikan derai tawa berdinding maya

Sekejap lalu aku terjaga
menyadari diri di dunia yang sebenarnya
irama angin menebarkan gundah
mengalunkan risau di aliran darah
ku coba merangkaikan kaca yang terbelah
di iringi senandung bernada resah
menyatu sudah kaca yang pecah
walau tak seperti awal tercipta
berkaca aku di antara lelah
gemetar kedua penopangku yang telah goyah

Kembali runtuh ragaku yang lemah
terpejam kejora kehilangan pelita
lenyap sudah semua arah
tak tentu kemana akan melangkah
seakan kan abadi dalam derita
tersesat aku di bawah langit tudung semesta…

copy dari www.anekaremaja.blogspot.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.