Customer Portofolio Management atau Manajemen Portofolio Pelanggan (CPM)

Posted on
Customer Portofolio Management
Customer Portofolio Management
Customer Portofolio Management (CPM) merupakan kelompok-kelompok portopolio yang membentuk pelanggan menjadi basis bisnis, dengan tujuan untuk mengoptimasi performa bisnis perusahaan agar dapat melihat pertumbuhan penjualan, peningkatan keuntungan, dan mengelola sumber daya perusahaan dan memenui kebutuhan pelanggan dengan portofolio pelanggan, Hal utama dalam pembuatan portofolio pelanggan yaitu segmentasi pasar, proses penjualan yang akan datang, informasi harga dan estimasi nilai hidup perusahaan.
Manajemen Portofolio pelanggan sangat penting dilakukan perusahaan karena Untuk mengoptimalkan profit yang diperoleh dari seluruh pelanggan dengan nawarkan nilai proposition yang berbeda untuk tiap segmen/kelompok pelanggan baiki itu pelanggan Bisnis ke Bisnis (organisasi perusahaan baik itu produsen atau reller juga sebuah institusi), selain itu pelanggan Bisnis ke Konsumne (B2C) berupa konsumen akhir atau end user.

Tiga langkah proses manajemen portofolio pelanggan antara lain:

Perencanaan : Membuat perencanaan yang matang adalah langkah paling krusial guna membentuk fondasi dari seluruh proses yang ada. Proses ini meliputi identifikasi tujuan dan tantangan, memperhitungkan risiko dan keuntungan dari berbagai jenis instrumen investasi untuk menekan resiko kerugian, dan penyusunan strategi alokasi aset yang tepat.

Eksekusi : Ketika proses perencanaan selesai, maka saatnya untuk mengeksekusi rencana tersebut menjadi serangkaian tindakan yang nyata. Dalam tahap eksekusi, ada dua keputusan penting yang harus dibuat:

  1. Pemilihan Portofolio : Memilih aset tertentu untuk dimasukkan ke dalam portofolio merupakan hasil dari analisa pasar yang akan mempengaruhi pemilihan aset investasi. Biasanya manajer portofolio menggunakan teknik optimasi untuk menentukan komposisi portofolio terbaik.
  2. Implementasi Portofolio: Tahap ini adalah perwujudan dari portofolio. Sebelum melakukan pembelian aset, munculnya biaya-biaya lain juga harus diperhitungkan mulai dari pajak, komisi, biaya administrasi, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, eksekusi portofolio harus dilakukan di saat yang tepat dan dikelola dengan benar.

Feedback: adalah tahapan saat manajer portofolio atau investor harus mengamati dan mengevaluasi paparan risiko terhadap portofolio untuk memastikan tujuan investasi dapat tercapai. Aspek yang perlu diamati secara rutin adalah kondisi investor, fundamental perekonomian, dan kondisi pasar.

Selain itu, evaluasi terhadap performa investasi juga harus dilakukan secara rutin untuk mengukur pencapaian tujuan investasi seorang investor dan mengukur keterampilan dari manajer investasi tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.